Puncak Arus Penumpang Kapal di Tanjung Emas Semarang Diprediksi Terjadi 23 Desember 2025
Hingga H-15 sampai H-7 Nataru, jumlah penumpang tercatat telah mencapai angka 6.500 orang.
Pengelola Pelabuhan Tanjung Emas Semarang memperkirakan bakal terjadi kenaikan jumlah penumpang kapal saat libur panjang perayaan Natal dan tahun baru 2025 sekitar 4 persen dibanding kondisi tahun lalu.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, S Joko mengatakan, puncak arus penumpang kapal akan terjadi H-2 Natal tepatnya tanggal 23 Desember nanti. Hingga H-15 sampai H-7 Nataru, jumlah penumpang tercatat telah mencapai angka 6.500 orang.
"Puncak arus mudik saat liburan Natal akan terjadi pada H-2. Sejak H-15 sampai H-7 sudah ada 6.500 penumpang, maka saat liburan panjang akhir tahun nanti volume penumpang kapal saat libur panjang akhir tahun ada kenaikan sekitar 4 persen," kata Joko di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (19/12).
Untuk saat ini, pihaknya menggiatkan patroli dengan tim gabungan untuk mengantisipasi tindak kejahatan di sekitar pelabuhan. Dengan menyiagakan petugas kepelabuhan bersama aparat gabungan TNI/Polri, KSOP dan Basarnas kini bersiaga penuh di pelabuhan untuk menyiapkan pengamanan maksimal
"Pada umumnya kami berikan kenyamanan dan menjaga keamanan bagi penumpang kapal. Kita patroli dengan tim. Termasuk menjaga kebersihan kerapian di lingkungan pelabuhan," ungkapnya.
Proses Naik dan Pemberangkatan Penumpang
Seluruh jalur proses naik dan pemberangkatan penumpang (Embarkasi ) dan proses turun dan kepulangan penumpang (Debarkasi) telah diatur lebih terstruktur untuk menghindari penumpukan penumpang, didukung dengan penambahan petugas pelayanan dan pengamanan.
Selain itu, dilakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang melalui sistem verifikasi dan mesin X-Ray guna mengantisipasi masuknya barang terlarang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.
"Jadi penumpang sebelum naik kapal. Kita cek tiket dan barang bawaannya. Untuk fasilitas sarana bagi penumpang kapal, Pelabuhan Tanjung Emas kami pastikan tidak kalah dengan KAI dan bandara. Kita senantiasa jaga kenyamanan dan keamanan penumpang kapal," jelasnya.
Kemudian dalam rangka meningkatkan kenyamanan penumpang, Pelindo Tanjung Emas menambah fasilitas pendukung, di antaranya penambahan 12 unit pendingin ruangan (AC) dengan suhu yang lebih optimal. Serta layar monitor informasi kapal sehingga penumpang dapat mengetahui jadwal dan kapal yang akan dinaiki secara jelas.
"Kapasaitas terminal bisa muat 1.200 orang. Ada bermacam - macam fasilitas. Tempat bermain anak, dan ada juga tempat khusus untuk merokok. Serta banyak layar televisi supaya penumpang terhibur ketika menunggu kapal," ujarnya.
Layanan Monitor Informasi
Pelindo juga menyediakan layar monitor informasi kapal sehingga penumpang dapat mengetahui jadwal dan kapal yang akan dinaiki secara jelas. Tak hanya itu, tersedia pula layar informasi BMKG agar penumpang dapat memantau kondisi cuaca dan tinggi gelombang selama pelayaran.
Terkait penambahan kapal, pihaknya memastikan belum ada penambahan armada kapal untuk menyambut kedatangan pemudik saat liburan Natal dan tahun baru.
"Sementara belum ada penambahan kapal. Sekarang armada yang beroperasi dari PT DLU, Pelni dan juga Ro-ro. Rutenya dari Semarang menuju Pontianak, Kumai, Sampit, Ketapang dan Pulau Karimunjawa," ujarnya.
Di Pelabuhan Tanjung Emas sendiru, kapal dioperasikan PT Pelni dan Dharma Lautan Utama (DLU). "Untuk angkutan laut, rata-rata kapal penumpang Pelni yang sandar di Pelabuhan Tanjung Emas mencapai 10 kapal per bulan. Sementara itu, kapal Ro-Ro hanya melayani angkutan barang, tanpa mengangkut penumpang maupun kendaraan," pungkasnya.