Jasa Marga kembangkan kartu uang elektronik berbasis server

Senin, 30 Oktober 2017 19:36 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Jasa Marga kembangkan kartu uang elektronik berbasis server E-Tollpass. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Vice President Operation Management PT Jasa Marga Raddy R Lukman mengatakan Jasa Marga terus mengembangkan kartu elektronik berbasis server. Kartu berbasis server itu nantinya semua data pelanggan akan tersimpan di data Jasa Marga. Sehingga jika kartu hilang, uang di dalamnya akan tetap aman.

"Jadi kalau hilang di kartunya tidak apa-apa kita bisa blokir karena uangnya ada di sana," kata Raddy di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (30/10).

Menurutnya, kartu tersebut juga salah satu keuntungan Jasa Marga untuk mengenal pelanggan. Lebih lanjut, kartu tersebut masih terbatas dan baru diuji coba di Tol Tangerang dan Kapuk.

Meski begitu, pilihan menggunakan kartu diserahkan sepenuhnya ke masyarakat. Sebab, banyak kartu elektronik yang diproduksi oleh perbankan.

"Itu pilihan masyarakat mau pilih mana. Kan tadi banyak bank di sana," kata Raddy.

Dia berharap ke depan kartu tersebut bisa berkembang lebih bagus dan diminati oleh masyarakat. "Dan kita juga punya akses lebih mudah menjangkau suara-suara pelanggan kita," tandasnya. [sau]

Baca juga:
Sebelum ada non tunai, Jasa Marga butuh Rp 8 M per hari untuk uang kembalian
Hingga 27 Oktober, baru 92 persen pengguna jalan tol pakai transaksi non tunai
Selama masa transisi, semua gerbang tol ada satu jalur layani pembayaran tunai
Bayar tol pakai e-money, Menkominfo bagikan 500 kartu ke pegawai
Di UIN Jakarta, bos Jasa Marga lapor penerapan elektronifikasi capai 92,5 persen
Jasa Marga latih petugas jalan tol jadi wirausaha

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. E Money
  3. Jasa Marga
  4. BUMN
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini