Kenali Penyebab Radang Tenggorokan dari Berbagai Penyakit, Jangan Disepelekan

Penyebab radang tenggorokan ternyata bisa berasal dari beberapa penyakit lainnya.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Kenali Penyebab Radang Tenggorokan dari Berbagai Penyakit, Jangan Disepelekan
radang tenggorokan. ©2020 Merdeka.com

Penyebab radang tenggorokan ternyata bisa berasal dari beberapa penyakit lainnya. Radang tenggorokan atau bisa disebut juga faringitis merupakan suatu kondisi peradangan yang terjadi di bagian tenggorokan. Biasanya radang tenggorokan disebabkan oleh virus dan bakteri.

Radang tenggorokan memiliki gejala yang mampu membuat penderitanya kurang nyaman. Rasa gatal, rasa nyeri, sensasi terbakar di tenggorokan dan kesulitan menelan merupakan beberapa gejala yang ditimbulkan. Radang tenggorokan bisa disebabkan oleh beberapa penyakit yang berpotensi untuk menjadi pemicu.

Lantas apa saja penyebab radang tenggorokan dari berbagai penyakit? Melansir dari honestdocs, Kamis (19/11/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.

Penyebab radang tenggorokan dari berbagai penyakit yang pertama adalah laringitis. Laringitis merupakan peradangan yang timbul di laring atau kotak suara di tenggorokan. Pada umumnya, penyakit ini disebabkan oleh bakteri. Tahukah kalian, radang tenggorokan menjadi salah satu tanda khas dari penyakit laringitis.

Kondisi tersebut terkadang akan muncul secara tiba-tiba dan memburuk dalam 2 hingga 3 hari. Setelahnya laringitis akan mulai membaik. Gejala laringitis lainnya yakni tenggorokan kering, batuk kering serta suara serak atau hilang. Gejala tersebut biasanya juga akan disertai laringitis.

Demam Kelenjar (mono)


Penyebab radang tenggorokan dari berbagai penyakit yang kedua yakni demam kelenjar atau mononukleosis (mono). Demam kelenjar merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus Epstein-barr (EBV). Radang tenggorokan dan demam rupanya menjadi salah satu gejala utama dari penyakit ini.

Selain itu, demam kelenjar juga ditandai dengan adanya pembengkakan kelenjar limfa, pembengkakan hati, nyeri otot hingga mudah lelah. Penularan demam kelenjar paling sering ditemukan melalui air liur. Penyakit ini juga kerap dijuluki sebagai 'penyakit ciuman'. Sebab, kelompok yang paling berisiko terkena penyakit ini adalah remaja dewasa yang sering berciuman. Karena hal tersebut akan menimbulkan perpindahan air liur dari satu ke yang lainnya.

Penyebab radang tenggorokan dari berbagai penyakit yang ketiga yaitu sakit tenggorokan akibat dari adanya bakteri Streptokokus. Infeksi akibat bakteri terutama Streptokokus memang mampu menimbulkan peradangan. Pada umumnya, penyakit ini menyerang anak-anak di usia 5-15 tahun. Jenis sakit tenggorokan ini tergolong cepat sekali menular. Sebab, penularan melalui cairan yang keluar saat batuk ataupun bersin.Adapun radang tenggorokan menjadi salah satu gejala paling umum dari penyakit ini. Tak hanya itu saja, demam tinggi secara tiba-tiba, menurunnya nafsu makan, kesulitan menelan hingga terjadi pembengkakan kelenjar limfa di leher menjadi tanda lainnya.


Epiglotitis


Epiglotitis juga bisa menjadi salah satu penyebab radang tenggorokan akibat dari penyakit lainnya. Epiglotitis sendiri merupakan peradangan yang muncul di epiglotis. Bagi yang belum tahu, epiglotis memiliki peranan penting dalam mencegah makanan masuk ke saluran pernapasan.Maka dari itu, peradangan pada epiglotis umumnya digolongkan sebagai kondisi darurat medis. Hal ini lantaran mampu membuat penderita mengalami kesulitan bernapas. Bahkan, buruknya bisa menyebabkan kematian pada si penderita.Pada anak-anak, epiglotitis bisa memburuk dengan begitu cepat. Radang tenggorokan parah juga menjadi tanda utama penyakit epiglotitis. Gejala lainnya yang muncul adalah demam, kesulitan menelan hingga timbul rasa sakit. Untuk itu, jangan pernah sepelekan radang tenggorokan khususnya yang terjadi pada anak-anak.

Radang amandel atau tonsilitis juga menjadi salah satu penyebab radang tenggorokan lainnya. Amandel atau tonsil adalah kelenjar pada dinding tenggorokan. Pada awalnya amandel merupakan organ yang memiliki peranan untuk mencegah terjadinya infeksi. Akan tetapi, seiring berkembangnya sistem kekebalan tubuh serta usia, kelenjar tersebut akan menyusut. Fungsi amandel juga akan tergantikan. Biasanya, saat mengalami infeksi akibat bakteri, kelenjar ini akan meradang dan kemudian menyebabkan tonsilitis.Seperti sebelumnya, radang tenggorokan menjadi salah satu gejala utamanya. Tak hanya itu, pembengkakan tenggorokan, rasa sakit, kesulitan menelan, suara serak dan leher menjadi kaku juga bisa saja terjadi. Meski umumnya tidak berbahaya, namun ada baiknya tetap konsultasikan ke dokter. Khususnya bila gejala yang dialami tak kunjung membaik setelah satu minggu.


Sindrom kelelahan kronis


Penyebab radang tenggorokan dari berbagai penyakit yang terakhir adalah sindrom kelelahan kronis. Sindrom ini merupakan suatu kondisi di mana tubuh menjadi lebih sering mengalami kelelahan yang parah. Para penderita nantinya akan merasakan masalah pada jam tidurnya. Selain itu, penderita juga akan sering merasakan rasa nyeri di seluruh tubuhnya usai melakukan pekerjaan berat.Sindrom ini diketahui juga bisa menjadi penyebab radang tenggorokan. Maka dari itu, jangan pernah sepelekan radang tenggorokan yang menyerang diri kalian. Jika gejala yang dirasakan tak kunjung sembuh setelah satu minggu, segera konsultasikan ke dokter.

Rekomendasi