BI Sudah Habiskan Rp300 Triliun Kawal Rupiah dari Tekanan Virus Corona

Jumat, 20 Maret 2020 22:18 Reporter : Idris Rusadi Putra
BI Sudah Habiskan Rp300 Triliun Kawal Rupiah dari Tekanan Virus Corona dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Bank Indonesia tercatat telah mengucurkan dana sekitar Rp300 triliun sepanjang tahun ini dalam intervensi pasar guna menguatkan nilai tukar Rupiah dari tekanan dolar AS atau USD, yang terjadi akibat pandemi global virus corona atau covid-19.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, intervensi nilai tukar Rupiah dilakukan di pasar spot, kemudian di pasar sekunder untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) yang dilepas investor asing, dan intervensi di pasar Domestik NDF.

"Kami terus melakukan injeksi likuiditas baik Rupiah dan valas, untuk injeksi likuditas kami laporkan tahun ini sudah injeksi rupiah hampir Rp300 triliun," kata Perry dikutip dari Antara, Jumat (20/3).

Injeksi likuiditas itu antara lain dengan pembelian SBN di pasar sekunder mencapai Rp163 triliun, yang telah dilepas investor asing. Kemudian, BI mengubah Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah atau batas pencadangan kas bank mencapai Rp51 triliun sejak awal tahun.

1 dari 1 halaman

Dana Asing Kabur dari RI Rp105 Triliun

kabur dari ri rp105 triliun rev1

Selain itu, BI juga melonggarkan lagi GWM Rupiah dengan tambahan likuiditas mencapai Rp23 triliun dan GWM valas dengan nilai suntikan dana USD 3,2 miliar.

Perry mengatakan langkah ini dilakukan karena aliran modal asing (capital outflow) yang keluar dari Indonesia terus meningkat akibat tekanan ekonomi global. Dari Januari hingga Kamis (19/3) kemarin, arus modal keluar mencapai Rp105,1 triliun secara neto.

Selain intervensi pasar, BI juga mendorong agar dunia usaha termasuk para eksportir turut membantu menjaga nilai tukar rupiah, dengan tidak menahan dolar AS. Eksportir dapat melepas dolar AS ke pasar sehingga memberikan pasokan dolar AS di pasar valuta asing.

Oleh karena itu dalam konteks ini Presiden Joko Widodo memberikan arahan supaya seluruh potensi suplai yang ada di dalam negeri dimobilisasi termasuk para eksportir yang selama ini menahan dolarnya, agar juga memberikan suplai kepada pasar valas, ujarnya. [idr]

Baca juga:
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.913 per USD
Upaya BI Jaga Stabilitas Rupiah Agar Tak Semakin Anjlok
Erick Thohir Akui Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bakal Pengaruhi Utang Garuda Indonesia
Rupiah Sentuh Rp16.000 per USD, Jokowi Minta BI Jaga Stabilitas Rupiah
Di April 2020, IHSG Diprediksi Melemah ke 3.800 dan Nilai Tukar Rp16.500 per USD
Rupiah Dibuka Melemah di Rp15.963 per USD, IHSG Turun ke 3.933

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini