Kisah Memilukan Penumpang Air India, Foto Selfie Terakhir Satu Keluarga Berencana Mulai Hidup Baru di London

Nahasnya beberapa menit kemudian, pesawat tersebut jatuh di kawasan permukiman di Ahmedabad, menewaskan kelima anggota keluarga tersebut.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Kisah Memilukan Penumpang Air India, Foto Selfie Terakhir Satu Keluarga Berencana Mulai Hidup Baru di London
Kisah Memilukan Penumpang Air India, Foto Selfie Terakhir Satu Keluarga Berencana Mulai Hidup Baru di London (Merdeka.com)

Satu per satu fakta memilukan mulai terkuak dibalik jatuhnya pesawat Air India pada Kamis  (12/6) waktu setempat. Di balik kesedihan mendalam, terekam potret foto keluarga yang mengabadikan momen kebersamaan sesaat sebelum pesawat jatuh usai lepas landas dari Bandara Ahmedabad menuju ke London Gatwick.

Melansir laman media Mint, sebuah swafoto atau foto selfie tersebut memperlihatkan Dr. Pratik Joshi, istrinya Dr. Komi Vyas, dan ketiga anak mereka yang masih kecil kompak tersenyum saat berada di dalam pesawat Air India AI-171, siap untuk memulai hidup baru di London.

Nahasnya beberapa menit kemudian, pesawat tersebut jatuh di kawasan permukiman di Ahmedabad, menewaskan kelima anggota keluarga tersebut. Foto tersebut diunggah oleh Kaumi Vyas seseorang yang bekerja di sebuah rumah sakit swasta melalui media sosialnya.

Diceritakan, Dr. Pratik Joshi telah tinggal di London selama enam tahun, membangun karier, dan merencanakan masa depan bagi keluarganya. Istrinya, Dr. Komi Vyas, merupakan seorang dokter yang disegani di Rumah Sakit Pacific di Udaipur. Dia baru mengundurkan diri hanya dua hari sebelum kecelakaan pesawat terjadi.

Semetara, anak laki-laki kembar berusia lima tahun Nakul dan Pradyut, dan putri berusia delapan tahun Miraya tengah bersemangat untuk memulai kehidupan baru di London.

Foto Selfie Terakhir Satu Keluarga Penumpang Air India
Foto Selfie Terakhir Satu Keluarga Penumpang Air India istimewa

Tetangga dan Teman-Teman Terpukul

Para tetangga dan teman-teman ikut terpukul atas kepergian keluarga malang tersebut. Keluarga tersebut dikenang bukan hanya karena prestasi mereka, tetapi juga karena kebaikan dan nilai-nilai progresif mereka. 

"Seluruh kota terkejut. Mereka adalah pasangan yang hangat dan penuh aspirasi yang menginginkan yang terbaik untuk anak-anak mereka," kata seorang teman dekat keluarga.

Saat ini,  Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB), sebuah badan federal yang bertanggung jawab untuk menyelidiki kecelakaan penerbangan sipil, sedang bersiap untuk mengirim tim ke India untuk membantu penyelidikan atas kecelakaan pesawat yang mematikan di Ahmedabad.

Rekomendasi