Cara Menanam Mangga dari Biji agar Bibit Tumbuh Tegak, Panduan Berkebun di Rumah

Cara menanam mangga dari biji agar bibit tumbuh tegak dapat dilakukan di rumah dengan langkah sederhana dan mudah.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
Cara Menanam Mangga dari Biji agar Bibit Tumbuh Tegak, Panduan Berkebun di Rumah
Cara Membuat Pohon Mangga Berbuah di Luar Musim. (Foto: AI)

Cara menanam mangga bisa sangat mungkin dilakukan dengan memanfaatkan biji dari buah yang sudah dikonsumsi. Prosesnya meliputi pemilihan biji, pembersihan sisa daging buah, penyemaian, hingga pemindahan bibit ke media tanam. Metode ini bisa menjadi pilihan bagi yang ingin menanam mangga tanpa membeli bibit.

Biji mangga dapat disemai dalam polybag atau wadah yang memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang. Media tanam perlu dijaga tetap lembap, sedangkan bibit yang mulai tumbuh membutuhkan cahaya matahari secara bertahap agar dapat berkembang dengan baik.

Meski terdengar mudah, menanam mangga dari biji membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah dibandingkan bibit hasil okulasi atau cangkok. Tanaman yang tumbuh dari biji juga tidak selalu memiliki sifat yang sama dengan pohon induknya. Lantas, bagaimana cara menanam mangga dari biji agar bibit tumbuh tegak? Berikut langkah-langkahnya, dirangkum Merdeka.com, Rabu (19/8).

1. Pilih Biji Mangga yang Siap Disemai

Cara Menanam Mangga dari Biji agar Bibit Tumbuh Tegak
Cara Menanam Mangga dari Biji agar Bibit Tumbuh Tegak (AI generated)

Biji menjadi bagian pertama yang perlu diperhatikan ketika ingin menerapkan cara menanam mangga dari biji agar bibit tumbuh tegak. Gunakan biji dari buah yang sudah matang dan tidak menunjukkan kerusakan. Setelah dikeluarkan dari buah, bersihkan sisa daging yang masih menempel agar tidak mengganggu proses penyemaian.

Biji kemudian dapat diangin-anginkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung. Beberapa panduan menyarankan membuka lapisan luar biji untuk mengambil bagian keping yang akan ditanam. Langkah ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar bagian dalam biji tidak rusak.

Sebelum ditanam, periksa kembali kondisi biji. Jangan gunakan bagian yang patah, berjamur, atau rusak. Biji yang sudah disiapkan sebaiknya segera disemai sehingga tidak terlalu lama dibiarkan setelah proses pembersihan.

2. Siapkan Wadah dan Media Tanam

Ilustrasi Media Tanam Tanaman Monstera
Cara Menanam Mangga dari Biji agar Bibit Tumbuh Tegak (Photo by Lisa from Pexels)

Wadah untuk menyemai biji mangga dapat berupa polybag atau tempat lain yang memiliki lubang pada bagian bawah. Lubang tersebut diperlukan agar air tidak tertahan setelah penyiraman. Media tanam dapat menggunakan campuran tanah dan bahan organik yang sudah matang.

Sebelum memasukkan biji, isi wadah dengan media tanam hingga cukup untuk menopang pertumbuhan akar. Jangan mengisi media terlalu padat karena akar membutuhkan ruang untuk berkembang. Pastikan permukaan media rata agar biji dapat ditempatkan dengan posisi yang sesuai.

Cara menanam mangga dari biji agar bibit tumbuh tegak pada tahap ini juga berkaitan dengan tempat penyimpanan wadah. Letakkan semaian di tempat yang terlindung dari hujan deras dan panas langsung. Media cukup dijaga lembap melalui penyiraman secukupnya.

3. Atur Posisi Biji agar Tunas Tumbuh Tegak

Posisi biji menjadi bagian penting dalam cara menanam mangga dari biji agar bibit tumbuh tegak. Letakkan bagian perut biji menghadap ke bawah, kemudian tutup dengan media tanam secara tipis. Cara tersebut digunakan dalam sejumlah panduan penyemaian mangga untuk membantu arah pertumbuhan akar dan batang.

Setelah biji berada di dalam media, lakukan penyiraman secukupnya. Jangan membuat media terlalu basah karena air yang tertahan dapat mengganggu kondisi biji. Letakkan wadah pada tempat yang mendapat cahaya, tetapi hindari paparan matahari langsung pada tahap awal pertumbuhan.

Perhatikan perkembangan semaian setiap hari tanpa perlu sering memindahkan posisinya. Biji mangga dapat mulai tumbuh sekitar dua minggu setelah ditanam, meski waktunya dapat berbeda. Ketika tunas mulai muncul, pastikan wadah tetap berada pada posisi tegak dan tidak mudah tergeser.

4. Rawat Bibit sejak Tunas Mulai Muncul

Cara Menanam Mangga dengan Tabulampot
Cara Menanam Mangga. AI Generated

Perawatan bibit dimulai ketika tunas terlihat keluar dari media tanam. Penyiraman dilakukan sesuai kondisi media sehingga tanah tidak dibiarkan terlalu kering atau terus-menerus basah. Bibit juga perlu mendapat cahaya secara bertahap agar batang tidak tumbuh mencari sumber cahaya dari satu arah.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Siram ketika permukaan media mulai mengering.
  • Letakkan bibit pada tempat yang mendapat cahaya.
  • Putar posisi wadah secara berkala jika pertumbuhan mengarah ke satu sisi.
  • Jaga batang agar tidak tertarik atau tertindih benda di sekitarnya.
  • Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar bibit.

