Video pemakaman jenazah dengan berat 180 Kilogram viral di media sosial. Proses pemakamannya memakai katrol untuk bisa dimasukan ke liang lahat.
Beberapa warga setempat dengan kompak menggotong jenazah tersebut yang diletakkan di dalam peti kayu.
Melansir dari akun instagram @suarasemangat Kamis (3/11), berikut informasi selengkapnya.
Advertisement
Jenazah Beratnya 180 Kilogram
Proses pemakaman itu di Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Jenazah berada di dalam peti kayu. Diantar menggunakan mobil pikap.
Warga saling bahu membahu menggotong jenazah.
Advertisement
Proses Pemakaman Menggunakan Katrol
Jenazah yang dimasukkan di sebuah peti ditarik menggunakan katrol dengan perlahan supaya posisinya berada tepat di kayu yang dipasang di atas liang lahat.
Peti kayu tersebut diikat dengan rantai dan diangkat memakai katrol. Warga secara perlahan menurunkan jenazah hingga bisa masuk ke dalam liang lahat.
Ukuran liang lahat juga dibuat khusus supaya jenazah bisa masuk sesuai dengan ukuran peti yang digotong warga.
Saat jenazah sudah berada di atas liang lahat, warga pelan-pelan mengambil kayu yang ada di bawahnya. Warga bahu membahu untuk mengatur posisi peti jenazah supaya bisa masuk dengan pas.
Advertisement
Warga Kompak Bantu Proses Pemakaman
Warga dengan kompak saling membantu dari saat peti diturunkan dari mobil pikap hingga saat jenazah dikubur.
Warga saling bahu-membahu berbagi tugas dengan memegangi empat sudut peti jenazah saat diturunkan ke liang lahat.
Beberapa juga mengoperasikan katrol supaya bisa mengangkat peti ke dalam liang lahat.
Advertisement
Ramai Komentar Warganet
Proses pemakaman ini cukup menarik perhatian warganet. Tak sedikit yang mendoakan jenazah, ada juga yang menganggap pentingnya hidup bermasyarakat.
Berikut beberapa tanggapan dan komentar dari Warganet.
"innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un," tulis akun @my_***
"Semoga husnul khotimah... Aamiin," komentar akun @r1z4p***
"Al fatihah," tulis akun @izzatul***
"Itulah pentingnya hidup bermasyarakat baik sama teteangga minimal saling tegur sapa....krena klo mati ya mreka yg bantu kita...," komentar akun @aateza***
Video Selengkapnya.