Hari ini, Senin (24/2/2025), Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Lembaga ini bertugas untuk mengelola aset BUMN yang nilainya mencapai lebih dari Rp 14.000 triliun, yang setara dengan sekitar US$ 900 miliar, dan diharapkan dapat menjadi perusahaan terbesar ketujuh di dunia.
Seiring dengan peluncuran ini, publik sangat antusias untuk mengetahui siapa yang akan menjadi pemimpin lembaga strategis tersebut. Terdapat informasi yang beredar mengenai tiga nama yang potensial untuk menduduki posisi Kepala Danantara, yaitu Rosan Perkasa Roeslani, Pandu Patria Sjahrir, dan Dony Oskaria.
Dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber pada Senin (24/2/2025), berikut profil ketiga sosok yang digadang-gadang bakal jadi Kepala Danantara.
Advertisement
Rosan Perkasa Roeslani
Rosan Perkasa Roeslani saat ini menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM. Ia memiliki latar belakang yang kuat di bidang keuangan dan kewirausahaan. Berbagai sumber menyebutkan bahwa Rosan Roeslani akan memimpin Danantara.
Saat ini, Rosan Perkasa Roeslani adalah Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dilantik pada 21 Oktober 2024. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM (Agustus-Oktober 2024) dan Wakil Menteri BUMN (Juli-Oktober 2023). Rosan juga pernah mengemban tugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat ke-21 pada periode 2021-2023.
Lahir di Jakarta pada 31 Desember 1968, ia merupakan pengusaha yang aktif di berbagai organisasi bisnis, termasuk sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia (2015-2021). Ia meraih gelar BA di Administrasi Bisnis dari Oklahoma State University (1993) dan MBA dari Antwerpen European University, Belgia (1996).
Advertisement
Pandu Patria Sjahrir
Pandu Patria Sjahrir merupakan sosok yang dikenal luas di kalangan investor teknologi dan saat ini memegang posisi eksekutif di Toba Bara Sejahtera (TBS). Ia juga diisukan sebagai calon Chief Investment Officer (CIO) Danantara.
Selain sebagai pengusaha di bidang batu bara, Pandu adalah seorang investor profesional yang aktif di berbagai perusahaan. Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur PT Toba Bara Sejahtera Tbk dan memiliki pengalaman sebagai Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) pada periode 2018-2021. Lahir pada tanggal 17 Mei 1979, Pandu adalah putra dari ekonom terkemuka, Sjahrir, serta keponakan dari Luhut Binsar Panjaitan.
Ia menyelesaikan pendidikan menengah di Phillips Academy Andover pada tahun 1997, kemudian melanjutkan studi dan memperoleh gelar sarjana ekonomi dari Universitas Chicago pada tahun 2000, serta gelar magister dari Stanford Graduate School of Business. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, ia memiliki pengalaman yang luas di sektor investasi dan energi, termasuk sebagai analis di Lehman Brothers dan Matlin & Patterson.
Di samping itu, Pandu juga terlibat aktif dalam dunia startup, di mana ia menjabat sebagai Komisaris Gojek Indonesia dan Presiden Komisaris SEA Group Indonesia. Tak hanya itu, ia juga berperan sebagai Managing Partner di Indies Capital dan menjabat sebagai Komisaris Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2023.
Advertisement
Dony Oskaria
Nama Dony Oskaria kini menjadi perbincangan publik sebagai salah satu kandidat pemimpin Danantara, bersanding dengan dua rekannya, yaitu Rosan Perkasa Roeslani dan Pandu Patria Sjahrir.
Pria yang lahir di Sumatera Barat pada 26 September 1969 ini dilantik sebagai Wakil Menteri BUMN pada 20 Oktober 2024 melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia 73/M Tahun 2024 untuk Kabinet Merah Putih yang akan berlangsung dari 2024 hingga 2029.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Menteri, Dony Oskaria telah mengisi posisi penting sebagai Direktur Utama InJourney dari tahun 2021 hingga 2024. Ia memiliki pengalaman yang sangat luas di bidang bisnis dan ekonomi, termasuk perannya sebagai CEO Hospitality & Entertainment CT Corp, Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Wakil Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), serta Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Republik Indonesia. Dony adalah lulusan S1 Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran pada tahun 1996 dan berhasil meraih gelar MBA di Asian Institute of Management, Filipina, pada tahun 2009.
Di sisi lain, Dony Oskaria juga dikenal memiliki hubungan erat dengan artis terkenal Raffi Ahmad. Ia merupakan paman dari Nagita Slavina, yang merupakan istri Raffi Ahmad. Dony memainkan peran yang signifikan dalam membantu Raffi Ahmad dalam mendirikan RANS Entertainment, di mana namanya tercatat sebagai salah satu co-founder perusahaan tersebut.
Advertisement
People Also Ask
1. Siapa saja yang digadang-gadang jadi pemimpin utama di Danantara dan apa latar belakang mereka?
Danantara disebut akan dipimpin oleh Rosan P. Roeslani sebagai CEO (Menteri Investasi dan mantan Dubes AS), Dony Oskaria sebagai COO (Wamen BUMN dan eks Dirut InJourney), serta Pandu Sjahrir sebagai CIO (investor teknologi dan eksekutif di Toba Bara), dengan Erick Thohir sebagai Ketua Dewan Pengawas dan Muliaman D. Hadad sebagai wakilnya.
2. Apa tugas utama para pemimpin Danantara dalam mengelola BUMN?
Para pemimpin Danantara bertugas mengelola aset BUMN senilai Rp 15.000 triliun, di mana Rosan Roeslani bertanggung jawab atas strategi utama, Dony Oskaria mengawasi operasional, Pandu Sjahrir menangani investasi, dan Erick Thohir memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
3. Mengapa Rosan Roeslani diduga dipilih sebagai CEO Danantara?
Rosan Roeslani diduga dipilih sebagai CEO karena pengalamannya di bidang investasi, bisnis internasional, dan jaringannya dengan investor global, yang diharapkan dapat membantu Danantara mengoptimalkan aset BUMN.