Kisah Michael Yosua Hasiholan Lulus jadi Bintara Polri, Ayahnya Penjual Koran
Merdeka.com - Berasal dari keluarga sederhana bukan berarti tak bisa meraih cita-cita. Semua impian dan cita-cita akan tercapai ketika mempunyai tekad yang kuat serta kerja keras.
Seperti yang dialami oleh Michael Yosua Hasiholan Panggabean. Atas usaha dan kerja kerasnya, dia berhasil meraih cita-cita dengan lulus Bintara Polri 2022.
Tentunya keberhasilan Yosua membuat orangtuanya bangga. Berikut ulasannya dilansir dari tribatanews polri dan instagram Divisi Humas Polri, Selasa (5/7).
Michael Lulus Seleksi Bintara Polri
©2022 Merdeka.com
Kebahagiaan tengah menyelimuti Michael Yosua Hasiholan Panggabean. Pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) ini berhasil lulus seleksi Penerimaan Bintara Polri tahun 2022.
Sejak kecil, Yosua memang sudah bercita-cita menjadi seorang polisi. Oleh karena itu, saat dibuka pendaftaran Polri dia mulai berlatih dan berusaha keras agar bisa lolos seleksi.
Usaha tidak mengkhianati hasil, Yosua akhirnya dinyatakan lulus bintara polri dan segara mengikuti pendidikan di Hinai, Kabupaten Langkat, 25 Juli 2022 mendatang.
Ayahnya Penjual Koran
Ayah Yosua, Daulat Panggabean merupakan penjual koran. Dia bangga putra tercintanya lulus bintara polri.
©2022 Merdeka.com
Daulat mengungkapkan sosok sang putra merupakan anak yang rajin membantu orangtua. Dia tak pernah malu dan gengsi berjualan koran setelah pulang sekolah.
Menurutnya, setahun sebelum seleksi bintara polri Yosua berusaha keras mempersiapkan fisik.
"Yosua mengikuti seleksi bintara Polri dan lulus hanya dengan mempersiapkan diri, mulai fisik dengan olahraga, belajar tekun sejak setahun menjelang seleksi, dan terus berlatih," kata Daulat.
Daftar Polisi Gratis
©2022 Merdeka.com
Keberhasilan Yosua menjadi polisi murni dari usaha dan kerja kerasnya berlatih. Orangtua Yosua tak sedikit pun mengeluarkan uang untuk 'meloloskannya' menjadi abdi negara tersebut.
Daulat mengaku sebagai orangtua dia hanya mengeluarkan biaya untuk keperluan pribadi sang anak.
"Tidak ada pakai uang pelican. Biaya yang saya keluarkan hanya untuk ongkos ke Medan dan penginapan yang murah-murah, Anak saya lulus seleksi bintara Polri murni tidak pakai sogok-sogok. Saya hanya penjual koran, seleksinya benar-benar bersih," ujar Daulat, pekan lalu.
(mdk/dea)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya