Nama Habib Rizieq Syihab masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Petinggi Front Pembela Islam (FPI), ini dijadwalkan diperiksa di Polda Metro Jaya pada Senin (7/12). Penyidik merasa perlu memeriksa Rizieq sebagai saksi terkait dengan kerumunan saat acara pernikahan putrinya di Petamburan. Sebab, acara tersebut diduga melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.
Rupanya sosok Rizieq cukup menyita perhatian tokoh Tionghoa Budha, Lieus Sungkharisma. Lieus memberikan ceritanya mengenai sosok Habib Rizieq Syihab.
Penasaran bagaimana sosok Habib Rizieq Syihab di mata tokoh Tionghoa Budha ini? Melansir dari akun YouTube Refly Harun, Senin (7/12/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Akui Peran Penting Umat Islam dalam Kemerdekaan RI
Salah seorang tokoh Tionghoa-Budha mencuri perhatian masyarakat. Beliau adalah Lieus Sungkharisma yang memasang spanduk Habib Rizieq, melambaikan tangan ke Habib Rizieq dan pernah bertemu dengan Habib Rizieq. Sikap politik Lieus ini seperti pro terhadap kelompok Islam dalam berpolitik.
"Jadi ya aneh ya menurut saya, negara ini kan dulu dimerdekakan kan oleh mayoritas tokoh-tokoh Islam. Jadi menurut saya, ada juga tokoh-tokoh lain lah, orang Tionghoa juga ada yang ikut di BPUPKI. Jadi saya melihat jangan lupakan sejarah, Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghormati jasa pahlawannya gitu. Orang bilang Islam enggak di deskriminasi, memang enggak di deskriminasi tetapi berapa orang-orang yang peduli terhadap nasib negeri ini tokoh-tokoh Islam nya kok saya rasa miris juga gitu. Yang paling kelihatan itu Habib Rizieq Syihab," kata Lieus Sungkharisma, Tokoh Tionghoa-Budha.
Advertisement
Toko Orang Tionghoa Tidak Diperas
Dia pun menceritakan pengalamannya berbisnis. Menurutnya, selama ini bisnisnya dan teman-teman Tionghoanya tak pernah diganggu dan diperas oleh Rizieq dan FPI. Karenanya dia bingung atas stigma kurang baik yang kerap diberikan kepada Rizieq.
Menurutnya, Habib Rizieq dan FPI hanya akan menggerebek pengusaha, biliar yang menjual minuman keras serta prostitusinya.
"Saya lihat salahnya apa sih? Waduh kaya nya jelek banget ini orang. Kita lihat sampai hari ini, cuma saya tanya sama teman-teman waktu kumpul 'Siapa sih yang dirugikan sama Habib Rizieq sama FPI?'. Kalau kita yang dagang benar nih, ada yang diperas? Enggak ada. Jadi, yang kena itu pengusaha-pengusaha, biliar yang ada minuman kerasnya, yang ada prostitusinya, itu di gerebek. Kenapa digerebek? Karena sudah dilaporkan ke aparat, masih tetap tidak ada tindakan. Nah dari sana, memang tidak ada sih ya orang Tionghoa saya tanya 'Heh, lu punya toko juga diperas enggak?' Enggak," sambungnya.
Advertisement
Pertemuan Awal Bersama Jemaah Budha Disambut Baik
Untuk itu, Lieus berpikir kenapa kita juga haru ikut membenci Habib Rizieq. Lebih lanjut, beliau menceritakan pertemuan pertamanya dengan Habib. Bersama dengan teman Budha serta beberapa biksu, Lieus justru dibuat kaget dengan sambutan baik dari Habib Rizieq.
Saat itu Rizieq tengah berdiskusi soal etnis Rohingnya di Myanmar yang dibunuh secara kejam. Lieus lantas menjelaskan kepada Rizieq tak mungkin orang Budha sampai hati menyiksa dan membunuh manusia secara kejam. Dia lantas kaget Rizieq menerima penjelasan itu.
"Nah di luar dugaan saya, Habib kok bisa mengerti. Oke lah kalau gitu, kalau kita mau perangi yang di sana. Nah kita lega semua, itulah awal pertemuan saya dengan Habib Rizieq di markas Petamburan. Dan di dalam hati saya, kok baik ya bisa diajak bicara, bisa diajak diskusi. Lama kita, menjelang mau pulang (Habib Rizieq )'Jangan pulang dulu sebentar lagi buka puasa, kita makan bersama-sama'. Waduh ini luar biasa, lama kita makan sama-sama, semua teman saya pada foto-foto," terangnya.
Advertisement
Video Pernyataan Tokoh Tionghoa-Budha
Inilah video pernyataan dari tokoh Tionghoa-Budha, Lieus Sungkharisma.