Menko Darmin Khawatir Cabai dan Bawang Berdampak Inflasi di Musim Kemarau

Kamis, 1 Agustus 2019 17:19 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menko Darmin Khawatir Cabai dan Bawang Berdampak Inflasi di Musim Kemarau Darmin Nasution. ©2019 Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyebut ada beberapa komoditas yang dikhawatirkan akan berdampak pada musim kemarau mendatang. Komoditas seperti cabai dan bawang menjadi salah satu yang kemungkinan besar akan berdampak dan menyebabkan terjadinya inflasi.

"Sebenarnya yang mungkin harus diperhatikan lebih yang bumbu-bumbuan itu, cabai dan bawang, karena kita belum menemukan solusi yang sifatnya agak permanen," katanya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Kamis (1/8).

Menko Darmin mengaku tak masalah apabila dua komponen tersebut masa tanamnya tumbuh di bulan April dan Mei 2019. Justru yang menjadi kekhawatiran adalah apabila komoditas tersebut baru ditanam, kemudian langsung menghadapi musim kemarau.

"Persoalannya kalau baru nanam baru kemarau nah itu, kecuali kalau irigasinya ada," imbuhnya.

Kendati demikian, Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut memastikan untuk bahan pangan seperti beras tidak akan berpengaruh besar terhadap musim kemarau. Sebab, jumlah stok yang dimiliki oleh Perum Bulog masih bisa menutupi. "Kalau beras mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan karena stok kita masih banyak," pungkasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto menambahkan adanya musim kemarau panjang sebetulnya sudah diantisipasi oleh pemerintah. Di mana, untuk bahan makanan seperti beras, Perum Bulog sendiri sudah melakukan penyerapan di tingkat petani.

"Tetap kita mewaspadai tapi kalau bahan makanan tidak begitu masalah. Kita akan jauh lebih siap kita tidak berharap akan berdampak," pungkasnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini