Kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik terus memperkuat perannya sebagai salah satu penopang investasi utama di Jawa Timur. Peningkatan kontribusi kawasan ini terhadap realisasi penanaman modal di Kabupaten Gresik menjadi indikator keberhasilan yang nyata.
Pengembangan JIIPE Gresik difokuskan untuk menarik investasi industri berskala nasional maupun global. Upaya ini dilakukan melalui penguatan infrastruktur serta ekosistem kawasan yang terintegrasi.
Langkah strategis ini diharapkan dapat membawa dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah, termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing. JIIPE Gresik menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Fokus Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem JIIPE
PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelola JIIPE Gresik, melalui Direktur HR dan Logistik Agung P. Guritno, menegaskan komitmennya untuk terus menarik investor. Mereka berupaya mendorong masuknya industri global ke kawasan JIIPE maupun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.
Agung P. Guritno menyatakan, "Kami terus mendorong masuknya industri global ke kawasan JIIPE maupun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah." Masuknya perusahaan-perusahaan besar ini diharapkan menciptakan banyak lapangan kerja baru. Selain itu, sektor pendukung juga akan ikut bergerak.
Pengembangan infrastruktur yang kuat menjadi kunci dalam menarik investasi. Ekosistem yang mendukung juga memastikan keberlanjutan operasional industri. Hal ini secara signifikan meningkatkan daya saing Kabupaten Gresik sebagai pusat industri dan investasi.
Advertisement
Advertisement
Kontribusi Signifikan JIIPE Terhadap Realisasi Investasi Gresik
Peran JIIPE Gresik dalam mendorong investasi telah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Gresik. Kawasan ini dinilai memiliki kontribusi besar terhadap realisasi investasi serta pengembangan investasi berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Gresik mencatat realisasi investasi hingga semester I 2026 mencapai sekitar Rp11,4 triliun. Angka ini merupakan sekitar 38 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp30 triliun.
Kontribusi JIIPE Gresik yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu Kabupaten Gresik mencapai target investasi tahunannya. Kehadiran industri-industri besar di kawasan ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Advertisement
Advertisement
Manfaat Jangka Panjang Investasi di JIIPE Gresik
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, sebelumnya telah menegaskan pentingnya investasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah. Ia menekankan bahwa investasi harus berorientasi pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan UMKM.
Selain itu, investasi juga diharapkan meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Aspek keberlanjutan lingkungan juga menjadi prioritas utama.
Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan, "Investasi mungkin dimulai dengan angka, tetapi kemitraan dibangun melalui kepercayaan. Investasi menghadirkan proyek, tetapi kemitraan menciptakan masa depan." Pernyataan ini menunjukkan visi pemerintah daerah terhadap investasi yang masuk.
Advertisement
Melalui investasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, JIIPE Gresik berupaya menciptakan masa depan ekonomi yang lebih cerah. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Gresik dan Jawa Timur secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews