Fungsi Keuangan dalam Organisasi yang Wajib Diketahui, Kenali Definisi & Manajemennya

Tak dapat dipungkiri, setiap organisasi hingga perusahaan bahkan pemerintahan tentu memiliki bidang keuangan. Secara singkat, keuangan tersebut berfungsi untuk membiayai serta menampung segala jenis kekayaan baik berwujud maupun yang tak berwujud.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Fungsi Keuangan dalam Organisasi yang Wajib Diketahui, Kenali Definisi & Manajemennya
Ilustrasi uang. ©Shutterstock.com/ Andrei Zarubaika

Tak dapat dipungkiri, setiap organisasi hingga perusahaan bahkan pemerintahan tentu memiliki bidang keuangan. Secara singkat, keuangan tersebut berfungsi untuk membiayai serta menampung segala jenis kekayaan baik berwujud maupun yang tak berwujud.

Selayaknya di dalam sebuah organisasi, keuangan pun juga membutuhkan pengaturan atau manajemen. Hal tersebut secara tak langsung bertujuan untuk memberikan data administrasi keuangan yang sistematis dan terstruktur.

Jika tidak dilakukan serangkaian manajemen, maka kondisi keuangan pun menjadi kabur dan tak dapat diamati dengan baik. Hal itu lantas rentan menimbulkan kondisi keuangan yang cenderung tidak sehat dalam sebuah organisasi.

Maka dari itu, keuangan senantiasa memerlukan pengaturan atau fungsi tertentu. Fungsi keuangan seringkali juga disebut dengan manajemen keuangan yang memerlukan serangkaian hal-hal tertentu untuk dilakukan.

Fungsi keuangan tersebut senantiasa diawali dengan perencanaan dan ditutup dengan evaluasi atau pengendalian. Lantas, apa saja fungsi keuangan yang diperlukan dalam sebuah organisasi tersebut? Berikut merdeka.com ulas mengenai penjelasan dari fungsi keuangan dalam sebuah organisasi, dilansir dari berbagai sumber (31/5).

Fungsi Keuangan

Salah satu hal yang perlu diketahui sebelum pembahasan mengenai manajemen keuangan adalah fungsi keuangan terlebih dahulu. Melansir dari spada.uns.ac.id, fungsi keuangan dalam sebuah organisasi di antaranya yakni sebagai berikut.

1. Kegiatan Operasional

Fungsi keuangan yang pertama yakni tentu untuk membiayai kebutuhan dan kegiatan operasional. Suatu organisasi atau perusahaan didirikan dengan tujuan yang sama.

Baik profit ataupun non-profit, sebuah organisasi tentu melakukan serangkaian kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. Maka dari itu, kegiatan operasional merupakan suatu hal yang tak dapat dipungkiri dari berdirinya suatu organisasi.

2. Menampung Laba

Bagi perusahaan profit, fungsi keuangan yang kedua yakni sebagai wadah untuk menampung laba atau keuntungan. Dengan adanya keuangan, maka kemajuan sebuah organisasi dapat diamati dengan baik.

Kondisi keuangan pun secara tak langsung juga dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan. Saat keputusan telah ditetapkan, biasanya hal tersebut dapat bersifat timbal balik dengan kondisi keuangan suatu organisasi.

3. Suplai Persediaan Barang

Selain itu, fungsi keuangan yang ketiga yakni untuk membiayai pembelian suplai persediaan barang. Bagi setiap organisasi, suplai barang menjadi penting untuk dilakukan.

Baik peralatan kantor hingga bahan baku suatu produk yang dikomersilkan nantinya. Sehingga, keuangan pun tak dapat dipisahkan dari pengeluaran untuk membeli barang-barang.

4. Pembayaran Gaji

Pos keuangan yang tak kalah pentingnya yakni gaji karyawan. Bagi sebuah organisasi profit, gaji karyawan harus dialokasikan setiap bulannya.

Maka dari itu, fungsi keuangan yang selanjutnya yakni memastikan dana yang cukup untuk membiayai gaji karyawan. Sehingga, organisasi akan terus terjaga keberlangsungannya.

5. Pembayaran Bunga Pinjaman

Bagi suatu organisasi, pinjaman modal atau dana merupakan suatu hal yang wajar. Hal ini pun membuat organisasi perlu mengalokasikan dana secara khusus untuk melakukan pembiayaan terhadap pinjaman beserta bunganya.

Oleh karena itu, fungsi keuangan yang kelima yakni memastikan sumber dana tercukupi untuk dilakukannya pembayaran pinjaman beserta bunganya.

6. Pembayaran Dividen atau Saham

Fungsi keuangan yang selanjutnya yakni sebagai pembiayaan dari dividen atau saham. Bagi suatu organisasi profit, peran investor bagi keberlangsungan usaha merupakan salah satu hal yang penting.

Pada waktu tertentu, para investor yang turut memberikan dana juga perlu diberi dividen. Maka, fungsi keuangan tak jauh dari seputaran hak dari para investor untuk dipenuhi.

7. Pembayaran Berbagai Kebutuhan

Selain itu, fungsi keuangan yang terakhir yakni sebagai alat pembayaran berbagai kebutuhan lainnya. Bagi suatu organisasi, tak jarang terdapat berbagai keperluan mendesak yang perlu untuk dipenuhi dengan segera.

Nah, fungsi keuangan di sini begitu penting untuk menunjang keberlangsungan suatu organisasi. Bagian keuangan dalam organisasi pun perlu untuk mengalokasikan pos tersebut.

Manajemen Keuangan

Sebelum membahas tentang fungsinya, maka ada baiknya bagi kita untuk senantiasa mengetahui pengertian dari manajemen keuangan. Adapun beberapa pengertian manajemen keuangan menurut para ahli yakni sebagai berikut.

Bambang Riyanto

Manajemen keuangan adalah serangkaian aktivitas yang dilakukan untuk memperoleh dana. Tak hanya itu, keuangan juga perlu untuk dialokasikan untuk pembelanjaan kebutuhan tertentu.

Agus Sartono

Menurut Agus Sartono (2008), manajemen keuangan adalah pengaturan dana yang berkaitan langsung dengan pengalokasian dana. Hal itu pun dapat berwujud dengan berbagai bentuk investasi yang dilakukan organisasi tersebut.

Fungsi Manajemen Keuangan

Melansir dari bbs.binus.ac.id, setidaknya terdapat lima fungsi manajemen keuangan yang perlu diketahui. Di antaranya yakni mulai dari perencanaan hingga pelaporan keuangan.

Berikut penjelasan selengkapnya yang memuat tentang fungsi manajemen keuangan.

Perencanaan

Fungsi manajemen keuangan yang pertama yakni sebagai perencanaan. Fungsi tersebut tak lain meliputi perencanaan arus kas hingga laba dan rugi organisasi yang diperoleh selama jangka waktu tertentu.

Anggaran

Fungsi manajemen keuangan yang kedua yakni anggaran atau budgeting. Fungsi anggaran berperan langsung untuk melakukan alokasi berbagai kebutuhan sesuai yang telah direncanakan.

Pengendalian

Fungsi manajemen keuangan yang selanjutnya adalah pengendalian. Fungsi tersebut berperan untuk melakukan pengawasan terhadap berjalannya pembiayaan yang diharapkan sesuai dengan perencanaan.

Pemeriksaan Keuangan

Fungsi manajemen keuangan yang keempat yakni pemeriksaan keuangan. Hal tersebut secara langsung dapat dilakukan dengan menerapkan audit internal menggunakan kaidah akuntansi yang benar.

Pelaporan Keuangan

Fungsi manajemen keuangan yang terakhir yakni pelaporan keuangan. Setelah dilakukan audit internal, maka hal selanjutnya yang perlu dikerjakan adalah laporan keuangan berisi analisis kondisi keuangan sebenarnya.

Rekomendasi