Bantu pendidikan, Uni Eropa beri 30 juta Euro/tahun ke Indonesia

Bentuk kerja sama paling nyata antara kedua negara adalah dalam peningkatan mutu pendidikan berupa sharing metode pendidikan dan juga peningkatan kapasitas guru.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Bantu pendidikan, Uni Eropa beri 30 juta Euro/tahun ke Indonesia
Ilustrasi belajar. ©2014 Merdeka.com/shutterstock/donatas1205

Indonesia saat ini memiliki dana cukup besar untuk pengembangan pendidikan. Namun demikian, tetap dibutuhkan kerja sama dengan negara lain, seperti ini Uni Eropa.

Deputi Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Pendanaan Pembangunan, Kennedy Simanjuntak mengakui, kerja sama antara Indonesia dan Uni Eropa paling besar terjadi dalam sektor pendidikan.

"Paling besar adalah pendidikan yang dibantu," ungkapnya di sela-sela launching "Blue Book 2017 UE-Indonesia", di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Selasa (16/5).

Bentuk kerja sama paling nyata antara kedua negara adalah dalam peningkatan mutu pendidikan berupa sharing metode pendidikan dan juga peningkatan kapasitas guru.

"Dana pendidikan kita sangat besar. Ini juga untuk meningkatkan mutu pendidikan. Satu dengan meningkatkan kapasitas guru. Jadi ini bertukar pengalaman," katanya.

Adapun menyangkut kerja sama finansial, UE memberikan bantuan yang sangat besar. "Angkanya ini adalah yang terbesar. 30 juta Euro per tahun," tutupnya.

Rekomendasi