Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa telah menggelar kegiatan doa bersama yang melibatkan anak-anak yatim. Kegiatan ini ditujukan khusus untuk masyarakat yang terdampak parah oleh bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Acara yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu, 6 Desember, ini merupakan inisiatif Pertamina untuk memberikan dukungan moral dan spiritual kepada para korban. Inisiatif ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menunjukkan solidaritas di tengah musibah yang melanda.
Manager Communication, Relations & CID Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah cara Pertamina memeluk para korban dari jauh. Harapannya, mereka dapat merasakan kepedulian serta kekuatan untuk bangkit kembali.
Advertisement
Advertisement
Pinto Budi Bowo Laksono menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama ini bertujuan untuk mengirimkan harapan dan kekuatan kepada masyarakat terdampak bencana. Hal ini juga menjadi sarana untuk memohon keberkahan kepada Allah SWT agar para korban diberikan ketabahan dan kemampuan untuk pulih.
Dalam pelaksanaannya, Pertamina melibatkan lima yayasan anak yatim, yaitu Yayasan Al Kahfi, Yayasan Lentera Insani Indonesia, Yayasan Yasman50, Yayasan Felicia Angel Kids, dan Yayasan Abigail. Kehadiran anak-anak yatim ini menjadi simbol harapan dan doa tulus bagi para korban.
Pertamina memandang bahwa dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana tidak hanya terbatas pada bantuan fisik semata. Perusahaan juga menekankan pentingnya perhatian emosional, doa, dan kehadiran sebagai bentuk dukungan yang tak kalah berharga.
Advertisement
Selain menggelar doa bersama, Pertamina juga memberikan santunan dan paket kebutuhan dasar bagi para peserta dari lima yayasan tersebut. Dua organisasi lainnya juga menerima bantuan sebagai wujud terima kasih atas kehadiran dan kontribusi spiritual mereka, yang diserahkan langsung oleh Direktur Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Rachmat Hidajat, beserta jajaran manajemen.
Advertisement
Pinto Budi Bowo Laksono menegaskan kembali dampak bencana yang tidak hanya merusak fisik, tetapi juga mengoyak batin dan rasa aman masyarakat. Oleh karena itu, dukungan yang diberikan Pertamina mencakup aspek material dan spiritual.
Kegiatan serupa juga serentak dilaksanakan di seluruh anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE), menunjukkan skala kepedulian yang luas. Ini merupakan bagian dari upaya kolektif Pertamina dalam merespons situasi darurat bencana.
Sebelumnya, Pertamina Regional Jawa bersama Regional Sumatera dan PHE telah menyalurkan bantuan kemanusiaan tanggap bencana ke Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan sandang, pangan, sanitasi, dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak langsung akibat banjir besar.
Advertisement
Bagi Pertamina Regional Jawa, dukungan ini bukan sekadar respons jangka pendek terhadap bencana yang terjadi. Melainkan, merupakan bagian integral dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk senantiasa mendampingi masyarakat dalam masa pemulihan pasca-bencana, memastikan mereka tidak berjuang sendirian.
Sumber: AntaraNews