Fakta Unik Domba Batur: Bobotnya Capai 116 Kg, Harganya Puluhan Juta! Festival Domba Batur Ramaikan DCF 2025

Kenali lebih dekat Domba Batur, ternak unggul khas Banjarnegara yang bobotnya bisa mencapai lebih dari 100 kg dan harganya fantastis. Simak keunikan Domba Batur yang ramaikan DCF 2025!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Domba Batur: Bobotnya Capai 116 Kg, Harganya Puluhan Juta! Festival Domba Batur Ramaikan DCF 2025
Kenali lebih dekat Domba Batur, ternak unggul khas Banjarnegara yang bobotnya bisa mencapai lebih dari 100 kg dan harganya fantastis. Simak keunikan Domba Batur yang ramaikan DCF 2025! (Merdeka.com)

Perhelatan akbar Dieng Culture Festival (DCF) XV Tahun 2025 di Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dimeriahkan dengan kehadiran Festival Domba Batur. Acara yang berlangsung pada 23-24 Agustus ini menjadi sorotan utama bagi para pecinta ternak dan masyarakat umum. Kehadiran festival ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi ternak unggul khas daerah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Banjarnegara, Firman Sapta Ady, menjelaskan bahwa Domba Batur telah diakui sebagai plasma nutfah asli Banjarnegara sejak tahun 2014 oleh Kementerian Pertanian. Pengakuan ini menegaskan status Domba Batur sebagai aset genetik lokal yang sangat berharga. Lokasi kegiatan di Lapangan Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, menjadi pusat perhatian.

Festival ini tidak hanya sekadar ajang pameran, tetapi juga menjadi platform strategis untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Melalui berbagai kegiatan, termasuk kontes, diharapkan Domba Batur semakin dikenal luas. Potensi besar Domba Batur untuk dikembangkan lebih lanjut juga menjadi fokus utama dalam acara ini.

Keunggulan Fisik dan Sifat Unik Domba Batur

Domba Batur dikenal memiliki keunggulan fisik yang sangat signifikan dibandingkan domba lokal pada umumnya. Firman Sapta Ady mengungkapkan bahwa bobot Domba Batur bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat domba lokal biasa. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi peternak yang ingin memaksimalkan hasil ternak mereka.

Secara spesifik, bobot Domba Batur betina dapat mencapai 70 kilogram, sementara pejantan bahkan bisa melampaui 100 kilogram. Dalam festival kali ini, tercatat ada domba pejantan dengan bobot fantastis, yakni 116 kilogram. Ukuran tubuh yang besar ini menjadi salah satu daya tarik utama Domba Batur.

Selain bobot badan yang impresif, Domba Batur juga memiliki sifat yang tenang dan ramah. Karakteristik ini membedakannya dari domba lokal pada umumnya yang cenderung lebih agresif atau sulit diatur. Sifat unik ini menjadikan Domba Batur sebagai "hewan kesayangan" yang memiliki nilai lebih di mata pemiliknya.

Keunikan sifat Domba Batur ini turut berkontribusi pada nilai jualnya yang tinggi. Peternak seringkali menganggapnya bukan hanya sebagai ternak biasa, melainkan sebagai aset berharga. Kehadiran Domba Batur yang tenang dan mudah diatur menambah daya tarik untuk dipelihara.

Kontes dan Nilai Ekonomi Domba Batur

Nilai ekonomi Domba Batur tidak hanya ditentukan oleh bobotnya, tetapi juga oleh keunikan dan sifatnya yang istimewa. Firman Sapta Ady menyebutkan bahwa harga Domba Batur bukan lagi harga pasaran biasa, melainkan harga "kelangenan". Hal ini karena keunikannya yang membuat Domba Batur menjadi sangat dicari dan dihargai.

Domba Batur yang berhasil meraih kemenangan dalam kontes dapat laku terjual hingga puluhan juta rupiah. Angka ini jauh di atas harga domba lokal pada umumnya, menunjukkan betapa tingginya apresiasi terhadap Domba Batur unggulan. Potensi keuntungan ini menarik minat banyak peternak untuk mengembangkan Domba Batur.

Dalam kontes yang diselenggarakan di Festival Domba Batur ini, panitia hanya membuka dua kelas utama. Kelas tersebut adalah kelas ekstrem untuk pejantan dewasa dan kelas ekstrem untuk betina dewasa. Pembagian kelas ini memastikan persaingan yang sehat dan terfokus pada kualitas Domba Batur terbaik.

Menariknya, kontes ini tidak hanya diikuti oleh peternak lokal dari Banjarnegara. Beberapa Domba Batur yang pernah dilombakan di ajang nasional, seperti di Sorong, Papua, juga turut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa Domba Batur memiliki reputasi yang kuat di kancah nasional dan menarik perhatian peternak dari berbagai daerah.

Potensi Pengembangan Domba Batur

Meskipun populasi Domba Batur saat ini sekitar 9.000 ekor, potensi pengembangannya sangat besar. Firman Sapta Ady optimis bahwa Domba Batur dapat dikembangkan lebih lanjut, tidak hanya untuk tujuan konsumsi daging. Potensi ini membuka peluang baru bagi industri peternakan lokal.

Pengembangan Domba Batur dapat diarahkan untuk produk olahan wol, mengingat kualitas bulunya yang baik. Selain itu, Domba Batur juga berpotensi untuk industri kerajinan tangan, memanfaatkan bagian-bagian lain dari ternak ini. Diversifikasi produk ini akan menambah nilai ekonomis Domba Batur.

Pengembangan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan peternak di Banjarnegara. Peningkatan nilai jual dan diversifikasi produk akan membuka sumber pendapatan baru bagi mereka. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Pada akhirnya, pengembangan Domba Batur juga bertujuan untuk mengenalkan potensi Banjarnegara di tingkat nasional. Dengan Domba Batur sebagai ikon, Banjarnegara dapat semakin dikenal sebagai daerah penghasil ternak unggul. Ini adalah langkah strategis untuk mempromosikan kekayaan lokal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi