IKM syariah didorong manfaatkan teknologi guna tingkatkan daya saing

Selasa, 15 Mei 2018 12:54 Reporter : Wilfridus Setu Embu
syariah. shutterstock

Merdeka.com - Ketua Dewan Pembina Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) DKI Jakarta, Mustafa Edwin Nasution, mengharapkan pemerintah memastikan pertumbuhan industri digital yang inklusif. Di mana, upaya pemerintah untuk mengarahkan perkembangan industri menuju era 4.0 harus juga memberikan kesempatan kepada pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

"Harus perhatikan pertumbuhan inklusif, tidak hanya perusahaan besar tapi juga IKM," ungkapnya dalam Seminar Nasional, di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (15/5).

Edukasi dan literasi terhadap industri syariah terutama yang kecil, pun perlu ditingkatkan dan diperluas. "Agar (pelaku IKM) paham (perkembangan dan pemanfaatan teknologi), mendapat akses ke teknologi, agar mereka mampu bersaing. Tugas utama pemerintah adalah bersama-sama making Indonesia 4.0," lanjut dia.

Dosen UI ini mengharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam memanfaatkan kemajuan teknologi digital yang saat ini tengah pesat perkembangannya.

Dia mengatakan, perkembangan teknologi yang mendorong perubahan dari sisi supply akan menghadirkan perubahan di sisi bisnis. Hal ini yang harus disadari oleh industri syariah agar bisa tetap berkembang.

"Ada pergerakan dari offline ke on-line. Masyarakat sudah terkoneksi satu sama lain. Masyarakat sudah saling terkait (oleh teknologi). Ini seharusnya bisa dimanfaatkan untuk pengembangan industri," tegasnya.

Selain itu, industri syariah harus bisa berperan serta membantu pemerintah dalam mewujudkan Indonesia 4.0 yang diharapkan bisa membawa Indonesia menjadi negara 10 besar dunia pada tahun 2030.

"Kami mengharapkan IAEI bisa memajukan kualitas SDM ahli ekonomi Islam dan juga memberikan masukan kebijakan yang konstruktif kepada pemerintah," ujar Mustafa.

Masyarakat, khususnya mahasiswa dan akademisi juga diharapkan dapat membuat kajian terkait ekonomi syariah, sehingga dapat menyumbangkan alternatif kebijakan kepada Pemerintah. "Tolong skripsi, tesis, disertasi, tolong tulis soal ekonomi Islam. Sehingga bisa beri alternatif policy kepada pemerintah," tandasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini