Warna kitchen set yang tetap terlihat mewah meski tanpa finishing glossy kini semakin beragam. Tampilan elegan tidak selalu harus mengandalkan permukaan mengilap karena warna yang tepat justru dapat memberikan kesan mahal melalui kedalaman, tekstur, dan perpaduan material.
Finishing matte atau doff dapat membuat kabinet terlihat lebih tenang sekaligus modern. Sherwin-Williams melalui Maggie O'Hare, Senior Manager of Color & Design, menyebut permukaan matte sebagai tren yang memberikan tampilan timeless, sementara tekstur dan detail kayu dapat semakin menonjol pada permukaan dengan pantulan cahaya rendah.
Pemilihan warna juga sebaiknya disesuaikan dengan countertop, backsplash, lantai, pencahayaan, dan ukuran dapur. Benjamin Moore, misalnya, menyarankan agar warna kabinet memiliki undertone yang selaras dengan countertop sehingga keseluruhan ruang terasa lebih kohesif dan seimbang. Lantas, apa saja warnanya yang tepat? Dilansir Liputan6 dari berbagai sumber, Jumat (7/8), berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
1. Putih Hangat, Beige, dan Ivory
Putih hangat menjadi pilihan aman untuk kitchen set matte karena mampu memberikan kesan bersih tanpa membuat ruangan terasa terlalu steril. Warna seperti warm white, ivory, dan cream juga mudah dipadukan dengan countertop batu alam, kayu, maupun aksesori berwarna metalik. Sherwin-Williams memasukkan Alabaster sebagai salah satu pilihan warna kabinet yang dapat membuat dapur kecil terasa lebih terbuka.
Untuk tampilan yang lebih lembut, beige dan ivory dapat menjadi alternatif putih murni. Sue Wadden, Color Expert Sherwin-Williams, merekomendasikan warna seperti Inviting Ivory untuk menghadirkan kesan lembut pada dapur. Sementara itu, tren dapur putih modern juga bergerak menuju warna yang lebih hangat dan berlapis, bukan sekadar putih terang dengan permukaan mengilap.
- Alasan: Membuat dapur terlihat lapang dan timeless.
- Hindari: Putih terlalu dingin jika ruangan sudah didominasi material abu-abu.
- Solusi: Padukan dengan kayu, batu alam, atau aksesori bernuansa hangat.
Advertisement
2. Taupe, Greige, dan Anew Gray
Taupe merupakan perpaduan warna yang memberikan nuansa hangat sekaligus elegan pada kitchen set. Warna ini cocok untuk kabinet matte karena tidak membutuhkan efek pantulan cahaya untuk terlihat menarik. Permukaannya justru dapat menonjolkan bentuk kabinet dan memberikan kesan seperti furnitur premium.
Sherwin-Williams pernah menempatkan Poised Taupe sebagai warna yang fleksibel untuk berbagai gaya dapur. Warna abu-abu hangat seperti Anew Gray juga dapat digunakan untuk menciptakan tampilan yang lebih lembut dibandingkan abu-abu dingin. Menurut para ahli warna Sherwin-Williams, palet kabinet kini semakin mengarah pada warna yang mampu memberikan karakter tanpa membuat dapur terlihat berlebihan.
- Alasan: Undertone hangat membuat matte finish terasa lebih berkelas.
- Hindari: Mencampurkan terlalu banyak warna abu-abu dingin.
- Solusi: Gunakan countertop krem atau backsplash bernuansa natural.
Advertisement
3. Cokelat Kayu, Walnut, dan Natural Brown
Warna cokelat pada kitchen set dapat menciptakan suasana hangat dan mahal, terutama jika dipadukan dengan tekstur serat kayu. Tidak diperlukan permukaan glossy untuk membuat material tersebut menjadi pusat perhatian karena karakter alaminya sudah memberikan kedalaman visual.
Sherwin-Williams DesignHouse menyebut warna cokelat sebagai salah satu pilihan yang dapat memberikan kesan understated luxury. Mereka juga menilai finishing organik mampu menciptakan rasa tenang dan autentik dengan menonjolkan karakter alami material.
- Alasan: Serat dan warna kayu memberikan tekstur visual alami.
- Hindari: Memenuhi seluruh dapur dengan satu warna cokelat gelap.
- Solusi: Seimbangkan kabinet kayu dengan countertop terang dan pencahayaan cukup.
Advertisement
4. Hijau Zaitun, Sage, dan Forest Green
Hijau zaitun atau olive green cocok bagi pemilik rumah yang menginginkan kitchen set berwarna tetapi tetap terlihat elegan. Karakternya cukup kuat untuk menjadi focal point, tetapi masih dekat dengan warna-warna alam sehingga mudah dipadukan dengan kayu, batu, dan metal.
Sage green menawarkan tampilan yang lebih ringan, sedangkan forest green memberikan kesan lebih dramatis. Tren warna kabinet yang dikurasi oleh para ahli Sherwin-Williams menunjukkan bahwa warna organik dan tekstur alami semakin mendapat tempat dalam desain dapur. Prinsipnya, warna yang terinspirasi alam dapat memberikan kesan tenang sekaligus autentik.
- Alasan: Warna hijau memberi karakter tanpa harus menggunakan finishing mengilap.
- Hindari: Menggabungkannya dengan terlalu banyak warna kuat sekaligus.
- Solusi: Gunakan backsplash krem, kayu natural, atau batu bernuansa lembut.
Advertisement
5. Navy, Slate Blue, dan Smoky Blue
Navy merupakan salah satu warna gelap yang mampu membuat kitchen set matte terlihat elegan dan tegas. Warna ini dapat digunakan pada seluruh kabinet atau hanya bagian island untuk menciptakan kontras dengan kabinet berwarna putih dan krem.
Sherwin-Williams memasukkan In the Navy dan Smoky Blue dalam pilihan warna kabinet yang direkomendasikan. Sementara itu, material dan warna gelap dengan tingkat kilap rendah juga disebut dalam tren kabinet sebagai pilihan yang semakin diminati karena memberikan tampilan modern dan sophisticated.
- Alasan: Warna gelap memberikan kedalaman dan kesan eksklusif.
- Hindari: Menggunakannya secara berlebihan pada dapur kecil yang minim cahaya.
- Solusi: Terapkan pada island atau kabinet bawah dan gunakan kabinet atas berwarna terang.
Advertisement
6. Hitam Matte, Charcoal, dan Iron Ore
Hitam matte menjadi salah satu pilihan yang kuat untuk menghadirkan kesan mewah tanpa pantulan glossy. Warna ini cocok untuk kitchen set bergaya modern, industrial, hingga minimalis karena garis kabinet terlihat lebih tegas.
National Kitchen & Bath Association atau NKBA juga pernah menyoroti matte black sebagai finishing yang memberikan tampilan sleek dan timeless. Sementara Sherwin-Williams mencantumkan Tricorn Black dan Iron Ore sebagai pilihan warna untuk kabinet.
- Alasan: Hitam matte menciptakan kesan tegas dan sophisticated.
- Hindari: Memakai hitam pada semua elemen tanpa aksen penyeimbang.
- Solusi: Kombinasikan dengan kayu terang, marmer, atau hardware metalik.
Advertisement
7. Abu-Abu Lembut, Greige, dan Modern Gray
Abu-abu lembut bisa menjadi alternatif putih jika menginginkan kitchen set yang terlihat modern tetapi tidak terlalu mencolok. Pada finishing matte, warna ini memberikan tampilan tenang sekaligus membuat bentuk kabinet terlihat lebih bersih.
Modern Gray dari Sherwin-Williams disebut sebagai warna dengan kehangatan yang dapat menyesuaikan diri dengan berbagai estetika dapur. Pilihan abu-abu hangat juga lebih mudah dikombinasikan dengan material kayu dan countertop bernuansa krem dibandingkan abu-abu yang memiliki undertone biru kuat.
- Alasan: Netral dan mudah dikombinasikan dengan berbagai material.
- Hindari: Abu-abu yang terlalu dingin pada ruangan minim cahaya.
- Solusi: Pilih gray dengan undertone hangat dan tambahkan elemen kayu.
Advertisement
8. Cream, Bone, dan Warm Neutral
Warna cream dan bone memberikan alternatif bagi pemilik rumah yang menyukai kitchen set terang tetapi ingin menjauhi putih polos. Ketika diterapkan pada permukaan matte, warna tersebut dapat memberikan kesan lembut dan menyerupai furnitur berkualitas tinggi.
Tren dapur terkini juga menunjukkan pergeseran dari putih yang sangat dingin menuju warna lebih creamy dan personal. Para desainer yang dikutip House Beautiful menilai warm white, bone tone, dan earthy neutral dapat menjadi dasar yang menarik untuk menciptakan dapur yang nyaman sekaligus timeless.
- Alasan: Memberikan kesan hangat dan mahal tanpa terlihat berlebihan.
- Hindari: Memadukannya dengan terlalu banyak warna kuning.
- Solusi: Gunakan aksen hitam, brass, atau kayu untuk menciptakan kontras.
Advertisement
9. Terracotta, Oxblood, dan Burgundy
Terracotta cocok untuk dapur yang menginginkan sentuhan hangat dan berbeda dari warna netral. Sementara itu, burgundy atau oxblood dapat menciptakan kesan dramatis ketika digunakan secara terukur, misalnya pada island atau kabinet bawah.
Warna-warna yang lebih berani tidak harus terlihat berlebihan jika dipadukan dengan material yang tepat. Desainer yang dikutip House Beautiful menyebut warna kabinet kaya seperti muddy olive dan moody oxblood dapat terasa enduring ketika digunakan secara sengaja dan dikoordinasikan dengan elemen lain.
- Alasan: Warna pekat dapat menjadi titik fokus dapur.
- Hindari: Menggunakan banyak warna aksen sekaligus.
- Solusi: Jadikan satu warna sebagai statement dan gunakan warna netral sebagai pendamping.
Advertisement
10. Terracotta Matte
Terracotta menghadirkan warna tanah yang hangat sehingga kitchen set terlihat lebih berkarakter meski menggunakan finishing matte. Warna ini cocok untuk dapur bergaya modern, Japandi, Mediterranean, maupun rustic karena memberikan sentuhan alami tanpa membutuhkan permukaan mengilap.
Pada kabinet matte, terracotta dapat menjadi warna utama maupun aksen pada kabinet bawah atau kitchen island. Agar tidak terasa terlalu berat, warna ini sebaiknya dipadukan dengan material netral seperti krem, putih hangat, kayu natural, atau batu alam.
- Alasan: Memberikan kesan hangat, unik, dan tetap elegan.
- Hindari: Memadukannya dengan terlalu banyak warna mencolok.
- Solusi: Kombinasikan dengan cream, beige, kayu, atau countertop warna terang
Advertisement
11. Dusty Blue untuk Kitchen Set Matte
Dusty blue menjadi pilihan menarik bagi Anda yang ingin menggunakan warna selain netral, tetapi tetap mempertahankan kesan mewah. Warna biru yang sedikit muted ini tidak terlalu mencolok sehingga cocok diaplikasikan pada kabinet dengan finishing matte. Nuansanya juga membuat dapur terasa lebih lembut dan modern.
Warna biru yang tidak terlalu terang dapat dipadukan dengan material berwarna putih, krem, kayu, maupun batu alam. Menurut prinsip pemilihan warna kabinet dari Benjamin Moore, warna kabinet sebaiknya tetap mempertimbangkan undertone countertop agar keseluruhan dapur terlihat menyatu.
- Alasan: Dusty blue memberikan warna tanpa membuat dapur terlalu ramai.
- Hindari: Biru yang terlalu terang jika ingin mempertahankan kesan elegan.
- Solusi: Padukan dengan countertop putih, krem, atau aksen kayu.
Advertisement
12. Mushroom
Warna mushroom berada di antara beige, abu-abu, dan cokelat sehingga memberikan tampilan netral yang lebih berkarakter. Pada kitchen set matte, warna ini dapat terlihat seperti furnitur premium karena tidak terlalu terang maupun terlalu gelap. Mushroom juga relatif mudah dipadukan dengan berbagai material dapur.
Pilihan warna netral yang memiliki undertone hangat dapat membantu menciptakan dapur yang terasa nyaman sekaligus sophisticated. Pendekatan ini sejalan dengan tren penggunaan earthy neutral yang banyak digunakan untuk menciptakan interior dengan tampilan lebih natural dan timeless.
- Alasan: Mushroom memiliki karakter netral tetapi tidak membosankan.
- Hindari: Memadukannya dengan terlalu banyak warna abu-abu dingin.
- Solusi: Gunakan aksen kayu, brass, atau countertop bernuansa krem.
Advertisement
13. Deep Green
Deep green dapat menjadi pilihan bagi yang menginginkan kitchen set berwarna gelap tetapi tidak ingin menggunakan hitam. Warna hijau tua seperti ini memiliki karakter kuat dan dapat membuat kabinet menjadi pusat perhatian, terutama jika menggunakan desain pintu kabinet yang sederhana.
Sherwin-Williams juga menyoroti warna-warna yang terinspirasi alam sebagai bagian dari perkembangan tren kabinet. Warna hijau tua dapat memberikan kesan natural sekaligus sophisticated ketika dipadukan dengan material organik seperti kayu dan batu.
- Alasan: Deep green memberikan kedalaman visual tanpa membutuhkan efek glossy.
- Hindari: Menggunakannya pada seluruh dapur yang sangat gelap.
- Solusi: Seimbangkan dengan countertop terang dan pencahayaan hangat.
Advertisement
14. Charcoal
Charcoal merupakan alternatif hitam yang terasa sedikit lebih lembut. Warna abu-abu sangat gelap ini cocok untuk kitchen set modern, minimalis, maupun industrial karena memberikan kesan tegas tanpa terlihat sekeras hitam pekat.
Finishing matte membuat warna charcoal terlihat semakin tenang karena permukaan kabinet tidak banyak memantulkan cahaya. Agar hasil akhirnya tetap terlihat mewah, warna ini sebaiknya dipadukan dengan material yang memiliki tekstur atau warna kontras, misalnya kayu terang, marmer, atau batu alam.
- Alasan: Charcoal memberikan tampilan modern sekaligus sophisticated.
- Hindari: Menggabungkannya dengan terlalu banyak elemen gelap.
- Solusi: Tambahkan kayu terang, countertop putih, atau backsplash krem.
Advertisement
15. Greige Gelap
Greige gelap merupakan perpaduan abu-abu dan beige yang memberikan keseimbangan antara kesan modern dan hangat. Warna ini cocok untuk kitchen set matte karena memiliki karakter yang cukup kuat, tetapi tetap netral sehingga tidak mudah terlihat berlebihan.
Pemilihan warna dengan undertone yang tepat menjadi salah satu hal penting ketika mengombinasikan kabinet dengan countertop dan backsplash. Benjamin Moore juga menekankan pentingnya koordinasi warna kabinet dan countertop agar keseluruhan desain dapur terasa harmonis.
- Alasan: Greige gelap memberikan kesan mahal sekaligus mudah dipadukan.
- Hindari: Memilih greige tanpa mengecek undertone di pencahayaan rumah.
- Solusi: Uji sampel warna terlebih dahulu dan padukan dengan material natural.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Warna Kitchen Set Tanpa Finishing Glossy
1. Apakah kitchen set matte bisa terlihat mewah? Bisa. Warna yang tepat, material berkualitas, tekstur, hardware, dan pencahayaan dapat membuat permukaan matte terlihat elegan.
2. Warna apa yang paling aman untuk kitchen set matte? Putih hangat, cream, beige, greige, taupe, dan cokelat kayu termasuk pilihan yang mudah dipadukan.
3. Apakah hitam matte cocok untuk dapur kecil? Bisa digunakan, tetapi sebaiknya tidak memenuhi seluruh ruangan. Padukan dengan warna terang agar dapur tetap terasa lapang.
4. Apakah warna navy cocok tanpa finishing glossy? Ya. Navy dengan finishing matte justru dapat memberikan kesan elegan dan modern, terutama jika dipadukan dengan warna terang.
5. Bagaimana memilih warna kitchen set agar tidak cepat terlihat ketinggalan zaman? Pilih warna yang sesuai dengan kondisi ruangan dan gunakan warna tren sebagai aksen. Menurut desainer Tracy Morris, kombinasi warna yang timeless cenderung lebih mudah bertahan secara visual.