60 Contoh Pantun Berkait yang Populer di Masyarakat, Bisa Buat Ungkapkan Perasaan

Contoh pantun berkait yang populer di masyarakat dan bisa buat ungkapkan perasaan.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
60 Contoh Pantun Berkait yang Populer di Masyarakat, Bisa Buat Ungkapkan Perasaan
Ilustrasi menulis. shutterstock

Ada beragam contoh pantun berkait yang bisa menjadi referensi. Pantun berkait sendiri merupakan ikatan pantun yang saling berkaitan atau tersambung. Pantun berkait ini juga sering disebut seloka. Hal ini lantaran antar baitnya yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya.

Pantun berkait termasuk ke dalam jenis puisi lama. Di mana masih terikat dengan aturan baku seperti jumlah baris, irama hingga rima. Lantas bagaimana contoh pantun berkait yang populer di masyarakat dan bisa buat ungkapkan perasaan?

Melansir dari berbagai sumber, Kamis (11/5), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Pohon jambu pohon kelapa

Pohon kelapa dahannya rapat

Jika kamu ingin masuk surga

Ibu bapak hendaklah dihormat

Pohon kelapa dahannya rapat

Buah salak rasanya kesat

Ibu bapak hendaklah dihormat

Maka pahala akan kau dapat

2. Di mana kuang hendak bertelur

Di atas lata di rongga batu

Di mana tuan hendak tidur

Di atas dada di rongga susu

Elok berjalan kota tua

Kiri kanan berbatang sepat

Elok berbini orangtua

Perut kenyang ajaran dapat

3. Pergi ke toko membeli kain

Kainnya berwarna cokelat

Belajarlah dengan rajin

Agar kelak bisa bermanfaat

Jalan-jalan ke kota Blitar

Jangan lupa beli sukun

Jika kamu ingin pintar

Belajarlah dengan tekun

4. Ikan gabus di rawa-rawa

Ikan belut nyangkut di jaring

Perutku sakit menahan tawa

Gigi palsu loncat ke piring

Limau purut di tepi rawa

Buah di lanting belum masak

Sakit perut sebab tertawa

Melihat kucing duduk berbedak

5. Punggur berdaun di atas kota

Jarak sejengkal dua jari

Musang rabun, helang pun buta

Baru ayam suka hati

Ketika perang di negeri Jerman

Ramai askarnya mati mengamuk

Ranggup gunung dikunyah kuman

Lautan kering dihirup nyamuk

6. Memasang bunga di samping pagar

Bunga melati harum baunya

Jangan lupa untuk belajar

Agar sukses nantinya

Pergi toko beli buku

Jangan pilih dari sampulnya

Hormatilah orangtuamu

Karena mereka berjasa

7. Pokok pinang patanya condong

Dipukul ribut berhari-hari

Kucing berenang tikus berdayung

Ikan di laut berdiam diri

Tanam pinang di atas kubur

Tanam bayam jauh ke tepi

Walaupun musang sedang tidur

Mengira ayam di dalam mimpi

8. Kalau tuan pergi ke laut

Pesan saya ketam jantan

Kalau tuan menjadi pulut

Saya menjadi kepala santan

Kalau tuan pergi ke laut

Carilah saya ketam betina

Kalau tuan menjadi rambut

Saya menjadi bunga cina

9. Minyak ikan diolesin kawat

Ikannya besar karna disulap

Banyaklah makan biar kuat

Gedenya nanti jadi pembalap

Duku hilang dimakan pesulap

Makannya naik di atas ayunan

Aku emang seorang pembalap

Tapi ogah naik mobil mainan

10. Banyak bulan perkara bulan

Tidak semulia bulan puasa

Banyak Tuhan perkara Tuhan

Tidak semulia Tuhan Yang Esa

Daun terap di atas dulang

Anak udang mati dituba

Dalam kitab ada terlarang

Yang haram jangan dicoba

11. Jika pergi ke padang datar

Jangan lupa pulang berlabuh

Jika kita kepingin pintar

Belajarlah sungguh-sungguh

Jika ingin mendulang cadas

Jangan lupa palu baja

Jika murid tumbuh cerdas

Guru pun ikut bahagia12. Jika kamu pergi ke dusun

Jangan lupa bawa beras

Belajarlah dengan tekun

Agar kita naik kelas

Jika kita makan petai

jangan lupa makan kerupuk

Jika kita ingin pandai

Rajin-rajin baca buku13. Kalau tanam kayu ulin

