Menteri Koperasi, Ferry Juliantono mengungkap kenaikan harga plastik berdampak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akibat dari konflik global. Pemerintah melalui pelaku UMKM diminta menggunaan kemasan alternatif berbahan organik agar pelaku usaha lebih adaptif terhadap perubahan harga bahan baku.
"Iya, memang sebaiknya pakai kemasan organik. Sekarang sudah zamannya kita harus aware dengan lingkungan. Rumput laut merupakan salah satu bahan yang bisa diproduksi untuk menjadi plastik yang bisa didaur ulang," kata Ferry Juliantono usai acara Pelantikan dan Rapat Kerja Dewan Koperasi Indonesia di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Selasa (14/4).
Dia menyebut meski kenaikan bahan baku plastik mempengaruhi harga para pelaku usaha, itu menjadi hal yang biasa. Namun terpenting hasil penjualan bisa terserap.
"Harga naik itu sudah biasa, tapi hasil produk mereka bisa terjual di gudang-gudang di KDMP, karena mereka bisa mengkompensasi itu kenaikan-kenaikan ada unsurnya misalkan plastik dan lain sebagainya," ujar dia.
Advertisement
Ferry juga mengapresiasi kinerja Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Terkait koperasi merah putih, progres pembangunan fisik di Jawa Tengah telah mencapai 75 persen.
"Provinsi Jawa Tengah sudah 75 persen yang sekarang sedang dibangun. Terima kasih kepada Pak Gubernur dan kemudian kita sekarang sedang memasuki tahap persiapan untuk operasionalisasinya," ujarnya.
Ia meminta Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Jawa Tengah dapat berkolaborasi dengan KDMP yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Momentum ini penting untuk mengkurasi, menginkubasi, serta meningkatkan kualitas produk UMKM lokal.
"Jadi nanti produk-produk lokal UMKM di Jateng akan kita prioritaskan itu dijual di gerai-gerai Koperasi Desa Merah Putih yang ada di Jawa Tengah," jelasnya.
Di sisi lain Pemerintah juga akan terus mendorong kegiatan pascaproduksi untuk menyerap hasil usaha masyarakat, mulai dari sektor tanaman pangan, hortikultura, hingga peternakan.
"Jadi semoga bisa jadi kolaborasi yang baik. Lewat bimbingan Gubernur Jawa Tengah, harapannya kegiatan koperasi di Jateng dan Koperasi Desa Marah Putih akan berhasil," tutupnya.