Doa Buka Puasa Ramadan Beserta Artinya, Ketahui Keutamaan Menyegerakan Berbuka

Setidaknya terdapat beberapa versi mengenai doa buka puasa Ramadan yang dapat dilafalkan seseorang guna menu

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Doa Buka Puasa Ramadan Beserta Artinya, Ketahui Keutamaan Menyegerakan Berbuka
Ilustrasi makan bersama. pexels

Bulan suci penuh kemenangan kini telah kembali tiba. Ramadan menjadi bulan sarat pahala yang dinantikan seluruh umat Islam di penjuru dunia dengan penuh suka cita.

Memasuki bulan suci Ramadan, seluruh umat Islam diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa. Selama satu hari penuh sebelum fajar menyingsing hingga tenggelam, umat Islam diwajibkan menahan segala sesuatu yang membatalkan puasa.

BACA JUGA: Doa Sahur Dan Buka Puasa Bahasa Arab, Latin Dan Artinya

Di antaranya yakni makan, minum, serta berbagai hawa nafsu lainnya. Selain berpuasa, ada banyak amalan yang dapat dilakukan setiap umat Islam.

Salah satunya yakni dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berdoa. Saat berdoa, sebaiknya doa tersebut dilakukan dengan khushu' serta dilakukan dengan keyakinan dan keikhlasan dalam hati.

Memanjatkan doa buka puasa Ramadan menumbuhkan pahala yang berlipat ganda bagi siapa saja. Setidaknya terdapat beberapa versi mengenai doa buka puasa Ramadan yang dapat dilafalkan seseorang guna menutup ibadah puasanya selama satu hari penuh.

Lantas, seperti apa doa buka puasa Ramadan yang dapat dibaca tersebut? Melansir dari laman NU Online, Kamis (23/3) berikut merdeka.com ulas mengenai waktu hingga bunyi bacaan doa buka puasa Ramadan yang dapat dilafalkan.

Membaca doa buka puasa merupakan salah satu amalan yang dapat dicatat sebagai pahala yang berlipat bagi seseorang. Singkatnya, doa buka puasa tersebut berisikan rangkaian kalimat untuk mengharap ampunan, rahmat, berkah, serta karunia kepada Allah SWT setelah berpuasa selama satu hari penuh.

Di dalam doa tersebut, terdapat pula ucapan syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, serta permohonan agar kita senantiasa berada di jalan-Nya dan selalu dijauhkan dari segala bentuk keburukan dan godaan syaitan.

Untuk waktunya, doa buka puasa dapat dilakukan menurut aturannya. Melansir dari laman NU Online, Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha dalam Hasyiyah I'anatut-thalibin juz 2 halaman 279 menjelaskan bahwa waktu membaca doa buka puasa adalah setelah berbuka, bukan dibaca sebelum dan bukan pula saat berbuka.

Penempatan waktu membaca doa berbuka puasa dilakukan setelah selesai berbuka puasa adalah dengan merujuk makna yang terkandung dalam doa tersebut. Sehingga, alangkah baiknya jika doa buka puasa dilafalkan setelah menyantap hidangan berbuka.

Doa yang pertama yakni merupakan riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah. Berikut bunyinya.

Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu

Artinya:

"Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka."

Doa Buka Puasa Ramadan Kedua

Kedua, doa buka puasa berikut merupakan riwayat Sahabat Abdullah bin ‘Umar. Berikut bunyinya.

Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah

Artinya:

"Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah."

Kitab Fathul Mu'in pada Kitab Fathul Mu'in juz 2 halaman 279 menjelaskan mengenai salah satu doa buka puasa. Berikut bunyinya.

'Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika aftharthu'

Artinya:

"Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."

dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa sebagai berikut.

'Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah'.

Artinya:

"Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah."

Doa Buka Puasa Ramadan Keempat

Sulaiman Bujairimi dalam Hasyiyah Iqna Dalam kitab tersebut turut menjelaskan satu doa buka puasa yang dapat dilafalkan. Berikut doanya.

Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika 'alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi'al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu

Artinya:

"Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya."

Allahumma inni as'aluka bi rahmatika al-lati wasi'at kulla shai'in an taghfira li"

Artinya:

"Ya Allah, dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, aku memohon agar Engkau mengampuni dosa-dosaku."

Doa Buka Puasa Ramadan Keenam

Allahumma taqabbal minni innaka antas sami'ul 'alim"

Artinya:

"Ya Allah, terimalah amal ibadahku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Saat waktunya telah tiba, hendaknya seorang umat Islam dapat menyantap makanan berbuka serta melafalkan doa buka puasa dengan segera. Adapun keutamaan dari menyegerakan berbuka tersebut yaitu sebagai berikut.

1. Diliputi Kemuliaan

Orang yang turut menyegerakan berbuka puasa disebut Rasulullah termasuk orang-orang yang diliputi kemuliaan dan berkeadaan baik.

"Orang-orang masih tetap dalam keadaan baik selagi mereka menyegerakan berbuka." (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

2. Sunnah Nabi

Sementara itu, menyegerakan berbuka puasa juga merupakan salah satu sunnah Rasulullah yang patut untuk diteladani dengan baik.

"Dari Anas ra berkata bahwa Rasulullah saw berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum sholat. Bila tidak ada maka dengan kurma. Bila tidak ada maka dengan minum air." (HR. Abu Daud, Hakim, dan Tirmidzi)

3. Dekat dengan Allah SWT

Dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw. yang bersabda: Allah SWT berfirman perihal menyegerakan berbuka puasa. Adapun hal tersebut tercantum pada firman Allah yang berbunyi sebagai berikut.

"Sesungguhnya orang yang paling Aku cintai di antara hamba-hamba-Ku ialah orang yang paling segera berbuka."

Rekomendasi