Ketua Pengawas Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Ignasius Jonan mengingatkan pelaku industri asuransi agar tidak hanya berfokus menjual produk, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai manfaat dan risiko perlindungan yang ditawarkan.
Menurut Jonan, pemahaman masyarakat terhadap asuransi tidak bisa dibangun hanya dengan memperkenalkan produk. Perusahaan juga perlu memastikan calon nasabah memahami produk yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk membelinya.
"Jadi literasinya ini beda-beda, saran saya cobalah menjual produk yang juga mendidik masyarakat," ujar Jonan dalam sambutan rangkaian Hari Asuransi 2026 di Graha Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Jakarta, (20/10).
Jonan menilai, edukasi perlu menjadi bagian dari pendekatan bisnis perusahaan asuransi. Ia mendorong pelaku industri menghadirkan produk yang lebih mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar perusahaan mempertimbangkan kesiapan konsumen dalam memahami produk keuangan yang ditawarkan. Dengan begitu, masyarakat tidak sekadar membeli produk, tetapi juga mengetahui risiko yang mungkin dihadapi.
"Coba jual sesuatu yang kira-kira itu edukatif juga," kata Jonan.
Advertisement
Hati-Hati Ekspansi Bisnis
Dalam kesempatan tersebut, Jonan turut mewanti-wanti pelaku industri agar senantiasa berhati-hati dalam mengekspansi bisnis. Ia menyinggung rekam jejak industri perbankan pada masa lalu sebagai pengingat bahwa laju pertumbuhan industri wajib diiringi tata kelola yang matang.
"Jadi jangan sampai industri ini akan crash. Kalau crash itu dampaknya itu one generation, at least 25 years," ucapnya.
Jonan juga memberikan catatan khusus pada produk asuransi yang berbalut investasi. Menurutnya, pelaku industri mesti kalkulatif terhadap risiko yang ditanggung konsumen sekaligus memperkuat literasi sebelum produk dilempar ke pasar.
Ia berharap rangkaian diskusi dalam peringatan Hari Asuransi mampu melahirkan gagasan strategis yang mendorong kemajuan industri perasuransian di Tanah Air.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377783/original/031072500_1792478756-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_13.39.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377966/original/092064100_1792484663-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_11.20.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377265/original/054625800_1792421326-WhatsApp_Image_2026-10-19_at_21.36.41.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9370018/original/092217100_1791544258-asap_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452614/original/031841000_1766410968-WhatsApp_Image_2025-12-22_at_19.29.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377706/original/097936600_1792476356-WhatsApp_Image_2026-10-19_at_20.36.02.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)