Penampakan Mobil Sport Kuno 1960-1980-an, di Indonesia Hanya Dimiliki Konglomerat

Beberapa orang kaya pada masa itu sudah mampu membeli mobil sport dengan penampilan yang begitu memukau. Lantas seperti apa penampakannya?

Billy Adytya Kurniawan
Oleh Billy Adytya Kurniawan - Reporter
Penampakan Mobil Sport Kuno 1960-1980-an, di Indonesia Hanya Dimiliki Konglomerat
Penampakan Mobil Sport Kuno 1960-1980-an, di Indonesia Hanya Dimiliki Konglomerat. Instagram/sejarahindonesia & Nissan ©2023 Merdeka.com

Memiliki tampilan mentereng, mobil sport menjadi incaran 'sultan' dengan ekonomi di atas rata-rata. Fenomena ini ternyata memang sudah ada sejak era tahun 60 hingga 80-an.

Beberapa orang kaya pada masa itu sudah mampu membeli mobil sport dengan penampilan yang begitu memukau. Lantas seperti apa penampakannya?

Simak ulasan selengkapnya melansir dari laman Instagram @sejarahindonesia berikut, Selasa (18/4).

Mobil Sport Kuno Terbaik Milik Sultan Era 70-an

Sebuah potret mengabadikan penampakan unit mobil sport kuno yang menarik perhatian. Diketahui, mobil berjenis Datsun 240Z itu adalah besutan Nissan.

Seperti dijelaskan dalam unggahan akun Instagram @sejarahindonesia, bahwa mobil ini tergolong mobil sport terbaik di era 1970-an. Pemilik dari mobil ini tentunya bukanlah orang sembarangan.

"Bagi yang keluarga yang memilikinya di era tersebut, tentulah memiliki ekonomi di atas rata-rata," keterangan yang berhasil dikutip Merdeka.com.

Jadi Mobil Penantang Reli Dunia

Melansir dari laman resmi Nissan, mobil tersebut bukanlah mobil sport sembarangan. Datsun 240Z ini berhasil menantang dunia untuk membuktikan kinerjanya yang begitu tinggi.

Selain memiliki penampilan yang sporti, mobil itu merupakan juara umum Reli Safari Afrika Timur ke-19 pada tahun 1971 silam. Pihaknya membawa kemenangan kedua Nissan berturut-turut.

Perlu diketahui, mobil ini telah melalui tahap restorasi oleh pihak 'Nissan Restoration Club' pada tahun 2013 lalu hingga kondisinya bisa dikendarai dengan tetap menjaga penampilannya di garis finis reli.

Hanya Konglomerat yang Bisa Memilikinya di Tahun 1960-1980

Seperti dijelaskan dalam unggahan akun Instagram @sejarahindonesia, pada era 1960 sampai dengan tahun 1980 hanya orang kaya dan konglomerat saja yang bisa berlenggang dengan mobil sport. Sebab harganya memang jauh di atas rata-rata mobil biasa pada umumnya.

Ketika itu ekonomi Indonesia memang sedang mengalami pertumbuhan. Sehingga membuat masyarakat umum masih menggunakan sepeda atau angkutan umum, sementara kalangan menengah menggunakan motor Jepang yang mulai masif menyebar di pasaran Tanah Air.

"Orang menengah ke atas barulah yang bisa membeli mobil, apalagi mobil sport atau mobil mahal lainnya," imbuh keterangan dalam unggahan.

Rekomendasi