Fakta Unik: Bulog Bandung Mulai Salurkan Bantuan Pangan Oktober-November 2025, Beras & Minyak Goreng untuk Warga Miskin!

Perum Bulog Bandung memulai penyaluran Bantuan Pangan periode Oktober-November 2025, berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Program ini diharapkan meringankan beban masyarakat miskin di Bandung Raya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: Bulog Bandung Mulai Salurkan Bantuan Pangan Oktober-November 2025, Beras & Minyak Goreng untuk Warga Miskin!
Perum Bulog Bandung memulai penyaluran Bantuan Pangan Bulog Bandung berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk periode Okt-Nov 2025 guna meringankan beban masyarakat. Siapa saja yang akan menerima? (AntaraNews)

Perum Bulog Bandung secara resmi memulai penyaluran bantuan pangan untuk periode Oktober-November 2025 di wilayah Bandung Raya. Bantuan ini mencakup 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang ditujukan bagi masyarakat penerima manfaat. Inisiatif ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam meringankan beban ekonomi warga serta menekan angka kemiskinan.

Penyaluran perdana telah dilaksanakan di Kelurahan Rancaumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, dengan 82 penerima manfaat. Kegiatan ini menandai dimulainya distribusi Bantuan Pangan Bulog Bandung di seluruh Bandung Raya. Program ini secara khusus bertujuan untuk mengatasi kerawanan pangan di tengah masyarakat.

Pemimpin Cabang Bulog Bandung, Ashville Nusa Panata, menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Bantuan ini juga diharapkan dapat mempererat kehadiran negara di tengah masyarakat. Pemerintah berkomitmen memastikan akses pangan yang cukup dan aman bagi warganya.

Komitmen Bulog untuk Ketahanan Pangan Nasional

Ashville Nusa Panata, Pemimpin Cabang Bulog Bandung, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Bulog. "Peluncuran bantuan pangan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk nyata komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujar Ashville. Pernyataan ini menggarisbawahi peran strategis Bulog.

Ashville juga menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki dampak lebih dari sekadar bantuan ekonomi. "Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga mempererat kehadiran negara di tengah masyarakat,” katanya. Hal ini menunjukkan bahwa program Bantuan Pangan Bulog Bandung memiliki dimensi sosial yang kuat.

Penyaluran perdana di Kecamatan Gedebage menjadi simbol dimulainya distribusi bantuan pangan di seluruh wilayah Bandung Raya. Ini menegaskan skala dan jangkauan program yang akan menjangkau banyak penerima manfaat. Komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan pangan terus diperkuat melalui program ini.

Sinergi Pemerintah Daerah dan Sasaran Tepat

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, turut menegaskan komitmen pemerintah. Pemerintah berupaya memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup dan aman. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah.

Gin Gin Ginanjar menjelaskan bahwa bantuan beras dan minyak goreng ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjamin ketersediaan pangan. "Bantuan beras dan minyak goreng ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat kecil sesuai data DTSEN,” tegasnya. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) menjadi acuan utama.

Dari sisi sosial, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yosita Sativa, menyambut baik inisiatif ini. Ia berharap penyaluran Bantuan Pangan Bulog Bandung berjalan tepat sasaran. "Kami menyambut baik bantuan pangan yang diberikan oleh Bulog Bandung kepada penerima manfaat,” kata Yosita.

Yosita Sativa juga menekankan pentingnya bantuan ini dalam meringankan beban masyarakat miskin di Kota Bandung. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif secara langsung. Koordinasi antar lembaga pemerintah menjadi kunci keberhasilan penyaluran.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi