Konsumsi Listrik Jawa Bali Belum Kembali Normal Pasca Pemilu

Senin, 22 April 2019 19:05 Reporter : Merdeka
Konsumsi Listrik Jawa Bali Belum Kembali Normal Pasca Pemilu PLN. Istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PT PLN Haryanto WS mengatakan‎, konsumsi listrik di wilayah Jawa Bali belum kembali normal, setelah mengalami penurunan saat Pemilihan umum (Pemilu) yang berlangsung pada 17 April‎ 2019.

Daya mampu sistem kelistrikan Jawa Bali sebesar 34.669 Mega Watt (MW), dengan beban puncak saat siang di Jawa Bali pada 17 April sebesar 18.087 MW turun 5 ribu MW dari kondisi normal dan 21.044 MW turun 6 ribu MW dari kondisi normal saat malam.

"Untuk Jawa Bali, beban malam turun sekitar 5.000 MW, beban siangnya 6.000 MW. Jadi ini cukup signifikan‎," kata Haryanto, di Kantor PLN Disjaya, Jakarta, Senin (22/4).

Penurunan konsumsi listrik di Jawa Bali tersebut disebabkan berkurangnya akti‎vitas industri dan bisnis, akibat libur saat pelaksanaan pemilu serentak pada 17 April 2019.

Menurut Haryanto, saat ini konsumsi listrik belum kembali normal, ‎masih kurang 1.000 MW dari kondisi normal. Namun dia optimis konsumsi listrik meningkat, seiring dengan aktifitas industri dan bisnis yang sudah mulai normal pasca pemilu.

"Saat ini masih belum normal, masih turun sekitar1.000 MW, kita harapkan setelah minggu ini akan recovery semua akan berjalan dengan normal kembali, pabrik, kantor akan bekerja normal," jelasnya.

Menurut Haryanto, prediksi penurunan konsumsi listrik tidak sesuai prediksi. Namun, PLN bisa mengantisipasinya, sehingga tidak ada kendala pasokan listrik saat pemilu.

‎"Kita prediksi beban tanggal 17 sekitar 16.000 MW, ternyata realisasinya sekitar 17.000 MW. Tetapi beban malamnya kita prediksi 22. 000 MW, tapi realisasinya hanya 21.000 MW. Jadi ada sedikit perbedaan, tapi alhamdulillah tidak ada perbedaan yang besar sehingga PLN bisa mengantisipasi semuanya," tandasnya.‎

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini