Baju rajut, sweater, dan cardigan merupakan salah satu pakaian andalan yang memberikan kehangatan sekaligus gaya yang elegan. Namun, bahan rajut memiliki karakteristik yang unik karena terbuat dari susunan loop atau lingkaran benang yang saling mengunci, sehingga membuatnya sangat fleksibel namun juga rentan mengalami perubahan bentuk.
Kesalahan kecil dalam cara penyimpanannya dapat membuat baju rajut kesayangan Anda menjadi melar, bergelombang, bahkan rusak secara permanen. Untuk menjaga agar koleksi rajutan Anda tetap awet, rapi, dan tahan lama, diperlukan pemahaman mengenai teknik penyimpanan yang tepat.
Berikut cara menyimpan baju rajut agar tidak melar berdasarkan standar perawatan tekstil profesional, dirangkum Merdeka.com pada Senin (24/8/2026).
Advertisement
1. Hindari Menggantung Baju Rajut pada Gantungan Konvensional
Salah satu kesalahan paling fatal yang sering dilakukan banyak orang adalah menggantung baju rajut menggunakan hanger biasa di dalam lemari. Kain rajut memiliki bobot yang cukup berat, terutama saat menahan gaya gravitasi dalam jangka waktu yang lama.
Ketika digantung di bahu hanger, seluruh bobot baju rajut akan menarik bagian bahu dan leher ke bawah, sehingga meninggalkan bekas tonjolan (hanger marks) serta membuat struktur rajutan menjadi melar permanen. Oleh karena itu, prinsip utama dalam merawat rajutan adalah melipatnya, bukan menggantungnya.
Advertisement
2. Terapkan Teknik Melipat KonMari atau File Folding
Jika Anda ingin memaksimalkan ruang penyimpanan di dalam laci sekaligus menjaga kerapian, teknik melipat secara vertikal atau file folding adalah pilihan yang sangat ideal. Metode ini membuat pakaian disusun berdiri sejajar seperti arsip di dalam kabinet.
Langkah-langkahnya dimulai dengan meletakkan baju rajut secara datar menghadap ke atas, melipat bagian lengan ke arah tengah, lalu melipat badan baju menjadi beberapa bagian hingga berbentuk persegi padat yang dapat berdiri sendiri di atas permukaannya. Dengan cara ini, Anda bisa melihat seluruh koleksi baju rajut secara instan tanpa harus merusak tumpukan di bawahnya.
Advertisement
3. Gunakan Metode Gulung (Ranger Roll) untuk Hemat Ruang
Bagi Anda yang memiliki ruang penyimpanan terbatas atau ingin merapikan baju rajut dengan cepat, teknik menggulung (rolling) merupakan solusi cerdas yang sangat direkomendasikan. Teknik ini tidak hanya menghemat tempat di dalam laci, tetapi juga membantu meminimalisir risiko timbulnya lipatan tajam atau kusut pada bahan rajut.
Mulailah dengan meratakan baju rajut, melipat bagian lengan ke sisi dalam, lalu menggulungnya perlahan mulai dari area yang paling tebal agar gulungan tidak mudah terurai. Pastikan gulungan dilakukan dengan lembut dan tidak ditarik terlalu kencang agar serat elastis benang rajut tidak tertekan secara berlebihan.
Advertisement
4. Perhatikan Batas Maksimal Tumpukan di Rak Lemari
Jika Anda memilih untuk menyimpan baju rajut dengan cara menumpuknya secara horizontal di atas rak lemari, pastikan untuk membatasi jumlah tumpukan tersebut. Tumpukan yang terlalu tinggi (lebih dari 4 hingga 6 helai baju) akan memberikan tekanan berat pada pakaian yang berada di posisi paling bawah.
Tekanan berlebih ini dapat membuat serat rajutan terkompresi, menghilangkan tekstur mengembang (fluffiness) aslinya, serta memicu timbulnya kusut yang sulit dihilangkan. Selalu letakkan baju rajut yang berukuran lebih berat di bagian dasar tumpukan.
Advertisement
5. Pilih Material Wadah Penyimpanan yang Memiliki Sirkulasi Udara (Breathable)
Penyimpanan jangka panjang memerlukan perhatian ekstra terhadap kelembapan lingkungan sekitar agar bahan rajut tidak mudah berjamur. Hindari penggunaan wadah plastik kedap udara yang justru dapat menjebak uap air dan memicu pertumbuhan jamur atau bau apek pada benang rajut.
Sebagai alternatif yang lebih aman, gunakan wadah penyimpanan berbahan kain kanvas, organizer linen, atau tas katun khusus pakaian (breathable cotton bags). Bahan-bahan ini memungkinkan sirkulasi udara tetap berjalan dengan baik sekaligus melindungi rajutan dari paparan debu langsung.
Advertisement
6. Tambahkan Pengusir Hama Alami untuk Melindungi Serat Wol
Baju rajut yang terbuat dari bahan alami seperti wol, kasmir, atau alpaka sangat disukai oleh ngengat (moths) dan serangga pemakan serat lainnya. Kerusakan akibat gigitan hama ini tentu akan merusak estetika dan keutuhan baju rajut kesayangan Anda.
Untuk mencegahnya, tambahkan pelindung alami di sekitar area penyimpanan baju rajut, seperti balok kayu cedar (cedar blocks) atau kantong wangi lavender. Selain memberikan aroma segar yang menyenangkan, bahan-bahan alami ini terbukti efektif mengusir hama tanpa merusak kualitas serat tekstil yang sensitif.
Advertisement
7. Alternatif Menggantung Khusus untuk Baju Rajut Ringan
Meskipun menggantung rajutan sangat tidak dianjurkan, terkadang kondisi lemari memaksa Anda untuk mencari solusi alternatif apabila ruang laci sudah penuh. Jika Anda terpaksa harus menggantung baju rajut yang berbobot sangat ringan, gunakan teknik lipat khusus pada hanger.
Alih-alih menyangkutkan bagian bahu pada kait hanger, lipat baju rajut menjadi dua bagian secara vertikal, lalu drapes atau gantungkan bagian tengah badannya pada batang horizontal bawah hanger. Cara ini mampu mendistribusikan beban secara merata sehingga mencegah terjadinya peregangan pada area kerah dan bahu.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menyimpan Baju Rajut agar Tidak Melar
Q: Apakah semua jenis baju rajut tidak boleh digantung di dalam lemari?
A: Sebagian besar baju rajut, terutama yang berbobot berat atau terbuat dari wol dan kasmir, sebaiknya tidak digantung karena gaya gravitasi akan menarik serat dan membuat bahunya melar. Namun, untuk rajutan yang sangat ringan, Anda bisa menyiasatinya dengan melipatnya di atas batang horizontal hanger.
Q: Mana yang lebih baik antara melipat secara datar, menggulung, atau file folding?
A: Ketiga metode tersebut sama-sama aman untuk mencegah baju rajut melar. File folding dan teknik menggulung sangat efektif untuk menghemat ruang laci serta memudahkan pengambilan pakaian, sementara tumpukan datar lebih cocok untuk rak lemari terbuka.
Q: Bagaimana cara menyimpan baju rajut untuk jangka panjang (musiman)?
A: Pastikan baju rajut sudah dicuci dan dikeringkan secara sempurna agar tidak ada sisa noda atau keringat. Simpan di dalam tas kain katun atau wadah yang memiliki sirkulasi udara, serta lengkapi dengan penangkal hama alami seperti kayu cedar.