7 Penyebab Radang Tenggorokan Setelah Lebaran, Begini Cara Mengatasinya

Setelah Lebaran, tidak sedikit orang yang mengeluhkan tenggorokan terasa sakit. Hal ini bisa terjadi karena beragam faktor.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
7 Penyebab Radang Tenggorokan Setelah Lebaran, Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi radang tenggorokan. © iStock

Penyebab radang tenggorokan setelah Lebaran penting diketahui setiap orang. Setelah Lebaran, tidak sedikit orang yang mengeluhkan tenggorokan terasa sakit. Hal ini bisa terjadi karena beragam faktor, mulai dari udara panas hingga mengonsumsi makanan atau minuman yang meningkatkan risiko radang tenggorokan.

Radang tenggorokan biasanya menyebabkan penderita merasa nyeri, tidak nyaman, dan gatal pada tenggorokan. Tentu saja hal ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun jangan khawatir, radang tenggorokan ini bisa diatasi dengan bahan-bahan alami yang biasa dijumpai di rumah.

Umumnya, radang tenggorokan ditandai dengan rasa gatal dan kering pada tenggorokan. Selain itu, radang tenggorokan juga menyebabkan pilek, sakit kepala, batuk, dan badan terasa lemas.

Berikut sejumlah penyebab radang tenggorokan setelah Lebaran dan cara mengatasinya yang merdeka.com lansir dari Healthline:

Secara umum, penyebab radang tenggorokan setelah Lebaran adalah infeksi virus dan bakteri. Hal ini bisa terjadi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang yang sedang menurun.

Saat Lebaran, radang tenggorokan biasanya terjadi karena iritasi akibat sajian Lebaran.Makanan yang panas, pedas, dan minuman yang dingin menjadi faktor utama seseorang mengalami radang tenggorokan setelah Lebaran.

Infeksi Virus dan Bakteri

Penyebab radang tenggorokan setelah Lebaran selanjutnya adalah karena infeksi virus dan bakteri. Virus menyebabkan sekitar 90 persen sakit tenggorokan. Jenis virus yang bisa menyebabkan tenggorokan, yakni influenza, mononucleosis, coronavirus, dan masih banyak lagi.

Selain itu, sejumlah infeksi bakteri juga menjadi penyebab radang tenggorokan setelah Lebaran. Adapun bakteri yang paling umum adalah streptococus pyogenes. Radang tenggorokan jenis ini menyebabkan hampir 40 persen kasus sakit tenggorokan pada anak-anak.

Paparan Polusi Udara

Salah satu penyebab radang tenggorokan karena terpapar polusi udara. Polusi udara dapat menyebabkan radang tenggorokan jika seseorang terpapar secara terus menerus. Selain itu, radang tenggorokan juga dapat disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi gorengan dan kebiasaan merokok.

Saat Lebaran, masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan mudik atau balik ke kampung halaman. Selama perjalanan inilah, yang kemudian menyebabkan seseorang terpapar polusi udara yang meningkatkan risiko radang tenggorokan.

Udara Panas

Udara panas saat Lebaran juga berpotensi meningkatkan risiko radang tenggorokan. Udara yang panas bisa membuat tenggorokan terasa gatal, terutama ketika bangun tidur. Maka dari itu, pastikan sirkulasi udara di sekitar Anda.

Penyebab radang tenggorokan setelah Lebaran selanjutnya adalah kebiasaan merokok. Mengisap rokok dan terpapar asap rokok nyatanya akan memicu radang tenggorokan. Bahkan, hal ini bisa menyebabkan sakit radang tenggorokan yang bisa berlangsung lama.

Jika Anda merupakan seorang perokok dan sering mengalami radang tenggorokan, ada baiknya untuk segera menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Mengidap Penyakit GERD

Seseorang yang menderita penyakit GERD biasanya memicu terjadinya radang tenggorokan. Penyakit GERD sendiri ditandai dengan gejala sakit dada atau nyeri ulu hati, sulit menelan, hingga perut terasa tidak nyaman. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kelebihan berat badan dan sedang hamil.

