Jusuf Hamka dikenal luas sebagai pribadi yang rendah hati dan dermawan. Hal itu seolah berbanding lurus dengan harta kekayaannya yang kian melimpah sebagai bos jalan tol.
Warung nasi kuning yang ditujukan bagi kaum duafa secara cuma-cuma adalah salah satu programnya. Ayah Fitria Yusuf itu pun membagikan sebuah video pendek saat dirinya hendak meninjau lokasi warung baru.
Dengan gaya santai, ia membawa supercar mewah nan elegan. Seperti apa? Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Mengenakan celana pendek berwarna krem dan kaos santai, Jusuf Hamka hendak melaju melanjutkan program warung nasi kuning yang ia rintis sejak beberapa tahun lalu. Kala itu, Jusuf berencana untuk membuka satu cabang warung nasi gratis kembali di daerah Jalan Teuku Umar.
"Pak haji, mau ada acara apa ini?" tanya salah seorang dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @jusufhamka.
"Mau lihat-lihat warung nasi kuning yang rencananya kita mau buka di Teuku Umar," jawabnya.
Advertisement
Tak henti-hentinya Jusuf bakal terus menyebarkan kebaikan. Ia berharap agar situasi pandemi Covid-19 kian surut sehingga niatnya untuk membangun beberapa cabang warung nasi kuning di sejumlah daerah lainnya pun dapat terlaksana.
"Mudah-mudahan selanjutnya pandemi selesai, kita akan buka lagi di daerah-daerah yang membutuhkan. Mohon doanya," sambungnya.
Advertisement
Ada pemandangan yang luar biasa saat Jusuf tengah menyampaikan kegiatannya. Di belakangnya nampak kendaraan supercar mewah berwarna abu-abu.
Tak hanya itu, sejumlah mobil bergaya elegan lainnya pun nampak terparkir di halaman rumah. Meski berstatus bos, namun Jusuf tetap berkendara seorang diri tanpa bantuan sopir pribadi.
"12/6/21 pagi. Saya memeriksa lokasi Warung Nasi Kuning yang akan dibuka setelah selesainya Covid. Insyallah kalau sudah ga PSBB, kami akan buka di dekat Masjid Cut Mutiah disekitar jalan Teuku Umar, semoga Pandemi cepat berlalu dan kita bisa hidup normal kembali. Amin yra," tulisnya.
Advertisement
Warung yang diberikan nama nasi kuning podjok halal resmi dibuka di Kim Tek Ie atau Vihara Dharma, Jalan Kemenangan III Petak Sembilan, Glodok, Tamansari, Kota Jakarta Barat.
Ini merupakan cabang kesembilan sejak didirikan pada 6 Februari 2018. Kali ini, dia dibantu oleh para pengurus vihara sebagai penyokong dana.
Tak jauh berbeda dengan cabang lainnya. Di sini pun Jusuf menyeleksi para pembeli. Yang berhak kaum dhuafa dan orang-orang berpenghasilan rendah.
"Ini konsep sama saja. Intinya kami ingin melihat mereka (kaum dhuafa) bersukacita. Kami tidak peduli etnis mana, mau pribumi atau tionghoa. Pun juga agamanya mau muslim atau non muslim tetap kami layani," ucap dia kepada Liputan6.com, Senin (14/1/2019).
Ke depan, Jusuf akan mengaungkan gerakan nasi kuning lebih masiv lagi. Bahkan ia bercita-cita menularkan konsep nasi kuning ke seluruh Indonesia. Programnya pun sedang disusun bekerjasama dengan Menteri Sosial.
Advertisement
Berikut videonya.
View this post on Instagram