Ketika daun baru mulai berkembang dan kondisinya sudah lebih kuat, bibit dapat dikenalkan pada sinar matahari langsung secara bertahap. Panduan pertanian juga menyebutkan bahwa bibit dapat dipindahkan ke tempat dengan cahaya langsung setelah daun baru menjadi lebih tua.

5. Pindahkan Bibit ketika Sudah Cukup Kuat

Bibit mangga yang sudah tumbuh dapat dipindahkan ke wadah yang lebih besar atau lahan apabila akar dan batangnya sudah cukup berkembang. Pemindahan perlu dilakukan dengan menjaga media yang menempel pada akar agar tidak banyak terlepas. Tanaman kemudian ditempatkan di tengah lubang dengan posisi batang tegak.

Saat memindahkan bibit, perhatikan beberapa hal:

  • Pilih lokasi yang mendapat cahaya matahari.
  • Buat lubang tanam sesuai ukuran akar.
  • Tempatkan bibit di tengah lubang.
  • Pastikan pangkal batang tidak tertimbun terlalu dalam.
  • Tutup kembali dengan tanah tanpa menekan terlalu keras.
  • Siram setelah penanaman selesai.

Jika batang masih mudah miring, penyangga dapat digunakan sementara untuk membantu mempertahankan posisi tanaman. Penyangga sebaiknya tidak mengikat batang terlalu kuat agar pertumbuhannya tetap memiliki ruang. Cara penanaman dengan posisi tegak dan kedalaman yang sesuai juga disebut dalam panduan penanaman mangga.

6. Pantau Pertumbuhan hingga Menjadi Tanaman

Ilustrasi Bibit Pohon Mangga/Gemini AI
Cara Menanam Mangga dari Biji agar Bibit Tumbuh Tegak (AI generated)

Setelah bibit dipindahkan, perhatian utama beralih pada air, cahaya, posisi batang, dan kondisi media. Tanaman mangga perlu dipantau secara rutin, terutama pada masa awal setelah pindah tanam. Jika batang mulai miring, periksa kembali kondisi tanah dan posisi tanaman sebelum melakukan penyanggaan.

Perawatan yang dapat dilakukan di rumah:

  • Siram sesuai kondisi tanah.
  • Bersihkan rumput di sekitar tanaman.
  • Pastikan tanaman mendapat cahaya yang cukup.
  • Periksa batang dan daun secara berkala.
  • Gunakan pupuk sesuai kebutuhan tanaman.
  • Pindahkan wadah jika ruang tumbuh sudah tidak mencukupi.

Menanam mangga dari biji tidak berarti tanaman akan menghasilkan buah dengan sifat yang sama seperti buah asal bijinya. Perbanyakan melalui biji dapat menghasilkan tanaman dengan karakter yang berbeda karena proses penyerbukan. Tanaman dari biji juga umumnya membutuhkan waktu lebih panjang untuk berbuah.

Dengan memahami setiap tahap, cara menanam mangga dari biji agar bibit tumbuh tegak dapat dilakukan secara bertahap dari rumah. Kunci utamanya terletak pada kondisi biji, posisi saat disemai, penyiraman, cahaya, dan perhatian terhadap arah pertumbuhan batang. Cara ini dapat menjadi kegiatan berkebun yang dimulai dari bahan yang tersedia di rumah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Mangga dari Biji agar Bibit Tumbuh Tegak

1. Apakah biji mangga bisa langsung ditanam?

Bisa. Biji perlu dibersihkan dari sisa daging buah sebelum disemai. Beberapa panduan juga menyarankan mengeringkan dan membuka lapisan luar biji sebelum bagian dalamnya ditanam.

2. Berapa lama biji mangga tumbuh?

Biji mangga dapat mulai tumbuh sekitar dua minggu setelah ditanam, meski waktu pertumbuhannya dapat berbeda bergantung pada kondisi biji dan media.

3. Mengapa bibit mangga tumbuh miring?

Bibit dapat tumbuh miring ketika arah pertumbuhannya mengikuti sumber cahaya atau posisi biji dan media kurang mendukung. Wadah perlu ditempatkan secara stabil dan tanaman diberi cahaya dari arah yang tidak terlalu berat sebelah.

4. Apakah mangga dari biji bisa berbuah?

Bisa, tetapi waktunya cenderung lebih lama. Tanaman mangga yang berasal dari biji juga belum tentu menghasilkan buah dengan sifat yang sama seperti pohon induknya.

5. Apakah mangga lebih cepat berbuah dari biji atau cangkok?

Bibit hasil cangkok, okulasi, atau sambung pucuk umumnya digunakan ketika tujuan utamanya adalah mendapatkan tanaman yang lebih cepat memasuki masa berbuah. Bibit dari biji lebih sering digunakan untuk menghasilkan tanaman atau batang bawah.

Rekomendasi