PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan pengamanan komprehensif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan serta kompetensi personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. Sebanyak 80 personel gabungan dari KAI Daop 6 dan KAI Commuter wilayah Yogyakarta turut serta dalam pelatihan ini.
Pelatihan tersebut berlangsung di halaman Pusat Pengendalian Operasi Kereta Api (Pusdalopka) Daop 6 Yogyakarta pada Sabtu, 20 Juni. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan standar kemampuan yang memadai. Seluruh personel diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara profesional di lapangan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan pentingnya kegiatan ini. Keamanan dan keselamatan adalah aspek mutlak dalam operasional perkeretaapian. Pelatihan ini dirancang agar setiap personel bertugas responsif dan sesuai prosedur dalam situasi apapun.
Advertisement
Advertisement
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta secara konsisten menunjukkan komitmennya terhadap keamanan dan keselamatan operasional kereta api. Pelatihan ini menjadi bukti nyata upaya perusahaan dalam memastikan layanan transportasi yang andal. Seluruh personel pengamanan dibekali kemampuan mumpuni agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Feni Novida Saragih menekankan bahwa penguatan sinergi dengan aparat kepolisian sangat krusial. Kolaborasi ini penting untuk menjaga keamanan objek vital nasional dan fasilitas pelayanan publik milik KAI. Hal tersebut guna menjamin kelancaran operasional kereta api.
Melalui program pelatihan ini, KAI Daop 6 berupaya memperkuat koordinasi dan kesamaan persepsi antarpetugas. Kesiapsiagaan yang lebih baik diharapkan mampu menjaga layanan kereta api tetap berjalan. Layanan yang aman, selamat, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat menjadi prioritas utama perusahaan.
Advertisement
KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pembinaan berkelanjutan. Tujuannya adalah mewujudkan layanan transportasi kereta api yang terpercaya dan berkualitas tinggi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Advertisement
Materi pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengamanan. Peserta mendapatkan pembekalan teknis mengenai prosedur pengamanan yang efektif dan standar operasional. Koordinasi antarpersonel dan komunikasi lapangan juga menjadi fokus utama untuk memastikan respons yang cepat.
Perwakilan Ditpamobvit Polda DIY, Toni Suistiyono, turut hadir dan memberikan penekanan khusus. Ia menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan kondusif bagi para pelanggan. Kesiapan SDM adalah kunci keberhasilan.
Selain itu, peserta juga menerima materi terkait Pengendalian Massa (Dalmas Awal). Materi ini dipandu langsung oleh Briptu Ali Imron dan Bripda Dandi dari kepolisian. Mereka mengajarkan teknik mitigasi preventif dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang melibatkan massa.
Advertisement
Pelatihan Dalmas Awal bertujuan agar personel mampu mengendalikan situasi yang melibatkan banyak orang dengan tenang dan profesional. Tujuannya adalah menjaga ketertiban umum serta memastikan operasional kereta api tidak terganggu. Ini menunjukkan keseriusan KAI dalam menjaga stabilitas.
Sumber: AntaraNews