Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nelayan dan Penyandang Difabel di Jatim Dapat Bansos Rp 600.000

Nelayan dan Penyandang Difabel di Jatim Dapat Bansos Rp 600.000 Emil Dardak. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberikan bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 600.000 per orang kepada nelayan dan penyandang difabel dalam rangka menghadapi dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengatakan akan ada 20.770 nelayan yang akan mendapatkan bansos tersebut. Program ini akan ditujukan kepada nelayan skala kecil yang tidak mendapatkan bantuan serupa baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Bantuan sosial diberikan kepada nelayan sebesar Rp 600.000 per nelayan dengan total penerima sebanyak 20.770 nelayan," kata Emil dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (14/9).

Total anggaran yang dibutuhkan untuk bansos nelayan ini sebesar Rp 12,46 miliar dari total anggaran Rp 263 miliar dana penanganan dampak inflasi tahun anggaran 2022.

Dalam penyalurannya, pemerintah kabupaten dan kota akan mengusulkan daftar nelayan sesuai kriteria yang ditetapkan Pemprov Jatim. Kemudian dana bansos akan diberikan dengan cara ditransfer sekaligus setelah penetapan P-APBD 2022.

"Diberikan sekali pada bulan minimal Oktober setelah penetapan P-APBD 2022," kata Emil.

Tambahan Bansos untuk Penyandang Difabel

Sementara itu, bansos yang diberikan Pemprov Jatim kepada para penyandang difabel bersifat tambahan. Tambahan dana Rp 600.000 ini diberikan kepada para penerima program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebanyak 4.000 orang.

"Kami akan melakukan top up kepada penerima ASPD sebesar Rp 600.00 per orang dengan total penerima 4 ribu orang," kata Emil.

Adapun penyalurannya dilakukan secara bertahap. Diberikan per bulan Rp 150.000 kepada penerima program yang ada di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

"Disalurkan dua kali melalui tunai atau transfer kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) melalui Bank Jatim senilai Rp 600.000 per orang," kata dia.

Emil menambahkan, tambahan dana bansos tersebut menambah penerimaan para KPM yang selama ini mendapatkan bansos sebesar Rp 300.000 per bulannya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Pemerintah Perpanjang Bantuan Sosial Tambahan Hingga Juni
Pemerintah Perpanjang Bantuan Sosial Tambahan Hingga Juni

Pemerintah sedang mencari formula terkait kenaikan harga beras di pasaran.

Baca Selengkapnya
Bantuan Pangan untuk 3.583.000 Keluarga di Jateng Mulai Disalurkan Secara Bertahap
Bantuan Pangan untuk 3.583.000 Keluarga di Jateng Mulai Disalurkan Secara Bertahap

Pemerintah mulai menyalurkan bantuan pangan cadangan beras untuk periode Januari hingga Juni 2024.

Baca Selengkapnya
Penyaluran Kerap Tak Tepat Sasaran, BBM Subsidi untuk Nelayan Bakal Dihapus?
Penyaluran Kerap Tak Tepat Sasaran, BBM Subsidi untuk Nelayan Bakal Dihapus?

Ini tanggapan Menteri Trenggono soal penghapusan BBM subsidi untuk nelayan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Jokowi Tegaskan Kelangkaan Beras Tak Ada Hubungan dengan Bantuan Pangan
Jokowi Tegaskan Kelangkaan Beras Tak Ada Hubungan dengan Bantuan Pangan

Dia mengatakan, bantuan pangan yang diberikan pemerintah ke masyarakat mampu menahan harga beras agar tidak naik.

Baca Selengkapnya
Jadi Tuan Rumah Sarasehan Gelar Peralatan Kebencanaan, BPBD se-Jatim Kumpul di Banyuwangi
Jadi Tuan Rumah Sarasehan Gelar Peralatan Kebencanaan, BPBD se-Jatim Kumpul di Banyuwangi

Sarasehan digelar untuk mengukur kesiapan masing-masing kabupaten/kota di Jatim

Baca Selengkapnya
Pemerintah Sudah Salurkan 1,46 Juta Ton Beras Bantuan Pangan untuk 21,3 Juta Kepala Keluarga
Pemerintah Sudah Salurkan 1,46 Juta Ton Beras Bantuan Pangan untuk 21,3 Juta Kepala Keluarga

Dari 10 Kg beras yang diberikan oleh pemerintah, telah memenuhi sepertiga dari kebutuhan bulanan.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Bantah Kenaikan Harga dan Kelangkaan Beras Akibat Program Bansos Pangan, Begini Penjelasannya
Pemerintah Bantah Kenaikan Harga dan Kelangkaan Beras Akibat Program Bansos Pangan, Begini Penjelasannya

Pemerintah membantah kenaikan harga dan kelangkaan beras karena program bansos pangan yang aktif dibagikan belakangan ini.

Baca Selengkapnya
Terima Kasih Petani Jatim Sambut Tambahan Pupuk Subsidi Rp28 Triliun
Terima Kasih Petani Jatim Sambut Tambahan Pupuk Subsidi Rp28 Triliun

Selain pupuk pemerintah juga menyiapkan benih gratis bagi petani yang mau mempercepat tanam.

Baca Selengkapnya
Ibu Jubaedah Mekaarkan Senyum Di Desa Miskin
Ibu Jubaedah Mekaarkan Senyum Di Desa Miskin

Ibu Jubaedah bercerita bahan dasar yang digunakan kerupuk ini adalah kencur.

Baca Selengkapnya