Cara Menanam Cabe Rawit di Polybag, Mudah dan Praktis

Salah satu jenis cabe yang kerap ditemui yaitu cabe rawit. Cabe rawit memiliki rasa yang cukup pedas yang akan menambah cita rasa makanan. Cabe rawit sering digunakan untuk membuat sambal, pelengkap masakan hingga dimakan langsung bersama aneka gorengan.

Addina Zulfa Fa'izah
Cara Menanam Cabe Rawit di Polybag, Mudah dan Praktis
Pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Cabe menjadi salah satu bahan makanan yang begitu diminati masyarakat Indonesia. Banyaknya pecinta pedas, membuat cabe selalu laris di pasaran. Harga cabe pun kadang naik turun.

Salah satu jenis cabe yang kerap ditemui yaitu cabe rawit. Cabe rawit memiliki rasa yang cukup pedas yang akan menambah cita rasa makanan. Cabe rawit sering digunakan untuk membuat sambal, pelengkap masakan hingga dimakan langsung bersama aneka gorengan.

Saat harga cabai naik, tentu Anda harus mengeluarkan dana lebih untuk mendapatkannya. Tetapi, sekarang Anda dapat menanam cabe rawit sendiri di rumah dengan polybag. Merdeka.com telah merangkum cara menanam cabe rawit dari Liputan6 dan berbagai sumber. Berikut ulasan lengkapnya.

Pilih Benih Cabai Rawit yang Berkualitas

Sebelum menanam cabe, Anda harus memilih benih cabe rawit yang berkualitas. Caranya, cukup dengan menyediakan cabe rawit yang segar, lalu kupas dan ambil bijinya.

Setelah biji tersebut diambil, jemur di bawah sinar matahari hingga kering. Jika Anda ingin cara lain, cukup membeli bibit cabe di toko. Tetapi jika Anda hendak menanam di polybag lebih baik membuat bibit sendiri.

Rendam bibit cabe ke dalam air dan buang benih yang terapung. Benih yang tenggelam di dalam air adalah benih yang dapat disemai. Bungkus benih dalam kain lembab atau kertas selama 24-36 jam sebelum disemai.

Tahap Penyemaian

Dilansir dari Liputan6, penyemaian benih dapat dilakukan di polybag sedalam 1-15 cm dengan ukuran idealnya 8 x 10cm. Pada umumnya, media semai berupa campuran tanah halus dan pupuk kandang yang telah terdekomposisi dengan perbandingan 1:1.

Setelah media untuk penyemaian selesai, buat lubang dengan kayu dan letakkan benih di dalam lubang. Taburkan tanah halus di permukaan polybag untuk menutupi benih.Setelah itu, tutup polybag dengan mulsa plastik hitam perak atau goni basah selama 3 hari. Benih akan berkecambang setelah 7 hari disemaikan.Lakukan pemeliharaan dengan penyiraman 1-2 kali per hari menggunakan gembor agar tanah tak memadat. Lakukan hingga kecambah berumur 5-6 minggu atau berdaun 6-8 helai. Apabila bibit dalam persemaian telah berusia 5-6 minggu, bibit tersebut boleh dipindahkan. Biarkan bibit semai terkena sinar matahari secara langsung 5 hari sebelum ditanah agar dapat beradaptasi.

Tahap Penanaman Cabe

Selanjutnya, pindahkan benih cabe yang telah disemai pada polybag yang telah Anda sediakan. Gunakan polybag dengan diameter minimal 30 cm dan jangan lupa untuk menggemburkan dan memberikan pupuk.Anda perlu berhati-hati ketika melepaskan benih dari polybag semai agar akar tidak rusak. Gunakan perbandingan 3:2:1 dengan rincian tanah, pupuk dan sekam mentah untuk menanam benih cabe.

Perawatan Cabe di Polybag

Lakukan perawatan cabe di polybag dengan menyiraminya setiap hari. Selain itu, perhatikan adakah tumbuhan yang mengganggu pertumbuhan cabe. Apabila ada, segera cabut agar tumbuh cabe tak terganggu.Selama proses ini, rajinlah memberi pupuk. Anda dapat menggunakan pupuk kompos sehingga cabe menjadi lebih organik. Anda hanya perlu meletakkan polybag di tempat dengan sinar matahari yang cukup dan menunggu cabe rawit berbuah.

Cara Memilih Benih Cabe dari Membeli

Dilansir dari Agrotani, terdapat beberapa cara untuk memilih benih cabe di toko agar mendapat benih yang berkualitas.

1. Menyeleksi Benih.

Meski telah diseleksi, tetapi Anda perlu memastikan benih yang Anda gunakan setidaknya memiliki daya kecambah 80%.

2. Cara Menyeleksi Benih Cabai

a. Gunakan wadah yang berisi air lalu masukkan biji ke dalam wadah, ambil biji yang tenggelam untuk dijadikan benih.

b. Ciri fisik benih yang terpenting yaitu bentuk, ukuran dan warna calon benih harus seragam yaitu permukaan kulitnya bersih, tidak terlihat keriput, tidak cacat dan warna kulit berwarna cerah.

Manfaat Cabe Rawit untuk Kesehatan

Tak hanya menambah cita rasa masakan, cabe rawit pun memiliki manfaat bagi kesehatan di antaranya:1. Membantu melegakan hidung tersumbat

2. Meningkatkan imunitas tubuh karena kandungan vitamin C yang dimilikinya

3. Meredakan nyeri. Kandungan capsaicin pada cabe dapat meredakan rasa sakit

4. Mencegah tekanan darah tinggi. Cabe dapat membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi pembentukan dan penggumpalan darah.

5. Membakar lemak tubuh karena kandungan capsaicin dalam cabai mampu meningkatkan pembakaran kalori dan lemak dalam tubuh.

Rekomendasi