Membersihkan kamar mandi jadi pekerjaan yang lebih ringan begitu pemilik rumah tahu jenis ubin kamar mandi yang paling mudah dibersihkan sejak awal renovasi. Noda sabun, jamur, dan kerak air sering muncul bukan karena kebiasaan bersih-bersih yang kurang, melainkan karena bahan ubin yang dipilih menyerap air dan kotoran lebih cepat dari yang disadari.
Sebagian ubin memang tampak menarik di toko bangunan, tetapi baru terasa merepotkan setelah beberapa bulan dipakai. Permukaan yang berpori, garis nat yang terlalu banyak, atau tekstur yang kasar membuat kotoran menempel di sela-sela yang sulit dijangkau sikat.
Berikut ini adalah berbagai jenis ubin kamar mandi yang paling mudah dibersihkan yang dirangkum oleh Merdeka.com dari berbagai sumber,Jumat (21/8/2026). Anda juga dapat menemukan beberapa jenis ubin yang perlu dihindari saat merenovasi kamar mandi Anda. Mari simak daftar lengkapnya di bawah ini.
Advertisement
1. Ubin Porcelain Glasir
Ubin porcelain glasir dibuat lewat proses pembakaran suhu tinggi sehingga permukaannya jadi padat dan hampir tidak berpori. Lapisan glasir di atasnya membentuk permukaan licin yang membuat air dan sabun tidak mudah menempel.
Karena tidak menyerap air, ubin ini tidak butuh proses pelapisan ulang seperti batu alam. Noda sabun dan kerak air cukup diseka dengan kain lembap tanpa perlu sikat atau bahan pembersih khusus.
Sifat padat ini membuat porcelain glasir jadi salah satu pilihan paling umum untuk dinding kamar mandi. Untuk lantai, sebaiknya pilih varian dengan permukaan matte agar tidak licin saat basah.
Advertisement
2. Ubin Porcelain Format Besar
Ubin porcelain format besar dipotong dalam ukuran lebar, misalnya 60x60 sentimeter atau lebih, sehingga jumlah garis nat di lantai maupun dinding jauh berkurang. Garis nat inilah yang biasanya jadi tempat kotoran dan jamur bersarang.
Semakin sedikit garis nat, semakin sedikit pula area yang perlu disikat saat bersih-bersih rutin. Permukaan yang lebih luas dan menyatu membuat tampilan kamar mandi terasa lebih rapi tanpa banyak sambungan.
Ubin format besar juga cocok dipasang menyambung dari lantai ke dinding. Cara ini semakin mengurangi titik pertemuan nat sehingga proses pembersihan jadi lebih singkat.
Advertisement
3. Ubin Keramik Glasir
Ubin keramik glasir punya permukaan mengilap yang menahan air dan sabun agar tidak menyerap ke dalam bahan. Sifat ini membuat kotoran hanya menempel di permukaan dan mudah dihapus dengan lap basah.
Dibanding porcelain, keramik memang sedikit lebih berpori. Namun selama lapisan glasirnya bagus, ubin ini tetap tahan noda dan tidak mudah menyerap kelembapan dari aktivitas mandi sehari-hari.
Harganya yang lebih terjangkau membuat keramik glasir jadi pilihan populer untuk dinding maupun lantai kamar mandi bertraffic rendah, seperti kamar mandi tamu.
Advertisement
4. Ubin Porcelain Matte atau Bertekstur
Ubin porcelain dengan permukaan matte atau bertekstur ringan jadi pilihan yang paling umum untuk lantai kamar mandi. Permukaannya memberi daya cengkeram saat basah, sehingga risiko terpeleset lebih kecil dibanding permukaan mengilap.
Meski bertekstur, ubin ini tetap padat dan menyerap air dalam jumlah sangat sedikit. Kotoran dan sisa sabun tidak meresap ke dalam bahan, cukup dibersihkan dengan sikat lembut dan pembersih ber-pH netral.
Kombinasi keamanan dan kemudahan bersih-bersih ini membuat porcelain matte jadi standar di banyak proyek kamar mandi modern, khususnya untuk area shower dan lantai yang sering basah.
Advertisement
5. Ubin Granit atau Quartzite
Granit dan quartzite adalah batu alam dengan kepadatan tinggi, jauh lebih rapat dibanding marmer atau travertine. Sifat ini membuat keduanya menyerap air jauh lebih sedikit sehingga noda tidak mudah meresap ke dalam permukaan.
Perawatannya tetap perlu penyegelan sesekali, tetapi frekuensinya jauh lebih jarang dibanding batu alam yang lebih lunak. Permukaan yang keras juga membuat ubin ini tahan gores dan tahan lama untuk pemakaian harian.
Pilihan ini cocok bagi yang ingin tampilan batu alam asli pada lantai kamar mandi tanpa harus terlalu sering merawatnya seperti marmer.
Advertisement
6. Ubin Porcelain Motif Batu Alam
Ubin porcelain kini banyak dicetak dengan motif menyerupai marmer atau batu alam lainnya. Tampilannya mewah, tetapi sifat bahannya tetap padat dan tidak berpori seperti porcelain pada umumnya.
