Aksen bahasa Jawanya begitu kental atau 'medok'. Bahasa Inggrisnya terbata-bata. Tapi siapa sangka, ia bisa lolos dan tergabung menjadi Tentara Angkatan Laut Amerika atau United States Navy (USN).
Dialah Jovan Zachary yang saat ini masih sibuk mengabdi sebagai tentara di Amerika Serikat, sekaligus membagi waktu untuk kuliah. Usai merantau ke Los Angeles untuk pertama kalinya, ia tak menyangka ditawari untuk daftar tentara di sana.
Berikut potret manisnya Jovan Zachary saat tanpa seragam lorengnya.
Advertisement
Gaya Kasual di Tengah Kota Amerika
Sebagai anak muda kekinian, tentu saja Jovan selalu tampil kece. Apalagi saat ini dirinya telah tinggal di negeri adidaya tersebut.
Gaya kasualnya pun sederhana, namun tetap menarik. Ia memadukan jaket jeans dan celana hitam, berpose di tengah kota besar.
"Banyak yang tanya, gimana sih kehidupan tentara, kesehariannya ngapain aja. Ketika saya umur hampir setahun, akhirnya saya dibawa pulang ke Surabaya. Makane ngomong e medok gini (makanya ngomong nggak lancar ini). Aku yo bingung, ameh ngomong Indo medok, ngomong Inggris yo gak lancar makanya ngomong nggak lancar gini (saya juga bingung, mau ngomong Indonesia nggak lancar, Inggris juga nggak lancar)," katanya seperti dikutip cari kanal YouTube Jovan Zachary.
Advertisement
Latihan di Pelabuhan
Melansir dari laman Instagram akun pribadinya @jovanzachary, ia pernah mengunggah momen saat latihan UNITAS 2020. Melalui beberapa video saat rekannya menerbangkan helikopter dari atas kapal feri udara Carvair.
UNITAS merupakan senam laut dan pelatihan di pelabuhan yang melibatkan beberapa negara di Amerika Utara, Selatan dan Tengah. Latihan ini sudah ada sejak 1959.
Sementara Jovan tampak mengenakan kacamata pelindung, helm dan penutup telinga, serta masker. Potretnya saat memakai seragam latihan berwarna biru. Selain itu, dalam video berbeda Jovan terlihat sedang berlatih menembak di dek kapal.
Advertisement
Merantau Sendirian di Amerika
Di usianya yang masih muda, Jovan memberanikan diri untuk bertandang ke Amerika. Awalnya ingin bisa kuliah nyambi kerja. Namun ternyata peruntungannya lebih besar. Jovan bisa kuliah gratis berkat jadi tentara USN.
"Semua keluargaku di Surabaya, jadi saya sendirian merantau. Sampai di LA, wes aneh, takut. Soale dari Surabaya ke Amerika beda jauh. Kayak excited, opo sing tak lakone (apa yang harus aku lakukan) selanjutnya. Pengen hidup biasa, sekolah, ambek kerja. Karna Inggris ku nggak lancar, aku kerjo ndisik ning (kerja dulu di) restoran," papar Jovan.
Advertisement
Tak Boleh Gondrong dan Harus Bersih
Tuntutan yang harus dijaga oleh Jovan sebagai Tentara Angkatan Laut Amerika ialah penampilan. Ia diwajibkan untuk mencukur janggut dan merapikan rambut. Karena tentara dilarang gondrong.
"Selain bersih-bersih kamar, setiap hari itu harus sikat gigi. Eh, sikat gigi lak ngene (kan begini). Nganu opo, harus cukur tiap hari. Nek wes cukur, sekarang pakai gel. Soal e di sini dingin guys, jadi nek gak gitu muka aku pecah-pecah. Ini memang harus dan perlu. Rambut ku yo pakai gel, soal e rambut ku panjang. Nek kene nggak intok panjang, ben rapi (kalau di sini nggak boleh panjang, supaya rapi)," ungkap Jovan.