Pergerakan pemudik dari Terminal Tipe A Batoh Banda Aceh menuju Medan, Sumatera Utara, mengalami peningkatan signifikan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Peningkatan ini terpantau sejak H-7 atau Minggu (15/3/2026) hingga H-3 atau Rabu (18/3/2026). Koordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Terminal Tipe A Batoh Banda Aceh, Abrar, mengonfirmasi lonjakan jumlah penumpang ini.
Ribuan penumpang telah diberangkatkan menggunakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) selama periode tersebut. Data menunjukkan tren kenaikan jumlah pemudik yang memilih jalur darat dari Aceh menuju Medan. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam memastikan kelancaran arus mudik.
Abrar menegaskan bahwa proses pelayanan arus mudik dari Terminal Batoh berjalan tanpa kendala berarti hingga saat ini. Semua operasional berjalan normal dan aman, memberikan rasa tenang bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh.
Advertisement
Advertisement
Data dari Terminal Tipe A Batoh Banda Aceh menunjukkan peningkatan jumlah pemudik tujuan Medan secara konsisten. Pada H-7 Lebaran atau Minggu (15/3/2026), tercatat 625 penumpang diberangkatkan dengan 21 unit bus. Angka ini menjadi titik awal peningkatan arus mudik yang signifikan.
Peningkatan terus berlanjut pada hari-hari berikutnya. Pada Senin (16/3/2026), jumlah penumpang mencapai 751 orang dengan 16 unit bus. Selanjutnya, pada Selasa (17/3/2026), sebanyak 805 penumpang diberangkatkan menggunakan 27 unit bus.
Puncak peningkatan sementara terjadi pada Rabu (18/3/2026) atau H-3 Lebaran, dengan 831 penumpang yang diberangkatkan menggunakan 27 unit bus. Abrar mengonfirmasi bahwa tren peningkatan jumlah penumpang terjadi mulai H-7 sampai dengan kemarin malam untuk tujuan Medan.
Advertisement
Advertisement
Terminal Batoh Banda Aceh memastikan seluruh proses pelayanan arus mudik berlangsung aman dan lancar. Pihak terminal tidak menemukan kendala berarti dalam operasional hingga hari ini. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan perjalanan pemudik.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh Kemenhub telah melakukan serangkaian pemeriksaan ketat. Sopir angkutan penumpang telah melewati tes urine (narkoba) dan pemeriksaan kesehatan lainnya, memastikan mereka dalam kondisi prima. Ini adalah langkah krusial untuk mencegah insiden di jalan.
Selain itu, kendaraan bus juga telah menjalani ramp check atau pemeriksaan kelayakan. Setiap bus yang diberangkatkan dipastikan memenuhi persyaratan keberangkatan dan layak jalan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kecelakaan selama perjalanan mudik.
Advertisement
Advertisement
Selain melayani pemudik reguler, Terminal Batoh juga tengah bersiap menyambut kedatangan peserta mudik gratis. Program ini diselenggarakan oleh Kemenhub sebagai upaya memfasilitasi masyarakat. Kedatangan rombongan ini diharapkan menambah kepadatan di terminal.
Pemudik gratis tersebut diberangkatkan dari Pondok Cabe, Banten, pada tanggal 16 Maret 2026. Estimasi kedatangan mereka di Terminal Batoh, Banda Aceh, adalah pada tanggal 20 Maret 2026. Pihak terminal juga sedang menunggu kedatangan mereka.
Program mudik gratis ini menjadi salah satu inisiatif pemerintah untuk mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik. Kemenhub secara aktif berpartisipasi dalam menyediakan opsi transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews