BKOW Babel Dorong Ekonomi Lokal Berdaya Saing Global, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertekad kembangkan ekonomi lokal berdaya saing global. Inisiatif BKOW Babel ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BKOW Babel Dorong Ekonomi Lokal Berdaya Saing Global, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertekad kembangkan ekonomi lokal berdaya saing global. Inisiatif BKOW Babel ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi daerah. (AntaraNews)

Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengambil langkah strategis untuk memajukan daerah. Mereka berupaya mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal yang memiliki daya saing di pasar internasional. Inisiatif ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah secara berkelanjutan.

Ketua BKOW Provinsi Kepulauan Babel, Noni Hidayat Arsani, menegaskan visi organisasi yang progresif. "Kita mengembangkan visi organisasi bukan hanya berorientasi pada praktik lokal, tetapi juga memiliki perspektif internasional," katanya di Pangkalpinang, Sabtu. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BKOW Babel yang baru saja dilaksanakan.

Dalam Rakerda tersebut, Noni Hidayat Arsani menekankan pentingnya kolaborasi. Seluruh pengurus dan anggota BKOW diharapkan bahu-membahu menyusun program kerja. Program tersebut harus berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat luas, serta mampu memberikan dampak nyata.

BKOW Provinsi Kepulauan Babel berkomitmen mengembangkan visi organisasi dengan cakupan yang lebih luas dan relevan. Noni Hidayat menyatakan bahwa integrasi antara wawasan global dan kearifan lokal akan menjadi kekuatan strategis. Integrasi ini penting dalam menghadirkan inovasi yang relevan dan berkelanjutan bagi pengembangan ekonomi daerah.

Pelaksanaan setiap program kerja harus dilakukan secara matang dan berbasis data yang akurat. Selain itu, sistem monitoring dan evaluasi yang tepat juga diperlukan pada setiap langkah yang diambil. "Pelaksanaan program harus dilaksanakan secara matang, berbasis data, serta dilengkapi dengan sistem monitoring dan evaluasi yang akurat pada setiap langkah yang diambil," ujarnya.

Pengembangan visi besar ini juga memerlukan penguatan sinergi lintas sektor secara berkelanjutan. Kolaborasi yang lebih solid antar berbagai pihak sangat penting untuk keberhasilan program. Sinergi ini memastikan program-program dapat berjalan efektif dan efisien, serta mencapai tujuan yang diinginkan.

Noni Hidayat Arsani menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral sebagai motor penggerak pembangunan di daerah. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dan kreativitas dalam merancang program kerja. Program tersebut harus adaptif terhadap kebutuhan zaman yang terus berkembang dan dinamis.

Hanya dengan kebersamaan, komitmen, dan semangat gotong royong, BKOW dapat menjadi organisasi profesional. Dedikasi dan kerja keras seluruh pengurus serta anggota sangat dibutuhkan. Hal ini penting dalam menjalankan amanah organisasi dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Noni Hidayat, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepulauan Babel, menyampaikan apresiasi. Ia berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel atas dukungan nyata. Dukungan ini juga diberikan kepada organisasi keperempuanan lainnya yang turut berkontribusi.

Dukungan tersebut menunjukkan pengakuan terhadap peran penting BKOW dan organisasi keperempuanan dalam pembangunan. Noni juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus atas dedikasi, komitmen, dan kerja keras mereka. Semangat ini diharapkan terus terjaga untuk kemajuan bersama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi