Biasanya posko ojek online (ojol) tegang apabila polisi datang. Tapi tidak di Posko Ojol Simpang Faroka, Laweyan, Solo, Senin (19/10/2026).
Kedatangan Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko justru disambut tawa ngakak para driver.
Lewat program Ngariung Aman, perwira yang akrab disapa Mbah Con itu datang tanpa pengawalan kaku, tanpa podium, dan tanpa jarak. Dia duduk lesehan, ngariung bareng puluhan ojol, melontarkan guyonan-guyonan khasnya yang viral di medsos.
Suasana cair, formalitas hilang. Yang ada hanya obrolan warung kopi penuh canda.
"Polisi dan masyarakat itu harus dekat. Jangan sampai ada jarak. Kita bisa ngobrol santai, bercanda, bahkan saling mengingatkan. Karena menjaga keamanan Kota Solo bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama," ujar Condro.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378229/original/082521500_1792493601-IMG-20261019-WA0062.jpg)
Mbah Con paham betul, ojol adalah mata dan telinga Kota Solo. Mobilitas mereka 24 jam di jalan membuat mereka paling tahu apa yang terjadi.
"Teman-teman ojol ini setiap hari berada di jalan. Kalau ada sesuatu yang mencurigakan atau membutuhkan kehadiran polisi, jangan sungkan untuk menyampaikan. Kita ingin Solo tetap aman, nyaman, dan masyarakat bisa mencari rezeki dengan tenang," kata dia.
Tak cuma modal guyonan, Kapolresta juga membawa kepedulian. Paket-paket sembako dibagikan satu per satu kepada driver ojol sebagai bentuk apresiasi. Bagi para ojol, kehadiran Mbah Con terasa beda.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378231/original/093321400_1792493601-IMG-20261019-WA0059.jpg)
Ketua Umum Garda Soloraya, Ramadan Bambang Widjanarko, mengaku terkesan. Dia tak menyangka Kapolresta mau duduk sejajar mendengarkan keluh kesah mereka.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Kapolresta. Beliau mau duduk bersama, mendengarkan teman-teman ojol, bahkan bercanda tanpa ada jarak. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami karena merasa benar-benar diperhatikan dan dianggap sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Solo," kata Ramadan.
Di Pos Ojol Faroka hari itu, Mbah Con membuktikan polisi tidak selalu harus tampil garang. Kadang, cukup dengan duduk bareng, ngopi, dan tertawa bersama, keamanan itu sudah terjaga.
Advertisement

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378230/original/089707100_1792493601-IMG-20261019-WA0064.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7681013/original/026960100_1780476564-Hendarman.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378205/original/033001100_1792492429-IMG_20261020_165306_920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377253/original/001732100_1792420037-WhatsApp_Image_2026-10-19_at_21.24.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2939116/original/041998500_1571064643-Pesawat_di_Bandara_SMB_II_Palembang.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378124/original/098889700_1792490321-382f7307-d74f-46d5-b7e7-e97ce7419896.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378122/original/097543900_1792490318-IMG_5865.jpg)