Jangan digali berbagai arah

Bumi gersang bencana rutin

Karena pohon habis dijarah

Cabai merah rasanya pedas

Kalau makan jangan dikunyah

Hutan rusak berganti cadas

Air kering hewan pun punah14. Di atas utama burung bersarang

Burung terbang di angkasa

Di dalam tersirat kitab ada terlarang

Jangan sekali-kali membuat dosa

Burung terbang di ruang angkasa

Jatuh ke laut namun tenggelam

Jangan sekali-kali membuat dosa

Wahai kaum yang beragama Islam15. Minum jamu di rumah paklek

Rumah paklek di Surabaya

Eh kamu udah jelek

Jangan kebanyakan gaya

Si baju merah matanya melek

Si baju hijau kena cuka

Biarlah muka gue jelek

Yang penting banyak yang suka16. Anak ayam turun sepuluh

Mati satu tinggal sembilan

Tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh

Supaya engkau tidak ketinggalan

Anak ayam turun sembilan

Mati satu tinggal delapan

Ilmu boleh sedikit ketinggalan

Tapi jangan sampai putus17. Minum teh di atas genteng

Tidak lupa pakai bedak

Eh kamu jangan sok ganteng

Muka mu kayak ketombe landak

Enak rasanya buah cempedak

Buahnya jatuh jadi penyet

Biarlah mirip ketombe landak

Daripada mirip ingus monyet18. Oh bulan kemana bintang

Atas pucuk kayu ara

Oh tuan kemana hilang

Dalam bilik anak dara

Atas pucuk kayu ara

Lebat daunnya pokoknya rindang

Hilang ke dalam bilik nak dara

Cuma meminta rokok sebatang19. Bermain mata sambil berdiri

Bermain cinta tanpa perasaan

Tapi kamu tak mau introspeksi diri

Karena kamu tak punya perasaan

Bermain cinta tanpa perasaan

Bermain api harus hati-hati

Karena kamu tak punya perasaan

Makanya kamu banyak mempermainkan hati20. Jalan jalan ke Cianjur

Di Cianjur ketemu Mumu

Kalau boleh aku jujur

Aku masih sayang pada mu

Di Cianjur ketemu Mumu

Setiba ketemu Mumu sudah tak kukuh

Aku masih sayang pada mu

Tapi mengapa kamu selingkuh

21. Buah jambu warnanya putih

Enak dimakan bersama Ganu

Hei kamu memang putih

Tapi sayang putih karena panu

Anak sekolah namanya Ganu

Mesin ketam terikat tali

Biarlah putih karena panu

Daripada hitam kayak kuali22. Lurus jalan ke Payakumbuh

Kayu jati bertimbal jalan

Di mana hati tak kan rusuh

Ibu mati bapak berjalan

Kayu jati bertimbal jalan

Turun angin patahlah dahan

Ibu mati bapak berjalan

Kemana untung diserahkan23. Beragam bunga terbit dari tangkainya

Harumnya bikin elus beta punya hati

Lelah ini jiwa sekadar untuk meraba

Cinta tak kunjunglah jua beta rasai

Harumnya bikin elus beta punya hati

Seakan takkan pernah tutup matanya

Cinta tak kunjunglah jua beta rasai

Hancur batin ditumbuk nestapa24. Siap kalau ada rasa orang mau berbagi

Bunga memang dikau itu pelipur lara

Mampus beta punya hati dikoyak sepi

Teguk sempitnya hari beta kawan derita

Karena memang di dunia itu tugasnya

Siap kalau ada rasa orang mau berbagi

Beta jadi bingung mau jalan kemana

Mampus beta punya hati dikoyak sepi25. Belok jalan ke Sambuhkumbuh

Kayu jati bertimbal jalan

Di mana hati tidak akan rusuh

Ibu mati bapak yang berjalan

Kayu jati bertimbal jalan

Kencang angin patahlah dahan

Ibu mati bapak yang berjalan

Kemana untung akan diserahkan26. Setiba ketemu Mumu sudah tak kukuh

Aku pergi jalan jalan ke Maluku

Tapi mengapa kamu selingkuh

Dengan teman baik ku

Aku pergi jalan jalan ke Maluku

Setiba di Maluku ketemu Sintia

Dengan teman baik ku

Kamu katakana akan setia27. Jalan–jalan di kota Serang

Di kota Serang membeli keripik

Keripik enak rasanya garing

Rasa garingnya mudah ditebak

Di kota Serang membeli keripik

Keripik saja tidaklah cukup

Rasa garingnya mudah ditebak

Rasa garingnya paling mantap28. Seakan takkan pernah tutup matanya

Terus tersenyum bunga tiada malu

Hancur batin ditumbuk nestapa

Kotor hati jadi langsung mengguru

Terus tersenyum bunga tiada malu

Karena memang di dunia itu tugasnya

Kotor hati jadi langsung mengguru

Beta jadi bingung mau jalan kemana29. Kalau tuan pergi ke Langat

Saya menanti di batu sembilan

Kalau tuan menjadi mayat

Saya menjadi air sembilan

Kalau tuan mencari buah

Saya pun mencari pandan

Kalau tuan menjadi nyawa

Saya pun menjadi badan30. Kalau tuan pergi ke Tanjung

Belikan saya pisau lipat

Kalau tuan menjadi burung

Saya menjadi benang pengikat

Kalau tuan pergi ke Kelang

Saya hantar sampai ke Linggi

Kalau tuan menjadi helang

Saya menjadi kayu tinggi

31. Memasang bunga di samping pagar

Bunga melati harum baunya

Jangan lupa untuk belajar

Agar sukses nantinya

Pergi toko beli buku

Buku dipilih dari sampulnya

Hormatilah orangtuamu

Karena mereka berjasa32. Sungguh enak buah sukun

Hasil panen dari kebun paman

Hidup bertetangga harus rukun

Agar tercipta ketentraman

Sungguh enak kacang polong

Rasanya gurih menggugah selera

Hidup bertetangga harus saling menolong

Agar lingkungan damai sentosa33. Naik kereta api di dalam gerbong

Bangkunya panas berbau sangit

Jadi orang janganlah sombong

Masih ada langit diatas langit

Naik kereta api di dalam gerbong

Dalam gerbong bangkunya sembilan

Jadi orang janganlah sombong

Kalau sombong nggak punya teman34. Layang-layang terbang melayang

Bermain layangan dari pagi

Sayang sayang seribu kali sayang

Kekasih hati segera pergi

Kupu-kupu kepakkan sayapnya

Terombang-ambing tertiup angin

Jika ini memang jalannya

Bahagia sana dengan yang lain35. Pagi bukan sembarang pagi

Waktu terindah berjalan kaki

Pergi bukan sembarang pergi

Pergi jauh mencari rezeki

Gigi bukan sembarang gigi

Bentuknya rapi bikin percaya diri

Pergi bukan sembarang pergi

Pergi mencari nafkah anak istri36. Mangga kweni di tepi rawa

Istana megah punya Sang Raja

Dari sini hati ku berdoa

Semoga kau slamat dalam kerja

Tuan raja pergi ke rawa

Burung tekukur Indah suara

Awali kerja dengan doa

akhiri dengan bersyukur padanya37. Ada lalat di atas meja

Lalat terbang di atas kepala

Luruskan niat dalam bekerja

supaya kerja mendapat pahala

Ada lalat di meja makan

Lalat terbang di atas kudapan

Dari rumah kami doakan

Agar engkau dalam perlindungan38. Padi digiling menjadi beras

Beras dimasak dengan gurita

Mari kita bekerja keras

Untuk menggapai cita-cita

Padi digiling menjadi beras

Tidak lupa dibungkus daun talas

Jauhi segenap sifat malas

Supaya cita-cita tergapai lekas39. Batu gunung berbongkah-bokah

Air mengalir ke tempat rendah

Bekerja itu mencari nafkah

Supaya hidup terasa indah

Kayu gelam bertumpuk-tumpuk

Ada tembakau di Pulau Bali

Jangan sampai kita terpuruk

Hidup foya-foya sampai lupa diri40. Perahu layar telah berlabuh

Batang kelapa jatuh dan rubuh

Telah datang waktu subuh

Mari bangun jangan mengeluh

Nelayan berlayar melempar jangkar

Batang kelapa bentuknya besar

Suara adzan telah terdengar

Tanda hari akan beredar

41. Kelelawar di dalam gua

Ada tupai makan tomat

Buka hari dengan berdoa

Kepada-Nya kita bermunajat

Kelelawar di dalam gua

Ada semut makan buah

Dengan kita berdoa

Niscaya hidup menjadi berkah42. Makan sate hangat-hangat

Turun hujan lebat-lebat

Pagi-pagi penuh semangat

Tantangan hidup semakin hebat

Turun hujan lebat-lebat

Hujan lebat membasahi toa

Meski tantangan hidup semakin berat

Kita harus kuat dan terus berdoa43. Putri cantik akan menikah

Menikahnya di hari raya

Di pagi hari penuh berkah

Mari bekerja dengan bahagia

Putri menikah di hari raya

Banyak yang datang ucapkan doa

Jika hidup sudah bahagia

Jangan lupa bersyukur dengan Sang Pencipta44. Sakit gigi sakit kaki

Melihat burung burung tekukur

Setiap hari banyak rezeki

Jangan lupa untuk bersyukur

Melihat burung burung tekukur

Burungnya terbang jauh kesana

Karena semakin bersyukur

Hidup terasa semakin berharga45. Tak usah menggurui

Dia itu kepala suku

Perlu kamu ketahui

Kamu adalah semangat hidupku

Kepala suku bawa jamu

Jamu diminum di ruang tamu

Kalau memang aku penyemangatmu

Jadikan aku kekasih hatimu46. Hujan rintik-rintik

Enaknya makan gorengan

Selain cantik

Kamu punya senyum menawan

Hujan rintik-rintik

Enaknya makan tahu

Kamu memang pandai merayu

Aku jadi tersipu malu47. Melestarikan seni budaya

Biar hidup berwarna

Aku suka kamu apa adanya

Di mataku kamu itu sempurna

Melestarikan seni budaya

Sampai anak cucu

Terima kasih pujiannya

Mas, I love you48. Seperti pohon yang roboh

Mereka tak berdaya semua

Kalau memang kita jodoh

Sejauh apa pun terpisah pasti bertemu jua

Pohon roboh nyaring bunyinya

Terkena angin sangat kencang

Kita tunggu saja waktunya

Kapanpun aku siap jika kamu pinang49. Pergi ke Chile pakai kebaya

Ketemu teman di bandara

Sungguh aku tak berdaya

Cintamu ternyata hanyalah sandiwara

Ketemu teman di bandara

Bandara silau banyak cahaya

Bukan maksud bersandiwara

Manusia kadang banyak khilafnya50. Banyak hutan terbakar

Musim kemarau tak bersahabat

Jangan niat nyari pacar

Carilah jodoh dunia akhirat

Musim kemarau tak bersahabat

Cuaca panas bikin berkeringat

Kalau cari jodoh dunia akhirat

Aku adalah orang yang tepat

51. Ada Via Vallen

Lagi nyanyi ‘sayang'

Gimana akuh nggak kangen

Kita ketemunya jarang-jarang

Ada Nella Kharisma

Nyanyi 'Jaran Goyang'

Gimana aku ndak terkesima

Senyummu bikin jiwa ragaku melayang52. Lomba makan kerupuk

Hadiahnya liburan ke Eropa

Setiap kali kau peluk

Segalanya jadi lupa

Lomba tarik tambang

Hadiahnya liburan ke Amerika

Cuman kamu seorang

Mantan yang masih aku suka53. Seperti kata peribahasa

Jinak-jinak merpati

Aku nggak minta pulsa

Aku mintanya cinta tulus dari hati

Seperti kata peribahasa

Buah manis berulat di dalamnya

Mencintaimu dengan tulus aku bisa

Mari jalani bersama-sama54. Tak memandang bulu

Tak memandang rupa

Sayang aku bobok dulu

Semoga dalam mimpi kita berjumpa

Tak memandang bulu

Tak memandang tampang

Jangan lupa berdoa dulu

Sleepwell sayang55. Malam berselimut embun

Siang bertudung awan

Jangan suka ngelamun

Bisa-bisa kamu kerasukan mantan

Malam berselimut embun

Siang bertudung awan hitam

Aku tak sedang melamun

Hanya ingat masa lalu yang kelam56. Merebus daun sirih

Bersama para panitia

Ya Allah yang maha pengasih

Berilah aku jodoh yang baik dan setia

Merebus dauh sirih

Bersama keluarga

Ya Allah yang pengasih

Jodohkan aku dengan dia57. Mobil minta tukaran

Buat menyambut bapak menteri

Namanya juga LDR-an

Kangen itu jadi makanan sehari-hari

Nobita jadi direktur

Direktur jasa menyelesaikan PR

Tapi aku tetap bersyukur

Meskipun kita cuma bisa LDR-an58. Yang pake rok mini

Malu disuruh beli sayur

Kalau lagi kangen begini

Aku jadi susah tidur

Ke pasar membeli sayur

Perginya naik kendaraan

Kalau kamu susah tidur

Ayo kita telponan59. Dari satu hingga tujuh

Tidak ada di ruang tamu

Jangan menuduhku selingkuh

Karena aku selalu setia padamu

Dari satu hingga tujuh

Adanya di kamar Riri

Aku tidak menuduh selingkuh

Aku melihatnya sendiri60. Walaupun turun hujan

Tetap berangkat jumatan

Aku ingin mendapat kebahagiaan

Seutuhnya move-on dari mantan

Walaupun turun hujan

Tetap berangkat ke rumah teman

Pas udah move-on dari mantan

Eh, malah ngajak balikan

Rekomendasi