Fakta Unik: 3 Mobil Reaksi Cepat PUPR Tabalong Diluncurkan, Wujudkan Jalan & Jembatan Mantap

Dinas PUPR Tabalong meluncurkan tiga unit Mobil Reaksi Cepat untuk program Jalan dan Jembatan Mantap. Inisiatif ini percepat penanganan infrastruktur, dorong ekonomi. Simak!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: 3 Mobil Reaksi Cepat PUPR Tabalong Diluncurkan, Wujudkan Jalan & Jembatan Mantap
Dinas PUPR Tabalong meluncurkan tiga unit Mobil Reaksi Cepat untuk program Jalan dan Jembatan Mantap. Inisiatif ini percepat penanganan infrastruktur, dorong ekonomi. Simak! (AntaraNews)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, baru-baru ini meluncurkan tiga unit mobil Tim Reaksi Cepat (TRC) inovatif. Peluncuran ini menjadi langkah strategis guna mendukung penuh program prioritas bupati dan wakil bupati setempat. Inisiatif ini bertujuan mewujudkan jalan, jembatan, serta infrastruktur ekonomi yang optimal bagi seluruh masyarakat.

Acara peluncuran tersebut dilaksanakan di Tabalong pada hari Selasa, 5 November, dengan dihadiri oleh Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani. Ia didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Tabalong Wibawa Agung Subrata, jajaran Dinas PUPR, serta Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Tabalong. Kehadiran mobil TRC diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas infrastruktur daerah.

Program "Jalan dan Jembatan Mantap" menjadi fokus utama dari peluncuran ini, yang tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah. Namun juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Dengan adanya tim reaksi cepat ini, penanganan kerusakan infrastruktur dapat dilakukan dengan lebih efisien dan tepat waktu.

Program "Jalan dan Jembatan Mantap" merupakan salah satu janji politik sekaligus program prioritas pemerintah daerah Tabalong yang kini diwujudkan. Bupati Muhammad Noor Rifani menegaskan pentingnya program ini untuk memperkuat konektivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keberadaan infrastruktur yang baik menjadi kunci utama dalam memajukan daerah.

Melalui program ini, Bupati Noor Rifani secara khusus meminta dinas terkait untuk segera menangani setiap laporan jalan berlubang atau kerusakan lainnya. Oleh karena itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) ini sangat dibutuhkan sebagai garda terdepan. Mereka akan mendukung penuh implementasi program prioritas "Jalan dan Jembatan Mantap" di seluruh pelosok Tabalong.

“Kami gulirkan Program Jalan dan Jembatan Mantap ini sebagai salah satu janji politik sekaligus program prioritas pemerintah daerah untuk memperkuat konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani. Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur yang merata.

Kepala Dinas PUPR Tabalong, Wibawa Agung Subrata, menjelaskan bahwa peluncuran Tim Reaksi Cepat (TRC) ini merupakan langkah strategis yang diambil. Tujuannya adalah untuk mempercepat penanganan infrastruktur, khususnya pada jalan dan jembatan di wilayah kabupaten. Inisiatif ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan perbaikan jalan yang cepat.

Dinas PUPR Tabalong menargetkan bahwa pada tahun ini, 65 persen dari total panjang jalan kabupaten dapat mencapai kondisi mantap. Tim TRC "Jalan dan Jembatan Mantap" akan bertugas secara proaktif. Mereka akan menangani setiap kerusakan jalan dan jembatan, termasuk potensi longsor, hingga ke wilayah pedesaan yang terpencil.

“Tahun ini kami targetkan 65 persen jalan kabupaten bisa mantap. Tim ini akan menangani secara cepat setiap kerusakan jalan dan jembatan, termasuk jika terjadi longsor,” kata Wibawa Agung Subrata. Ia menambahkan bahwa tim akan beroperasi di jalan kabupaten yang memiliki panjang mencapai lebih dari 4.000 meter, memastikan cakupan yang luas.

Wibawa juga menjelaskan batasan tugas Tim TRC terkait jalan nasional atau provinsi. Jika ditemukan kerusakan pada jalan-jalan tersebut, tim akan melakukan pendataan awal dan melaporkannya kepada Dinas PUPR Tabalong. Selanjutnya, laporan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak provinsi yang berwenang. “Tugas TRC untuk di jalan provinsi atau nasional hanya sebatas inspeksi dan pelaporan, bukan penanganan langsung,” tegas Wibawa, menjelaskan fokus utama tim.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi