Aksi Haru Wanita Bercadar Minta Dipeluk karena Bukan Teroris, Sikap Bule Tuai Pujian

Sejumlah wanita bercadar di kota Kendari sempat melakukan aksi 'peluk aku' di sebuah mall. Dalam aksinya, mereka juga membawa sejumlah poster yang menyatakan Islam bukanlah teroris.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Aksi Haru Wanita Bercadar Minta Dipeluk karena Bukan Teroris, Sikap Bule Tuai Pujian
Social Experiment Wanita Bercadar. Youtube/HIBARNITA ©2021 Merdeka.com

Dua terduga pelaku bom bunuh diri di gereja katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada (28/3), tertangkap kamera pengawas CCTV sebelum melancarkan aksinya. Dalam foto yang beredar, kedua terduga pelaku nampak berboncengan sepeda motor dengan menggunakan atribut Islam seperti sorban dan cadar.

Hal itu tentu menimbulkan perasaan sedih dan kekhawatiran bagi umat Islam. Sebab, hal tersebut bisa menimbulkan munculnya stigma negatif terhadap Islam dan perempuan bercadar.

Sejumlah wanita bercadar di kota Kendari sempat melakukan aksi 'peluk aku' di sebuah mall. Dalam aksinya, mereka juga membawa sejumlah poster yang menyatakan Islam bukanlah teroris.

Aksi itu dilakukan sebagai social experiment untuk mengetahui seberapa besar kepedulian dan rasa percaya masyarakat terhadap wanita bercadar. Berikut ulasan selengkapnya:

Wanita Bercadar Dapat Stigma Negatif

Aksi serangan teror bom bunuh diri yang terjadi di gereja katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan (28/3) pagi, cukup membuat geger masyarakat. Setelah viral di media sosial, masyarakat pun ramai menyoroti dua terduga pelaku.

Rentetan aksi bom bunuh diri yang pernah terjadi di Indonesia tentu membuat resah masyarakat. Tak hanya menimbulkan korban jiwa ataupun luka, aksi terorisme bisa menyebabkan modal sosial menjadi runtuh di tengah masyarakat sehingga menimbulkan rasa saling curiga yang bisa menyebabkan konflik.

Banyaknya pelaku bom bunuh diri yang mengatasnamakan agama membuat orang dengan atribut Islam seperti cadar kerap mendapat stigma negatif.

Lakukan Social Experiment

Hal tersebut tentu menimbulkan rasa sedih tersendiri bagi sebagian besar umat Islam. Melansir dari video yang diunggah di kanal Youtube HIBARNITA, sejumlah wanita bercadar nampak melakukan social experiment 'peluk saya' untuk mengetahui seberapa besar rasa percaya orang-orang terhadap wanita dengan atribut Islam seperti cadar.Dalam video yang dibagikan, nampak tiga wanita bercadar melakukan social experiment tersebut di LIPPO PLAZA KENDARI dengan memegang beberapa tulisan."Saya Syar'i saya bukan teroris jika kalian wanita peluk saya," tulis keterangan pada papan.

Aksi Mengharukan

Dalam video yang dibagikan, ketiga wanita itu terlihat berdiri di sebuah pusat berbelanjaan dengan memegang papan tulisan. Tak lama, banyak wanita pun berdatangan dan langsung memeluk ketiga wanita bercadar tersebut. Bahkan, beberapa diantaranya sampai tak kuasa menitihkan air mata.

Sikap Seorang WNA Jadi Sorotan

Dalam video tersebut juga terlihat seorang Warga Negara Asing (WNA) yang datang menghampiri ketiga wanita tersebut dan langsung memeluk mereka. "Saya pikir tidak bisa ambil keputusan karena baju yang kamu pakai, karena kepercayaan di dalam itu tidak sama dengan baju," kata wanita WNA"Terima kasih yaa sudah percaya," jawab salah satu wanita bercadar

Respons Warganet

Aksi social experiment itupun lantas menuai beragam pujian dari warganet. Banyak yang mengaku terharu melihat respon masyarakat terhadap ketiga waita bercadar tersebut. "Sedih banget, salut banget juga sama bulenya," tulis @adelzl"Netes lagi air mata ini.. saya bukan seorang Islam yang taat namun, tetep tak terima islam di cap sebagai teroris," tulis @AgungRaditya"Merinding dan nangis, salut juga itu bule bisa paham dan berpandangan sepositif itu salut," kata @devshafira"Kelembutan dan kasih sayang yg mendalampun terpancar dari mereka. Adem banget lihatnya. Mereka ibarat penyejuk di tengah teriknya keadaan. Tetaplah istiqomah dg hijab syar'i dan cadarmu, dg jenggotmu dan celana cingkrangmu. Bersabarlah dalam menjalankan ketaatan pada RabbMu wahai saudara2 ku," kata @Devin Yusfa Irma

Rekomendasi