Platform MOST milik Mandiri Sekuritas diganderungi pengusaha ritel dan diaspora

Selasa, 19 Desember 2017 20:52 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Bursa Saham. REUTERS/Daniel Munoz

Merdeka.com - Direktur Mandiri Sekuritas, Lisana lrianiwati menyebut bahwa semenjak diluncurkannya platform Mandiri Online Securities Trading (MOST) atau trading online pada tahun 2012, pertumbuhan nasabah Mandiri Sekuritas (Mansek) semakin pesat.

Melihat fakta ini, pihaknya akan terus melakukan inovasasi. Misalnya, pada tahun 2016 nasabah bisa membuka akun secara online.

"Jadi setiap nasabah buka rekening bisa online. Sehingga banyak diaspora yang menjadi nasabah Mansek. Awal tahun 2107 punya most fund aplikasi reksadana secara online," ujarnya di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (19/12).

Peran pengusaha ritel di Mansek terbilang cukup besar. Bahkan dapat menyumbang 30 persen terhadap pendapatan. Lisana menyebut saat ini jumlah nasabah mansek sebanyak 75.000.

"Kalau kita liat dari market share industry itu sekitar 12 persen. Jadi di industri sendiri ada lebih 500.000 investor di pasar saham, di mana 12 persennya itu aktif trading di Mansek," jelasnya.

Dia menambahkan, pasar saham bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di era digitalisasi. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Bank Mandiri
  2. Bursa Saham
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini