Modal Asing yang Sempat Kabur Kini Kembali Membanjiri RI
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) kembali mencatat aliran modal asing masuk (inflow) ke dalam negeri. Inflow kembali membanjiri RI setelah sebelumnya tercatat terjadi outflow atau aliran modal keluar.
Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebutkan dalam tiga terakhir ini saja sudah tercatat sebanyak Rp3,6 triliun modal asing yang masuk. Aliran modal asing terutama masuk ke Surat Berharga Negara (SBN).
"Inflow asing ke SBN kemarin dalam satu hari kemarin net beli asing ke SBN Rp1,75 triliun," kata dia saat ditemui di Masjid BI, Jakarta, Jumat (24/5).
Sementara itu, pada hari sebelumnya net beli asing pada SBN adalah Rp1,5 triliun dan Rp0,3 triliun.
"Di 2 hari sebelumnya Selasa, Rp1,5 triliun dan Rabu, Rp0,3 triliun dan dalam 3 hari hampir kurang lebih Rp3,6 triliun inflow asing ke SBN," ungkapnya.
Dia menegaskan kondisi tersebut menandakan bahwa Indonesia masih menarik di mata investor sehingga mereka kembali menaruh modalnya di pasar domestik RI.
Sebelumnya, ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China memberi dampak buruk pada kondisi pasar keuangan Indonesia. Tercatat banyak dana asing yang keluar (outflow) sehingga dapat mengganggu kestabilan nilai tukar Rupiah.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan dampak ketegangan perang dagang terasa di seluruh negara, termasuk Indonesia.
"Yang pertama dampaknya terjadi kita lihat tadi, modal asing yang keluar terutama portofolio outflow kalau menurut data settlement, antara 13-16 Mei terjadi aliran modal asing yang keluar dari Indonesia nett jual Rp11,3 triliun," kata dia saat ditemui di Masjid Kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat (17/5).
Outflow tersebut terdiri dari Rp7,6 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp4,1 triliun di pasar saham.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya