DPKUKMP Palangka Raya Siapkan Tujuh Titik Pasar Ramadan 2026, Dorong Ekonomi Lokal

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui DPKUKMP telah menyiapkan tujuh titik lokasi untuk Pasar Ramadan 2026, berupaya menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DPKUKMP Palangka Raya Siapkan Tujuh Titik Pasar Ramadan 2026, Dorong Ekonomi Lokal
Pemerintah Kota Palangka Raya melalui DPKUKMP telah menyiapkan tujuh titik lokasi untuk Pasar Ramadan 2026, berupaya menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memfasilitasi kebutuhan masyarakat. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tengah bersiap menyambut bulan suci Ramadan dengan inisiatif penting bagi masyarakat dan pelaku usaha. Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP), kota ini akan menyediakan tujuh titik lokasi strategis untuk penyelenggaraan Pasar Ramadan 2026. Langkah ini diambil untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memberikan kemudahan akses bagi warga dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa.

Kepala Bidang Perdagangan DPKUKMP Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti, mengonfirmasi bahwa penyiapan titik-titik ini bertujuan untuk memfasilitasi aktivitas ekonomi dan sosial selama Ramadan. Pasar Ramadan 2026 direncanakan akan tersebar di berbagai wilayah, memastikan jangkauan yang lebih luas bagi masyarakat Palangka Raya. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan komunitas serta pendorong transaksi jual beli yang signifikan.

Pasar Ramadan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang berburu takjil dan hidangan khas, tetapi juga berfungsi sebagai platform silaturahmi. Selain itu, kegiatan ini secara konsisten berkontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Palangka Raya.

DPKUKMP Kota Palangka Raya telah menetapkan tujuh lokasi utama untuk penyelenggaraan Pasar Ramadan 2026, memastikan pemerataan akses bagi seluruh warga. Titik-titik tersebut meliputi kawasan depan SMA Negeri 1 Palangka Raya, halaman Gedung Juang, Pasar Datah Manuah, serta area sekitar Masjid Shalahudin Universitas Palangka Raya. Selain itu, Pasar Kahayan, Masjid Al Husna, dan Masjid Kubah Kecubung juga akan menjadi bagian dari sebaran pasar tahun ini.

Fajar Bhakti menjelaskan bahwa penyebaran lokasi ini dirancang untuk memudahkan warga dalam mencari takjil dan kebutuhan Ramadan lainnya di berbagai penjuru kota. Pengaturan alur masuk dan keluar di Pasar Ramadan juga akan dipisah melalui pintu khusus agar tidak terjadi penumpukan pengunjung di satu titik.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menciptakan lingkungan berbelanja yang aman dan nyaman. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang sembari menikmati beragam pilihan kuliner dan produk lokal yang ditawarkan. Penataan yang terencana ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman berbelanja bagi semua pengunjung.

Untuk Pasar Ramadan 2026, DPKUKMP Kota Palangka Raya berencana menjadikannya sebagai ikon pusat perayaan dengan konsep yang lebih tertata. Fajar Bhakti menyebutkan bahwa pembukaan Pasar Ramadan tahun ini rencananya akan dipusatkan di Datah Manuah. Pihaknya mengusung konsep semi modern agar lebih tertib dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang.

Demi menjamin kelancaran operasional dan profesionalisme pengelolaan, Pemerintah Kota Palangka Raya menggandeng pihak ketiga. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengatur tata letak dan fasilitas di lapangan, memastikan standar layanan yang optimal. Hal ini dilakukan agar pelaku UMKM dan pengunjung merasa aman dan nyaman saat beraktivitas tanpa mengurangi makna ibadah Ramadan.

Fajar Bhakti menekankan bahwa inisiatif ini bukan hanya tentang memfasilitasi ibadah, tetapi juga menjadikan Ramadan sebagai penggerak roda ekonomi. Pihaknya ingin memastikan bahwa Ramadan bukan hanya menjadi momen ibadah bagi umat Islam, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi bagi para pelaku usaha mikro di Palangka Raya. Pendekatan ini menunjukkan sinergi antara aspek spiritual dan ekonomi dalam perayaan bulan suci.

Plt Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengajak seluruh pelaku usaha yang berminat untuk berpartisipasi dalam Pasar Ramadan 2026. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang tersedia di profil media sosial resmi panitia, membuka kesempatan luas bagi UMKM. Pasar Ramadan sendiri merupakan tradisi tahunan warga setempat, yang selain sebagai pusat jajan khas Ramadan, acara itu juga bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui transaksi jual beli.

Selain sebagai pusat jajanan khas Ramadan, acara ini juga berfungsi sebagai wadah silaturahmi bagi warga setempat. Samsul Rizal menyoroti bahwa Pasar Ramadan juga sebagai tempat bersilaturahmi masyarakat, tak hanya dengan sesama umat Muslim, tetapi juga antarumat beragama yang kondisinya beragam di Palangka Raya. Ini mencerminkan kerukunan dan toleransi yang kuat di kota tersebut.

Berbagai produk akan dijual untuk keperluan berbuka puasa dan sahur, termasuk aneka lauk pauk, aneka minuman segar, aneka kue khas Ramadan, kurma, dan menu lainnya. Selain delapan lokasi Pasar Ramadan yang disiapkan masyarakat secara swadaya atau pun mandiri, warga Kota Palangka Raya di sejumlah lokasi strategis juga melaksanakan aktivitas serupa. Hal ini menunjukkan antusiasme dan semangat kewirausahaan masyarakat dalam menyambut bulan suci.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi