Pencarian 140 Penumpang KM Virgo Transport 8 Diperluas di Laut Jawa

Tim SAR gabungan terus memperluas pencarian setelah sebelumnya berhasil mengevakuasi 103 orang dari total 243 orang yang berada di atas kapal.

Erwin yohanes
Oleh Erwin yohanes - Reporter
Pencarian 140 Penumpang KM Virgo Transport 8 Diperluas di Laut Jawa
Tim SAR perluas pencarian penumpang KM Virgor Transport di laut jawa. (Istimewa).

Sebanyak 140 penumpang KM Virgo Transport 8 hingga Minggu (13/9) masih belum ditemukan setelah kapal tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa. Tim SAR gabungan terus memperluas pencarian setelah sebelumnya berhasil mengevakuasi 103 orang dari total 243 orang yang berada di atas kapal.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin menerima informasi mengenai hilangnya kontak kapal sekitar pukul 04.10 WITA. Berdasarkan laporan awal, insiden tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA setelah kapal menghadapi kondisi cuaca buruk saat berlayar.

Dari 103 orang yang telah berhasil dievakuasi, 16 orang ditemukan melalui TB Mauhaw IX. Mereka terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.

Selanjutnya, sebanyak 38 orang berhasil dievakuasi oleh TB TCP. Seluruh penumpang yang ditemukan dalam proses evakuasi tersebut dilaporkan selamat.

Sementara itu, 49 orang lainnya berhasil diselamatkan oleh MV Haida dan seluruhnya dalam kondisi selamat. Dengan demikian, total 103 orang telah berhasil dievakuasi, sedangkan 140 orang lainnya masih menjadi fokus pencarian.

Data jumlah korban maupun perkembangan proses evakuasi masih terus dikonfirmasi oleh tim di lapangan.

 

Tim SAR perluas pencarian penumpang KM Virgor Transport di laut jawa. (Istimewa).
Tim SAR perluas pencarian penumpang KM Virgor Transport di laut jawa. (Istimewa).

Untuk mempercepat pencarian, sejumlah unsur SAR dikerahkan ke lokasi kejadian. Kantor SAR Banjarmasin mengoperasikan helikopter HR-3601 serta sejumlah kapal, yakni KN SAR Laksamana 241, KN SAR 249 Permadi, KRI Nala, dan KN Kunyit.

Operasi pencarian dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah di sekitar lokasi kapal dilaporkan hilang kontak. Tim SAR gabungan juga berkoordinasi dengan TNI AL, instansi terkait, serta berbagai potensi SAR yang terlibat dalam operasi tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan seluruh sumber daya yang tersedia terus dimaksimalkan untuk menemukan penumpang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

“Kami mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada dalam operasi ini. Keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan operasi SAR,” ujar I Putu Sudayana.

Tim SAR hingga kini masih melakukan pencarian secara intensif. Kondisi cuaca dan luasnya wilayah perairan menjadi bagian yang terus diperhitungkan dalam pelaksanaan operasi untuk menemukan 140 penumpang yang masih belum ditemukan.

Rekomendasi