Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Erick Thohir Dorong BUMN Naikkan Kapabilitas UMKM Lewat Pendampingan

Erick Thohir Dorong BUMN Naikkan Kapabilitas UMKM Lewat Pendampingan Menteri BUMN Erick Thohir. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong BUMN untuk meningkatkan kapabilitas UMKM Indonesia melalui pendampingan. Mengingat, bantuan pendanaan sudah menjadi tugas perbankan sehingga tugas BUMN meningkatkan kapabillitas.

"Kita berikan kesempatan bahwa perbankan saja yang melakukan pendanaan kepada UMKM, tetapi tugasnya para BUMN menaikkan kapabilitas daripada UMKM tersebut apakah di digital marketing, kemasan, dan sebagainya," ujar Erick Thohir dalam peringatan HUT Ke-24 Kementerian BUMN secara daring di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (13/4).

Dia menyadari, UMKM perlu pendampingan, tetapi dirinya tidak mau terjadi tumpang tindih atau overlapping terkait hal tersebut.

"Jadi ada tugasnya masing-masing, jangan masing-masing BUMN mau justru melakukan pembinaan di mana hal tersebut bukanlah keahliannya. Saya minta tolong kepada bapak Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto dan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata untuk memastikan jangan ada overlapping daripada pembiayaan kepada UMKM, mengingat sudah ada ahlinya yakni perbankan," imbuhnya.

Erick menginginkan agar bagaimana BUMN-BUMN, selain perbankan, fokus dalam pendampingan terhadap UMKM supaya kapabilitas UMKM dapat naik kelas baik melalui digital marketing, perbaikan pemasaran, distribusi dan sebagainya.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir menekankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN difokuskan pada sektor pendidikan, UMKM, dan lingkungan hidup.

TJSL dalam sektor pendidikan meliputi pemerataan pendidikan berkualitas agar anak-anak Indonesia mendapat kemudahan dan akses ilmu pengetahuan serta teknologi. Sedangkan pemberdayaan UMKM dan ultramikro untuk naik kelas, dan TJSL dalam lingkungan hidup yang difokuskan untuk pelestarian alam dan penghijauan.

Pelaksanaan TJSL juga harus mempertimbangkan tujuan pembangunan berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat. Erick mencontohkan PLN dalam pengembangan PLTU yang menghasilkan limbah sisa pembakaran batu bara yang bisa dimanfaatkan masyarakat membuat batako dan membangun rumah.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP