Cara Menyimpan Selimut Tebal agar Tidak Memenuhi Lemari, Coba 5 Teknik Lipat Ini

Selimut tebal sering bikin lemari sesak? Temukan berbagai metode melipat dan solusi penyimpanan efisien agar selimut rapi dan ruang lemari tetap lega.

Arini Nuranisa
Oleh Arini Nuranisa - Reporter
Cara Menyimpan Selimut Tebal agar Tidak Memenuhi Lemari, Coba 5 Teknik Lipat Ini
Cara menyimpan selimut tebal agar tidak memenuhi lemari. [AI Generated]

Selimut tebal memang menawarkan kenyamanan ekstra, terutama saat cuaca dingin. Namun, ukurannya yang besar seringkali menjadi tantangan tersendiri saat tiba waktunya untuk menyimpan, karena dapat membuat lemari terlihat berantakan dan memakan banyak ruang.

Untungnya, ada berbagai cara cerdas untuk menyimpan selimut tebal secara efektif. Mulai dari persiapan yang tepat sebelum penyimpanan, teknik melipat yang hemat ruang, hingga pilihan wadah penyimpanan yang efisien, semuanya bisa membantu menjaga kerapian lemari sekaligus kualitas selimut Anda.

Berikut cara menyimpan selimut tebal agar tidak memenuhi lemari, dirangkum Merdeka.com pada Senin (24/8/2026).

Pentingnya Persiapan Sebelum Menyimpan Selimut

[Fimela] Selimut
Ilustrasi selimut tebal dan berat | unsplash.com/@danielcgold

Sebelum selimut disimpan dalam waktu lama, ada beberapa langkah persiapan penting yang perlu dilakukan. Ini bertujuan untuk memastikan selimut tetap bersih, wangi, dan awet saat tidak digunakan.

Pastikan selimut dicuci hingga bersih guna menghilangkan kotoran, kuman, dan bakteri yang berpotensi menimbulkan bau apek atau jamur selama masa penyimpanan. Sangat krusial untuk memastikan selimut benar-benar kering sebelum disimpan. Kelembapan sekecil apa pun dapat merusak serat kain dan memicu pertumbuhan jamur yang tidak diinginkan.

Khusus untuk selimut berbahan bulu atau plush, disarankan untuk menggunakan lebih sedikit lipatan saat mengeringkan atau menyimpan agar tekstur kainnya tidak tertekan dan tetap mengembang sempurna.

Beragam Teknik Melipat untuk Hemat Ruang

Tips Menjaga Aroma Wangi Pakaian Setelah Dicuci
Gunakan Pewangi Tambahan Pasca-Pencucian di Lemari. Foto: AI Generated

Teknik melipat yang tepat bukan hanya soal kerapian, tetapi juga kunci utama untuk menghemat ruang penyimpanan. Berikut beberapa metode melipat yang bisa Anda terapkan agar selimut tebal Anda tidak memakan banyak tempat.

1. Metode Lipat Klasik

  • Bentangkan selimut pada permukaan datar seperti tempat tidur atau meja lebar, lalu ratakan permukaannya untuk menghilangkan kerutan.
  • Lipat selimut memanjang menjadi dua, kemudian ulangi lipatan memanjang sekali lagi hingga terbentuk persegi panjang yang lebih ramping dan mudah diatur.
  • Bagi selimut menjadi tiga atau empat bagian, sesuaikan dengan lebar rak penyimpanan yang tersedia.
  • Haluskan setiap lapisan untuk menghilangkan gelembung udara, sehingga lipatan terlihat padat dan simetris.
  • Untuk bentuk yang lebih ringkas, putar selimut 90 derajat setelah lipatan pertama, lalu lipat kembali hingga membentuk kotak.

2. Teknik Lipat Berdiri ala KonMari

  • Bentangkan dan haluskan selimut di permukaan datar.
  • Bawa sisi kiri dan kanan selimut ke bagian tengah sehingga membentuk persegi panjang sempit tanpa ada tepi yang menonjol.
  • Lipat kembali memanjang menjadi strip yang lebih kecil hingga tinggi lipatan sesuai dengan kedalaman laci.
  • Terakhir, lipat menjadi tiga bagian. Teknik ini memungkinkan setiap helai selimut berdiri tegak, memudahkan Anda melihatnya tanpa perlu membongkar tumpukan.

3. Teknik Selip untuk Selimut Tebal

  • Lipat kedua sisi panjang selimut tebal ke arah tengah.
  • Lanjutkan melipat hingga selimut membentuk persegi panjang.
  • Selipkan kedua ujungnya ke dalam bukaan lipatan terakhir agar lipatan terkunci dan tidak mudah terurai.
  • Gunakan lebih sedikit lipatan untuk menjaga tekstur kain agar tidak terlalu tertekan.

4. Metode Bantal untuk Ruang Terbatas

  • Bentangkan selimut di permukaan yang datar dan bersih.
  • Lipat selimut menjadi tiga bagian memanjang hingga membentuk persegi panjang yang tipis.
  • Mulai dari salah satu sisi pendek, gulung selimut hingga membentuk bungkusan.
  • Balik bagian ujung yang tersisa keluar, lalu masukkan gulungan tadi ke dalamnya sehingga membentuk bantal yang rapi. Metode ini sangat cocok untuk selimut yang pas dan tidak terlalu tebal.

5. Menggulung Selimut

  • Menggulung selimut seringkali lebih hemat ruang dan dapat mengurangi bekas lipatan permanen, terutama untuk selimut yang lebih tipis.
  • Setelah selimut dilipat menjadi persegi panjang, gulung rapat dari salah satu ujung pendek, mirip seperti bolu gulung.
  • Amankan gulungan dengan tali kain atau pita agar bentuknya tetap terjaga saat ditata.
  • Metode ini ideal untuk penyimpanan di keranjang, koper, maupun sebagai display terbuka, dan sangat direkomendasikan untuk laci.

Pilihan Wadah Penyimpanan yang Efektif

Celah Kamar Vertikal dengan Lemari Tinggi
Celah Kamar Vertikal dengan Lemari Tinggi. (AI Generated)

Selain teknik melipat, pemilihan wadah dan lokasi penyimpanan juga berperan besar dalam memaksimalkan ruang serta menjaga kualitas selimut. Berikut beberapa solusi penyimpanan yang bisa Anda pertimbangkan.

  • Kantong Vakum (Vacuum Storage Bag)

Kantong vakum merupakan solusi utama untuk menghemat ruang penyimpanan, karena mampu mengurangi volume selimut hingga 75-80% dengan cara mengeluarkan udara di dalamnya.Selain menghemat ruang, kantong vakum juga memberikan perlindungan dari kelembapan, debu, dan serangga.

Masukkan selimut yang sudah bersih dan kering ke dalam kantong vakum yang ukurannya sesuai, lalu gunakan penyedot debu atau pompa vakum elektrik untuk menghisap udara secara maksimal.Namun, hindari menekan selimut terlalu keras, apalagi memvakum selimut berbahan serat alami atau bulu, karena jenis kain ini membutuhkan sirkulasi udara.

Perlu diingat, kantong vakum dapat menghasilkan bentuk yang tidak beraturan saat udaranya dikeluarkan, sehingga mungkin sulit ditata rapi.

  • Lemari Built-in atau Rak

Manfaatkan ruang vertikal di lemari atau rak untuk menyimpan selimut. Lemari penyimpanan dengan pintu kaca sangat ideal karena memungkinkan selimut terlihat rapi dan mudah diakses. Tata selimut yang sudah dilipat rapi di dalam rak atau lemari agar mudah ditemukan dan terlihat menarik. Disarankan untuk menyimpan selimut di rak tengah atau atas lemari guna menghindari kelembapan yang cenderung lebih tinggi di bagian bawah.

  • Keranjang

Keranjang menjadi solusi penyimpanan favorit karena sifatnya yang praktis, fungsional, dan estetis. Sangat ideal untuk selimut yang digulung dan dapat diletakkan di sudut ruangan atau di samping sofa sebagai elemen dekorasi.

  • Rak Kayu atau Rak Tangga

Rak kayu atau rak tangga bisa dimanfaatkan untuk menyimpan selimut yang digulung rapat. Susun gulungan selimut dengan rapi agar mudah diambil dan rak terlihat terorganisir.

  • Tas Selimut Lipat

Tas selimut lipat membantu mengorganisir ruang lemari sekaligus melindungi selimut dari debu dan kotoran. Desain tertutupnya juga efektif menjaga kelembapan agar kain tidak mudah lembap atau berjamur. Pilih tas dengan bahan akrilik serbaguna yang mudah dibersihkan dan tahan lama. Pembagian ruang di dalam tas memungkinkan beberapa selimut disimpan secara bertumpuk tanpa membuatnya kusut.

  • Laci

Jika ruang lemari terbatas, laci dapat menjadi alternatif tempat penyimpanan yang efisien. Gunakan metode menggulung alih-alih melipat untuk menghemat ruang di dalam laci.

  • Menggantung di Pengait atau Tangga Dekorasi

Selimut juga bisa digantung di pengait atau tangga dekorasi, menawarkan ide penyimpanan yang fungsional sekaligus menambah nilai estetika ruangan.

Menjaga Kualitas Selimut saat Disimpan

Zodiak Paling Teliti Menata Lemari Pakaian
Zodiak Paling Teliti Menata Lemari Pakaian. (AI Generated)

Setelah selimut disimpan dengan rapi, langkah selanjutnya adalah memastikan kualitasnya tetap terjaga agar tidak bau apek atau rusak. Perhatikan aspek sirkulasi udara dan pencegahan kelembapan.

  • Sirkulasi Udara yang Cukup

Pastikan lemari atau tempat penyimpanan memiliki ventilasi yang memadai, karena ruang yang pengap dapat menyebabkan selimut berbau lembap. Hindari menekan selimut terlalu keras, terutama yang berbahan serat alami atau bulu, sebab kain jenis ini memerlukan sirkulasi udara untuk tetap awet.

  • Pencegahan Bau Apek dan Kelembapan

Gunakan wadah berbahan kain yang bisa bernapas, bukan plastik tertutup rapat, untuk menyimpan selimut. Tambahkan blok cedar atau kantong lavender, serta silica gel, untuk membantu menyerap kelembapan dan memberikan aroma segar pada selimut.

Angin-anginkan selimut setiap beberapa bulan sekali untuk menjaga kesegarannya dan mencegah bau tak sedap. Untuk aroma yang tetap bersih, tambahkan pewangi lemari seperti pouch lavender, kapur barus modern, atau lembaran pengharum laundry.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menyimpan Selimut Tebal di Lemari

Bagaimana cara menyimpan selimut tebal agar tidak memenuhi lemari?

Gunakan teknik melipat yang hemat ruang, seperti metode KonMari atau menggulung selimut. Anda juga bisa memanfaatkan kantong vakum untuk mengurangi volume selimut hingga lebih ringkas.

Apakah selimut harus dicuci sebelum disimpan?

Ya. Selimut sebaiknya dicuci dan dipastikan benar-benar kering sebelum disimpan agar terhindar dari bau apek, jamur, serta kerusakan serat kain akibat kelembapan.

Apa wadah terbaik untuk menyimpan selimut tebal?

Kantong vakum, tas selimut lipat, keranjang, rak, atau laci dapat menjadi pilihan. Sesuaikan wadah dengan jenis selimut dan ruang penyimpanan yang tersedia.

Bagaimana cara mencegah selimut berbau apek saat disimpan lama?

Pastikan tempat penyimpanan memiliki sirkulasi udara yang baik, tambahkan silica gel atau kantong lavender, dan angin-anginkan selimut secara berkala.

Rekomendasi