Melansir Medical News Today, penyakit asam lambung terjadi karena naiknya asam lambung menuju esofagus atau kerongkongan. Kondisi ini terjadi pada saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dan lambung. Umumnya, seseorang yang menderita penyakit ini akan mengalami rasa nyeri pada ulu hati.

Alergi

Penyebab radang tenggorokan setelah Lebaran yang perlu diwaspadai selanjutnya, yaitu alergi. Radang tenggorokan dapat disebabkan oleh adanya alergi pada debu, jamur, bulu binatang, dan serbuk sari bunga. Sejumlah bahan pemicu radang tersebut bisa menyebabkan sakit tenggorokan dan merupakan penyebab radang tenggorokan yang paling umum.

Cara mengatasi radang tenggorokan setelah Lebaran bisa dilakukan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah dijumpai di rumah. Berikut cara mengatasi radang tenggorokan setelah Lebaran secara alami.

Minum Air Putih

Cara mengatasi radang tenggorokan setelah Lebaran yang pertama adalah banyak minum air putih. Saat Lebaran, Anda harus mengonsumsi cukup banyak cairan sehingga urin berwarna jernih. Hal ini akan membuat selaput lendir tetap lembap dan bekerja lebih baik dalam melawan bakteri penyebab iritasi.

Minum setidaknya dua liter air putih per hari sebagai cara mengatasi radang tenggorokan setelah Lebaran. Selain itu, pastikan juga Anda tidak dehidrasi selama Lebaran karena dapat meningkatkan risiko tenggorokan semakin kering dan akan memperberat radang yang terjadi.

Hindari Konsumsi Makanan yang Memicu Refluks Asam

Cara mengatasi radang tenggorokan setelah Lebaran berikutnya, yaitu menghindari makanan yang memicu refluks asam. Refluks asam terjadi ketika asam yang diproduksi oleh perut masuk ke tenggorokan sehingga memicu sakit tenggorokan. Kondisi ini dapat memicu refluks asam dan bisa memperburuk sakit tenggorokan.

Kumur Air Garam

Kumur air garam menjadi salah satu cara mengatasi radang tenggorokan setelah Lebaran yang cukup efektif. Air garam dapat membantu melapisi dan melembapkan selaput tenggorokan, sehingga bisa mengurangi rasa nyeri saat menelan makanan. Selain itu, air garam juga mampu meredakan peradangan di tenggorokan dan pita suara.

Caranya cukup mudah, campur garam dengan segelas air putih, lalu gunakan untuk berkumur 2-3 kali sehari. Lakukan cara ini secara rutin dan teratur hingga sakit tenggorokan mereda.

Daun Mint

Daun mint merupakan jenis daun yang kerap digunakan sebagai tambahan makanan atau minuman. Tak hanya memberi sensasi dingin yang menyegarkan, daun mint juga memiliki kandungan yang bermanfaat untuk mencegah radang tenggorokan.

Melansir dari Netmeds, sifat daun mint memiliki kandungan flavonid, fenol, dan karotenoid yang berperan sebagai antioksidan. Kandungan tersebut dipercaya mampu menyegarkan dan melegakan tenggorokan. Tentunya, manfaat ini bisa diperoleh dengan cara mengonsumsi daun mint secara rutin dan teratur.

Konsumsi Madu

Cara mengatasi radang tenggorokan setelah Lebaran selanjutnya, yaitu mengonsumsi madu. Kandungan sifat antibakteri dan antivirus pada madu berfungsi efektif untuk membantu melegakan tenggorokan dan mengatasi radang.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Archives of Medical Research, madu terbukti mampu menghambat replikasi virus influenza dan mempercepat penyembuhan infeksi flu. Tentu saja, manfaat ini dapat diperoleh dengan mengonsumsi madu secara rutin dan teratur.

Rekomendasi