Maulid Nabi Jadi Penggerak Ekonomi: Diskoperindag Sulbar Dukung UMKM Lokal, Ini Fakta Uniknya!

Diskoperindag Sulbar aktif mendukung UMKM Sulbar yang tumbuh dari tradisi lokal, seperti perayaan Maulid Nabi. Bagaimana tradisi ini menggerakkan ekonomi masyarakat dan menciptakan perputaran uang signifikan?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Maulid Nabi Jadi Penggerak Ekonomi: Diskoperindag Sulbar Dukung UMKM Lokal, Ini Fakta Uniknya!
Diskoperindag Sulbar aktif mendukung UMKM Sulbar yang tumbuh dari tradisi lokal, seperti perayaan Maulid Nabi. Bagaimana tradisi ini menggerakkan ekonomi masyarakat dan menciptakan perputaran uang signifikan? (Merdeka.com)

Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berakar dari tradisi lokal. Kepala Diskoperindag Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, menegaskan bahwa perayaan keagamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang luar biasa.

Pernyataan ini disampaikan Masriadi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Tua Syekh Abdul Mannana Salabose, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, pada Jumat (06/9). Acara tersebut dihadiri oleh ribuan masyarakat serta sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Wakil Gubernur Salim S Mengga, dan Kapolda Sulbar Inspektur Jenderal Polisi Adi Deriyan Jayamarta.

Menurut Masriadi, kehadiran banyak pihak dalam perayaan Maulid Nabi di Salabose ini adalah contoh nyata dari ekosistem UMKM Sulbar yang dinamis, di mana berbagai elemen saling terhubung dan mendapatkan manfaat ekonomi. Fenomena ini membuktikan bagaimana sebuah tradisi keagamaan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan di tengah masyarakat luas.

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majene bukan hanya sekadar acara keagamaan, melainkan juga sebuah panggung besar bagi perputaran ekonomi lokal. Masriadi Nadi Atjo menjelaskan bahwa di balik kemeriahan acara tersebut, terdapat jaringan ekonomi yang kompleks dan saling menguntungkan. "Ini menjadi bukti nyata bagaimana sebuah tradisi keagamaan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan di tengah masyarakat," ujarnya.

Ekosistem ekonomi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari peternak ayam yang telurnya dibeli untuk bahan baku, hingga petani kelapa dan penjual gula yang produknya digunakan. Tidak hanya itu, ibu-ibu rumah tangga turut berperan aktif sebagai produsen kue-kue tradisional dan pembuat hiasan tiri yang kemudian dijual. Kehadiran para pedagang musiman yang membuka lapak makanan dan minuman juga menambah semarak dan perputaran uang di lokasi.

Semua kegiatan ini saling terkait erat, menciptakan aliran uang yang berkelanjutan. "Uang berputar dari warga ke pedagang, dari pedagang ke pembuat kue, dari pembuat kue ke penjual bahan baku. Inilah yang kita sebut ekosistem ekonomi yang hidup, nyata dan langsung dirasakan masyarakat," jelas Masriadi. Dinamika ini memperlihatkan potensi besar tradisi lokal dalam mendukung pertumbuhan UMKM Sulbar secara mandiri.

Menyaksikan langsung denyut ekonomi yang kuat pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak akan tinggal diam. Masriadi menegaskan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti penyampaian Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga mengenai pengembangan UMKM yang disampaikan dalam hikmah Maulid.

Pemerintah hadir untuk memperkuat ekosistem UMKM Sulbar yang telah terbentuk secara alami ini. Salah satu program yang sedang berjalan adalah fasilitasi 200 sertifikat halal gratis bagi para pelaku UMKM. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM dan memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen.

Selain itu, Diskoperindag Sulbar juga telah menyalurkan berbagai bantuan peralatan usaha kepada UMKM, termasuk di Kabupaten Majene. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi para pelaku usaha, sehingga mereka dapat terus tumbuh dan berkontribusi pada perekonomian daerah. Komitmen ini menunjukkan upaya nyata pemerintah dalam mendukung UMKM lokal agar semakin berdaya saing.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi