Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan sejumlah agenda pariwisata. Langkah ini bertujuan untuk membangkitkan dan menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat pascabencana banjir yang melanda daerah tersebut. Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah untuk bangkit dari dampak bencana ini.
Sebagai salah satu destinasi pariwisata internasional yang unggul dalam kesenian dan kebudayaan, Tanah Datar telah menyusun berbagai kegiatan. Agenda pariwisata ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan kebangkitan daerah setelah dua bulan terdampak bencana. Upaya ini menjadi prioritas mengingat pentingnya sektor pariwisata bagi kehidupan ekonomi masyarakat lokal.
Beberapa agenda wisata menarik telah disiapkan, di antaranya adalah tradisi pacu jawi yang telah turun-temurun, pacu kuda yang sangat dinanti, dan atraksi manjalo ikan bilih. Event-event ini tidak hanya bertujuan menarik wisatawan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di tingkat akar rumput. Pemerintah daerah optimistis bahwa inisiatif ini akan membawa dampak positif yang signifikan.
Advertisement
Advertisement
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyatakan bahwa pemerintah daerah harus bangkit dari bencana yang terjadi. Sektor pariwisata dipilih menjadi ujung tombak pemulihan ekonomi masyarakat. Hal ini karena Tanah Datar dikenal sebagai destinasi pariwisata internasional dengan keunggulan kesenian dan kebudayaan yang khas.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyusun serangkaian agenda pariwisata agar daerah ini dapat pulih secepatnya. Kebangkitan ini diharapkan terjadi setelah dua bulan terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Fokus pada pariwisata diharapkan dapat menarik kembali pengunjung dan mengaktifkan kembali kegiatan ekonomi.
Eka Putra optimistis bahwa berbagai agenda pariwisata yang telah disiapkan akan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pergerakan perekonomian masyarakat juga diharapkan dapat kembali normal. Pemulihan ini menjadi kunci untuk mengembalikan kesejahteraan warga pascabencana.
Advertisement
Advertisement
Salah satu agenda wisata yang disiapkan adalah pacu jawi, sebuah tradisi turun temurun masyarakat berjuluk "Luhak Nan Tuo". Tradisi ini dilaksanakan setiap hari Sabtu dan menampilkan atraksi para joki yang lincah memacu sapi di lintasan berlumpur. Event ini selalu berhasil menarik perhatian banyak pengunjung.
Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mengagendakan pacu kuda. Event ini akan digelar pada 8-9 Februari 2026 di Lapangan Dang Tuanku Bukik Gombak, Kecamatan Lima Kaum. Pacu kuda merupakan salah satu event pariwisata yang paling ditunggu-tunggu masyarakat dari berbagai daerah. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto, saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, sempat menyaksikan pacu kuda pada April 2023 bersama Yusril Ihza Mahendra dan Afriansyah Noor.
Agenda lain yang tidak kalah menarik adalah menjaring ikan atau manjalo ikan bilih di kawasan Danau Singkarak. Event ini menyuguhkan atraksi dan keterampilan seseorang dalam menjaring ikan endemik danau tersebut. Atraksi ini menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan yang ingin menyaksikan keunikan budaya lokal.
Advertisement
Advertisement
Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi pascabencana banjir bandang, pemerintah daerah memastikan tidak akan memungut retribusi. Kebijakan ini berlaku bagi pengunjung yang datang ke setiap destinasi wisata. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Tanah Datar.
Pengecualian retribusi hanya diberlakukan untuk Istano Basa Pagaruyung, sementara destinasi lainnya bebas biaya masuk. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi wisatawan. Dengan demikian, diharapkan kunjungan wisatawan dapat meningkat secara signifikan.
Bupati Eka Putra menjelaskan bahwa target utama pascabencana ini adalah bagaimana perputaran uang dapat menyasar pelaku usaha lokal terlebih dahulu. Hal ini diharapkan dapat membuat ekonomi masyarakat bergerak dan pulih lebih cepat. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk pemulihan ekonomi daerah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews