PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menunjukkan komitmennya dalam membantu penanganan bencana. Mereka menyalurkan berbagai bentuk bantuan darurat untuk korban banjir dan longsor. Bencana ini melanda wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Bantuan PTAR ini diberikan menyusul musibah banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa daerah. Wilayah terdampak meliputi Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Padangsidimpuan. PTAR menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak.
Sejak hari pertama terjadinya musibah, PTAR telah aktif di lapangan. Mereka mendirikan posko penanggulangan bencana dan menyediakan kebutuhan dasar bagi para penyintas. Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses pemulihan dapat berlangsung cepat dan aman bagi warga.
Advertisement
Advertisement
Dalam upaya tanggap bencana, PTAR segera mendirikan empat posko penanggulangan. Posko-posko ini berlokasi strategis di Batu Hula, Sumuran, Sopo Daganak, dan Kantor Camat. Fasilitas ini mampu menampung lebih dari 700 warga terdampak dari Desa Garoga, Hutagodang, Batu Horing, dan Huta Raja.
Setiap posko bantuan PTAR dilengkapi dengan layanan esensial untuk para pengungsi. Tersedia layanan kesehatan, dapur umum, dan tenaga juru masak yang siaga. PTAR juga memastikan pasokan pangan dan makanan siap saji, paket sembako, serta air mineral untuk kebutuhan dasar warga.
Distribusi bantuan logistik juga menjangkau lokasi sulit di Huta Raja dengan paket makanan khusus. Selain itu, PTAR menyediakan pakaian layak pakai, selimut, dan kebutuhan khusus lainnya. Ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan para pengungsi yang berada di posko.
Advertisement
Layanan kesehatan di posko PTAR didukung oleh tenaga medis profesional dan penyaluran obat-obatan. Hal ini krusial untuk menangani gangguan kesehatan atau cedera yang dialami korban bencana. PTAR berkomitmen penuh dalam memberikan dukungan medis yang cepat dan tepat.
Advertisement
PTAR mengerahkan Emergency Response Team (ERT) lengkap dengan perahu karet. Tim ini berperan penting dalam membantu evakuasi dan penanganan darurat di lokasi bencana. Mereka juga berfungsi sebagai pusat call centre untuk berkoordinasi cepat dengan aparat terkait.
Untuk mengatasi kendala geografis, PTAR mengerahkan helikopter. Helikopter ini digunakan untuk distribusi logistik ke lokasi yang sulit dijangkau akibat longsor. Selain itu, helikopter juga mendukung mobilitas teknisi PLN guna mempercepat pemulihan jaringan listrik yang terganggu.
Akses jalan dan jembatan yang tertutup longsor menjadi prioritas pemulihan. PTAR menurunkan ekskavator atau backhoe loader untuk membantu pemerintah daerah. Alat berat ini sangat efektif dalam membuka kembali jalur transportasi yang vital bagi masyarakat.
Advertisement
PTAR terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait penanganan bencana. Ini termasuk Pemerintah Daerah, BPBD, TNI/Polri, Basarnas, mitra kerja, serta relawan lokal. Kolaborasi ini memastikan seluruh upaya evakuasi, distribusi bantuan, dan penanganan kesehatan berjalan terarah.
Advertisement
Seiring dengan beredarnya informasi mengenai penyebab bencana, PTAR menyampaikan klarifikasi penting. Perusahaan meluruskan bahwa lokasi banjir bandang di Desa Garoga berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga/Aek Ngadol. DAS ini berbeda dan tidak terhubung dengan DAS Aek Pahu, area operasi PTAR.
PTAR juga menegaskan hasil pemantauan mereka di DAS Aek Pahu. Tidak ditemukan material kayu yang dapat dikaitkan dengan temuan di wilayah banjir bandang. PTAR mendukung penuh kajian komprehensif yang dilakukan pemerintah untuk mengidentifikasi seluruh faktor penyebab bencana.
Katarina Siburian Hardono, Senior Manager Corporate Communications PTAR, menyatakan kesiapan perusahaan untuk bekerja sama secara transparan. "Kami berdoa agar kondisi segera pulih dan masyarakat dapat bangkit kembali dengan lebih kuat," ujarnya. Keselamatan karyawan, mitra, dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Advertisement
PTAR berkomitmen untuk terus memberikan dukungan cepat dan tepat selama proses penanganan bencana. Perusahaan akan meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat Tim Tanggap Darurat di lapangan. Ini menunjukkan dedikasi PTAR dalam membantu pemulihan dan membangun kembali komunitas terdampak.
Sumber: AntaraNews