Pemilik rumah yang menyukai kesan batu alam bisa mendapatkan tampilan serupa tanpa perlu repot menyegel ulang permukaan secara berkala. Perawatannya sama mudahnya dengan porcelain polos.
Pilihan ini jadi jalan tengah bagi yang ingin kamar mandi terlihat elegan tanpa menanggung risiko noda dan resapan air yang biasa muncul pada batu alam asli.
Advertisement
7. Ubin Keramik Subway
Ubin keramik subway berbentuk persegi panjang dengan permukaan glasir mengilap, umumnya berwarna putih. Bentuknya yang sederhana membuat kotoran mudah terlihat sekaligus mudah dibersihkan sebelum menumpuk.
Ukurannya yang kecil memang menghasilkan lebih banyak garis nat dibanding porcelain format besar. Namun permukaan glasirnya yang licin tetap membuat noda sabun tidak menempel kuat di badan ubin.
Gaya ini banyak dipakai untuk dinding kamar mandi bergaya klasik maupun modern. Warna terang seperti putih juga memudahkan pemilik rumah melihat area yang perlu dibersihkan.
Advertisement
8. Ubin Porcelain Nat Sempit
Ubin porcelain jenis ini dipotong presisi lewat proses rectified, sehingga bisa dipasang dengan garis nat yang sangat tipis, bahkan kurang dari dua milimeter. Semakin tipis nat, semakin sedikit celah tempat kotoran menumpuk.
Kombinasi nat tipis dengan bahan nat epoxy membuat garis sambungan ini tidak menyerap air sama sekali. Pembersihan rutin pun cukup dengan lap basah tanpa perlu menyikat nat secara khusus.
Pilihan ini cocok untuk kamar mandi yang ingin tampilan bersih dan minim garis di lantai maupun dinding, sekaligus mengurangi waktu yang dihabiskan untuk membersihkan nat setiap minggu.
Advertisement
Jenis Ubin yang Perlu Dihindari
Selain memilih ubin yang mudah dibersihkan, penting juga mengenali jenis ubin yang justru menambah beban kerja saat bersih-bersih. Beberapa bahan berikut cenderung menyerap air, menahan kotoran, atau butuh perawatan tambahan yang lebih rumit dibanding pilihan di atas.
- Batu Alam Tanpa Poles — Travertine dan slate mentah bersifat berpori sehingga menyerap air dan noda dengan cepat. Permukaannya perlu disegel ulang secara berkala agar tidak menyimpan kotoran di dalam pori-pori batu.
- Marmer Dipoles — Meski terlihat mengilap, marmer sensitif terhadap produk pembersih yang mengandung asam. Kontak dengan sabun atau sampo tertentu bisa membuat permukaannya tergores dan meninggalkan bekas kusam.
- Ubin Bertekstur Kasar — Tekstur yang terlalu kasar membantu mencegah licin, tetapi permukaannya yang tidak rata membuat sisa sabun dan kerak air mudah terjebak. Butuh sikat dan waktu ekstra untuk membersihkannya secara menyeluruh.
- Mosaik Berukuran Kecil — Potongan ubin yang kecil menghasilkan garis nat dalam jumlah besar. Semakin banyak nat, semakin besar pula area yang rawan menghitam akibat kelembapan dan jamur.
- Ubin Semen atau Terakota Tanpa Glasir — Bahan ini menyerap air karena tidak dilapisi glasir pelindung. Noda dan kelembapan bisa meresap ke dalam ubin sehingga warnanya berubah seiring waktu jika tidak rutin disegel.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Ubin Kamar Mandi yang Mudah Dibersihkan
Apa jenis ubin kamar mandi yang paling mudah dibersihkan? Ubin porcelain glasir dan keramik glasir jadi pilihan paling mudah dibersihkan karena permukaannya rapat, tidak menyerap air, dan cukup diseka dengan kain lembap.
Apakah ubin keramik lebih mudah dibersihkan dibanding porcelain? Keramik glasir tetap mudah dibersihkan, tetapi porcelain sedikit lebih unggul karena kepadatannya lebih tinggi sehingga lebih tahan terhadap noda dan resapan air.
Apakah ubin bertekstur cocok untuk lantai kamar mandi? Ubin porcelain matte atau bertekstur justru dianjurkan untuk lantai kamar mandi karena memberi daya cengkeram saat basah, sekaligus tetap mudah diseka bersih.
Bagaimana cara menjaga nat ubin tetap bersih? Pilih ubin berukuran besar agar garis nat lebih sedikit, gunakan nat epoxy yang tidak menyerap air, dan bersihkan nat secara rutin dengan sikat lembut.
Apakah ubin granit tahan lama untuk kamar mandi? Ubin granit atau quartzite tahan lama untuk kamar mandi karena kepadatannya lebih tinggi dibanding marmer, sehingga perawatannya lebih ringan meski tetap perlu sesekali disegel.