Pada awal tahun 2025, masyarakat Indonesia memburu emas batangan imbas kenaikan harga yang melonjak drastis. Momen tersebut dianggap sebagai momen tepat untuk berinvestasi.
Namun, sejatinya pada tahun 2024 sebuah survei menunjukkan bahwa perhiasan emas masih menjadi instrumen investasi paling banyak digunakan, khususnya kaum muda perempuan. Setelahnya, masyarakat banyak berinvestasi di emas batangan.
Selama ini, emas perhiasan lebih identik dengan generasi yang lebih tua, yang membelinya bukan semata untuk investasi, melainkan juga sebagai simbol status atau warisan keluarga.
Penting untuk dipahami jika ingin berinvestasi perhiasan emas perlu memahami beberapa pertimbangan berikut;
Advertisement
Melansir laman Galeri 24, Selasa (15/7), kriteria emas perhiasan yang bagus untuk investasi yang pertama ialah modelnya harus terbaru. Sebab, emas perhiasan dengan desain atau model terbaru memiliki daya tarik lebih saat dijual kembali.
Selain itu, model yang kekinian cenderung lebih diminati pasar, sehingga lebih mudah laku dan nilainya tidak terlalu tergerus oleh perubahan tren. Hindari model yang terlalu jadul atau terlalu spesifik, karena bisa mempersempit pasar calon pembeli di kemudian hari.
Advertisement
Semakin tinggi kadar emas, kian tinggi pula nilai intrinsiknya. Untuk investasi, sebaiknya pilih emas dengan kadar minimal 18 karat (75 persen) atau bahkan 22 karat (91,6 persen).
Emas kadar tinggi lebih tahan terhadap perubahan nilai dan tidak mudah pudar. Meski harganya lebih mahal di awal, emas ini biasanya punya nilai jual kembali yang lebih stabil.
Advertisement
Pastikan membeli emas di toko emas yang sudah terpercaya, memiliki reputasi baik, serta memberikan nota pembelian dan sertifikat kadar emas. Ini penting untuk memudahkan proses jual kembali dan memastikan bahwa emas yang dibeli benar-benar sesuai kadar dan beratnya, bukan emas campuran atau palsu
Advertisement
Waktu penjualan sangat menentukan keuntungan. Idealnya, emas perhiasan dijual ketika harga emas dunia sedang naik atau rupiah sedang melemah terhadap dolar AS.
Hindari menjual dalam jangka pendek, karena potongan biaya pembuatan bisa membuat keuntungan justru mengecil. Sebagai investasi, emas perhiasan cocok disimpan minimal 5 tahun agar hasilnya lebih terasa. Berbeda dengan emas batangan, buyback emas perhiasan pasti mempunyai banyak potongan. Maka itu, Anda harus memperhitungkan dengan cermat bila akan buyback emas perhiasan