5 Negara Asia Timur Ini Unjuk Gigi di Tengah Perlambatan Global

Jumat, 25 Oktober 2019 11:56 Reporter : Merdeka
5 Negara Asia Timur Ini Unjuk Gigi di Tengah Perlambatan Global Singapura. © TheRichest.com

Merdeka.com - Laporan Ease of Doing Business 2020 Bank Dunia menyebut ada 5 negara Asia Timur dan Pasifik yang berada di antara 25 negara dengan pencapaian tertinggi secara global. Mereka adalah Singapura (ke-2), Hong Kong, China (ke-3), Malaysia (ke-12), Taiwan (ke-15) dan Thailand (ke-21).

Adapun China adalah salah satu negara yang masuk 10 teratas dalam melakukan perbaikan selama 2 tahun berturut-turut.

"Kemajuan berkelanjutan adalah kunci untuk meningkatkan iklim usaha domestik. Dorongan reformasi di kawasan Asia Timur dan Pasifik terus berlanjut, dengan perbaikan signifikan yang dilakukan oleh beberapa negara, seperti Tiongkok," ungkap Manager of the World Bank's Global Indicators Group, Rita Ramalho di Jakarta, Jumat (25/10).

Untuk perbaikan reformasi iklim usaha, Tiongkok membantu perusahaan kecil dan menengah mengakses pasar internasional dengan menerapkan deklarasi kargo di muka, meningkatkan infrastruktur pelabuhan, mengoptimalkan administrasi bea cukai dan mempublikasikan jadwal biaya.

Selain itu, konstruksi di China juga sekarang lebih aman karena persyaratan yang lebih ketat bagi para profesional yang bertanggungjawab melakukan inspeksi teknis.

Di sisi lain, China juga menyederhanakan persyaratan untuk konstruksi berisiko rendah dan menjadikan proses lebih efisien untuk mendapatkan sambungan air dan drainase, mengurangi waktu tunggu untuk semua izin wajib sebanyak 44 hari.

Secara keseluruhan, ekonomi kawasan memfokuskan upaya reformasi pada peningkatan di bidang izin konstruksi dan memulai usaha dengan memberlakukan masing-masing tujuh dan lima reformasi.

Kendati demikian, menurut studi Doing Business 2020 dari Grup Bank Dunia memang melaporkan laju reformasi iklim usaha secara keseluruhan tengah mengalami perlambatan.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini