Pekan kedua Ramadan, Pasar Tanah Abang ramai pembeli
Merdeka.com - Memasuki hari ke-13 Bulan Ramadhan sejumlah pengunjung terus membanjiri Pasar Tanah Abang Jakarta. Pantauan merdeka.com sejak pukul 08.30 WIB hingga kini, pengunjung yang tampak dominan ibu-ibu terus memadati sepanjang jalan protokol Tanah Abang.
Dari mulai busana muslim wanita, pria maupun anak-anak bahkan perlengkapan lain seperti sepatu, sandal dan jam tangan tak luput dari buruan para pengunjung. Tak jarang sedikit dari mereka yang datang juga tampak terlihat bersama anaknya.
Salah satu pengunjung asal Ciracas, Ibu Ambar mengatakan, sejak pukul 09.00 WIB dirinya sudah berada di lokasi Pasar Tanah Abang. Menurutnya keuntungan berbelanja di Pasar Tanah Abang sendiri jauh lebih besar bila dibandingkan pasar lainnya. Terlebih harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau.
"Kita mencari baju koko, mukena, baju muslim sama baju anak. Iya lumayan (harganya) uang satu juta sudah dapat banyak daripada di luar di sini bisa dapat 6 setel di situ keuntungannya sudah cukup buat keluarga. Cari praktisnya saja," ungkapnya saat berbincang kepada merdeka.com di lokasi Pasar Tanah Abang, Selasa (29/5).
Hal senada juga diungkapkan oleh pengunjung lainnya Yulis asal Karawang. Menurutnya harga yang dibanderol di Pasar Tanah Abang sendiri memang di bawah harga pasaran. Meski demikian, kedatangannya ke Pasar Tanah Abang merupakan kali pertamanya.
"Terjangkau (harganya). Tadi dari Karawang berangkat abis subuh. Ya kita cari pakaian anak, busana muslim, tinggal peralatan solat saja mungkin yang belum," imbuhnya.
Sementara itu salah satu pedagang busana muslim Mesy mengatakan, memasuki pekan kedua Bulan Ramadhan memang ada peningkatan dari segi pengunjung bahkan omset yang diterimanya terus meningkat dibanding awal puasa kemarin.
"Mulai kemarin dua minggu puasa menurun omset kita, mulai minggu ini omset kita sudah mulai meningkat. Sebelum puasa juga sama seperti ini meningkat.
Mesy mengatakan, untuk omset penjualan sendiri bisa mencapai Rp 7 juta per harinya. Dibandingkan pada awal pekan puasa dirinya mengaku hanya mampu mengantongi Rp 2 juta saja per hari. " H-1 Lebaran diprediksi terus mengalami peningkatan," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya